Sukses

Cara Unik KPK Cegah Bahaya Korupsi

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap diidentikkan dengan aksi menangkap seseorang yang terlibat dalam kasus pidana korupsi. Usai diperiksa KPK, mereka kerap berlarian saat ditanya awak media.

Di bawah pimpinan Agus Rahardjo, citra itu ingin diubah. Terlebih dengan hadirnya gedung baru komisi antirasuah itu.

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan, lembaganya tengah gencar melakukan proses edukasi untuk mencegah korupsi, dan bukan hanya sekadar memberantas rasuah.

 

Salah satu langkah yang tergolong unik adalah membuat permainan berupa board game, dengan beberapa jenis pilihan. Bahkan bukan hanya itu, game berjenis online juga telah diluncurkan.

"Kita itu ada anti Corruption Learning Center. Nah, kita disuruh seperti negara lain. Jadi salah satunya dengan permainan ini. Agar Kalau ke KPK jangan takut, gemeteran. Kan ada dua gedung nantinya, biar di gedung baru buat yang seram-seram, di sini (gedung lama) buat santai-santai belajar pencegahan," jelas Syarif di kantornya, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Dia pun mengatakan, sasaran utama permainan tersebut adalah mereka-mereka yang masih muda. Yaitu dari kalangan siswa sekolah.

"Sasarannya ya tadi itu mulai dari anak prasekolah, mulai anak SD, SMP, SMA bahkan mahasiswa," tutur Syarif.

Nantinya, permainan itu akan diperkenalkan di sekolah-sekolah, maupun universitas di Indonesia. "Supaya nilai antikorupsi itu bisa dihayati sejak usia dini," tutup Syarif.

Artikel Selanjutnya
2 Lembaga Ini Paling Ditakuti Anggota DPR
Artikel Selanjutnya
KPK Tangkap Tangan Bupati Buton Selatan