Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengamankan 11 anggota Kerajaan Ubur-ubur ke Markas Polresta Serang, Banten, pada Selasa malam. Kerajaan Ubur-ubur menjadi sorotan karena kelompok ini diduga mempraktikkan ajaran menyimpang. Â
Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (15/8/2018), polisi menjelaskan, evakuasi 11 anggota dilakukan atas dasar pertimbangan keamanan. Sejak kabar mengenai kegiatan Kerajaan Ubur-ubur yang diduga menyebarkan ajaran menyimpang tersebar, banyak orang datang dan berkerumun ke rumah yang dihuni Aisyah dan suaminya, Rudi.Â
Mengetahui telah terjadi keresahan di masyarakat terkait kegiatan Kerajaan Ubur-ubur, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang bersama polisi sudah mengambil langkah menemui kelompok ini.
Advertisement
Dalam pertemuan itu, pemimpin Kerajaan Ubur-ubur, Aisyah menolak anggapan yang menyebut kelompoknya adalah kelompk sesat. Dia menegaskan mereka menganut ajaran Sunda Wiwitan. Â
Namun warga sekitar menyebutkan kelompok Kerajaan Ubur-ubur kerap menggelar kegiatan dan ritual dengan iringan musik yang keras hingga larut malam serta diikuti oleh peserta dari luar wilayah Sayabulu. Â
Sejauh ini, polisi bersama MUI Kota Serang masih terus menyelidiki kegiatan Kerajaan Ubur-ubur Polisi juga berencana melakukan pemeriksaan psikologi terhadap pimpinan Kerajaan Ubur-ubur. (Karlina Sintia Dewi)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312818/original/023895500_1785560927-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_12.01.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134529/original/089698800_1739622825-20250215-Prabowo-AFP_6.jpg)