Dilanda Cuaca Ekstrem, Petani Dieng Wonosobo Merugi

Di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah cuaca dingin memicu terbentuknya embun es atau embun upas, yang merusak tanaman petani.

Diterbitkan 10 Juli 2018, 08:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Wonosobo - Sejak sepekan terakhir, para petani di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah menderita kerugian lantaran tanaman mereka layu, rusak ataupun mati, akibat terkena serangan embun upas, atau embun es.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (10/7/2018), embun tersebut terjadi akibat cuaca dingin yang ekstrem, sehingga membuat embun berubah menjadi es.

Untuk tanaman kentang yang sudah terlanjur, para petani tidak punya pilihan kecuali memanen hasilnya walau belum cukup umur, untuk mengurangi kerugian. Sedangkan untuk tanaman yang selamat dari serangan embun es, para petani bergegas melindunginya dengan menutup tanaman dengan plastik pada sore hingga pagi hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, embun es yang terjadi di dataran tinggi Dieng, tidak lepas dari fenomena alam turunnya suhu rata-rata di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Penurunan suhu terjadi sesuai posisi matahari yang kini berada jauh di utara katulistiwa, sehingga belahan bumi selatan menjadi lebih dingin. Pergerakan udara dingin ini juga dipengaruhi oleh fenomena aliran udara dingin dari bagian negara Australia.

Sejauh ini, serangan embun upas di kawasan Dieng, telah merusak 75 hektar tanaman kentang, dengan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (Bayu Wibowo)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6