Sukses

Bentrok Ormas di Kreo Sempat Meluas ke Gandaria

Liputan6.com, Jakarta - Bentrok antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Forum Betawi Rempug (FBR) meluas hingga ke wilayah Gandaria, Jakarta Selatan. Belum diketahui apa penyebab atas bentrok kedua ormas tersebut. Diduga bentrok itu terjadi ketika FBR tengah merayakan milad.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, bentrokan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

"Terjadi bentrok saat konvoi antar dua ormas yang terlibat yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rembug (FBR). Sekarang kami sedang fokus penanganan ribut PP dengan FBR di (depan) Gandaria City," kata Indra Jafar saat dihubungi, Selasa (11/9/2018) malam.

Selain di Gandaria City, bentrok juga terjadi di kawasan Cipulir dan Kreo, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, serta wilayah Pamulang.

"Saat ini kita sedang menjaga di perbatasan Pesanggrahan dengan Ciledug, Tangerang. Itu efek dari Ciledug dan memasuki wilayah Petukangan (perbatasan), sampai saat ini wilayah Pesanggrahan aman terkendali," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Maulana Jali Karepesina.

 

2 dari 3 halaman

Tak Ada Korban Jiwa

Sementara itu Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto membenarkan tawuran terjadi di perbatasan Tangerang dengan Jakarta Selatan.

"Kejadian itu di titik persis bentrok sudah memasuki Kecamatan Pesanggrahan. Jadi, setelah lolos dari perbatasan, di Petukangan Utara itu 500 meter dari Ciledug, lempar-lemparan," jelas Supiyanto.

Supiyanto mengatakan, dari hasil penyisirannya bersama Polsek Pesanggrahan, tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu. Meskipun demikian, pihaknya masih terus menjaga di lokasi.

"Kita telah melakukan penyisiran di lokasi bersama Polsek Pesanggrahan, dan tidak ada korban maupun kerusakan berat, sementara ini belum diketahui penyebab bentrokan ini," tutup Supiyanto.

 

Reporter: Ronald

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Ormas Bentrok dengan Warga di Kreo, Puluhan Motor Rusak
Artikel Selanjutnya
Penusuk Pelajar Tangerang Hingga Tewas saat Tawuran Divonis 4 Tahun Bui