BKKBN: 51 Persen Remaja Jabotabek Tidak Perawan

Data BKKBN 2010 menunjukkan, 51 persen remaja di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek telah berhubungan seks pranikah. Seks pranikah juga dilakukan remaja di sejumlah wilayah lainnya, seperti Surabaya, Bandung, dan Medan.

Diterbitkan 28 November 2010, 14:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Data BKKBN 2010 menunjukkan 51% remaja Jabodetabek berhubungan seks pranikah.
  • Kasus aborsi dan HIV/AIDS tinggi, mayoritas terjadi pada kalangan remaja.
  • Penyalahgunaan narkoba juga didominasi remaja, mencapai 78% dari total pecandu.

Liputan6.com, Jakarta: Data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2010 menunjukkan, 51 persen remaja di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek telah berhubungan seks pranikah. "Artinya dari 100 remaja, 51 sudah tidak perawan," kata Kepala BKKBN Sugiri Syarief usai memberikan sambutan pada acara grand final Kontes Rap memperingati Hari AIDS sedunia di lapangan parkir IRTI Monas, Ahad (28/11). Ia menambahkan, seks pranikah juga dilakukan remaja di sejumlah wilayah lain di Indonesia. Di Surabaya, misalnya, tercatat 54 persen. Sementara di Bandung 47 perseen serta 52 persen di Medan. "Hasil penelitian di Yogyakarta dari 1.160 mahasiswa, sekitar 37 persen mengalamai kehamilan sebelum menikah," ucap Sugiri. Ia mengatakan, pihaknya akan terus menggelar konseling untuk para remana agar tidak melakukan seks pranikah. Sementara itu, data BKKBN mengenai estimasi aborsi di Indonesia per tahun mencapai 2,4 juta jiwa, sebanyak 800 ribu di antaranya terjadi di kalangan remaja. Sedangkan data Kementerian Menteri Kesehatan akhir Juni 2010 mencatat, terdapat 21.770 kasus AIDS serta 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun, yakni 48,1 persen dan usia 30-39 tahun 30,9 persen. Selain itu, kasus penularan terbanyak adalah heteroseksual 49,3 persen, homoseksual 3,3 persen, dan IDU 40,4 persen. Sementara soal data penyalahgunaan narkoba menunjukkan, dari 3,2 juta jiwa yang ketagihan narkoba, 78 persennya adalah remaja. Sedangkan penderita HIV/AIDS terus meningkat setiap tahunnya.(ANT)    

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6