Liputan6.com, Sidoarjo: Untuk ketiga kalinya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendatangi lokasi semburan lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur. Pagi ini, Presiden Yudhoyono mendapatkan pemaparan dari Bupati Sidoarjo Win Hendrarso dan pimpinan PT Minarak Lapindo. Usai pertemuan, Kepala Negara beserta sejumlah menteri terkait langsung meninjau luapan lumpur yang sudah setahun lebih belum tertangani dengan menggunakan helikopter.
Menurut Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng, peninjauan melalui udara akan lebih memudahkan melihat dampak keseluruhan akibat luapan lumpur. Namun, warga korban lumpur justru mengecam langkah tersebut. Pasalnya, pada kunjungan kali ini warga berharap Presiden bisa melihat langsung kondisi mereka di pengungsian.
Pada saat hampir bersamaan, di Jakarta ratusan korban lumpur Sidoarjo justru berunjuk rasa di depan Gedung DPR-MPR. Tuntutan mereka sama seperti unjuk rasa sebelumnya, yaitu percepatan pembayaran ganti rugi. Mereka juga tetap menuntut pembayaran ganti rugi tunai langsung sesegera mungkin [baca: Korban Lapindo Menginap Lagi di Tugu Proklamasi].
Selain itu, mereka tidak setuju bila Presiden Yudhoyono berada di Sidoarjo tanpa bisa menyelesaikan masalah yang ada. Kehadiran warga pun disambut anggota Dewan penggagas interpelasi Lapindo dengan ikut berorasi bersama. Seusai berorasi, para korban lumpur panas ini diizinkan masuk ke halaman Gedung DPR. Sebanyak 20 orang di antaranya bahkan dibolehkan mengikuti rapat paripurna DPR yang sedang berlangsung.
Rencananya, tanggal 10 Juli mendatang rapat paripurna DPR akan memutuskan melalui voting, apakah usulan untuk mengajukan interpelasi kasus lumpur Lapindo diterima atau tidak [baca: Penggagas Interpelasi Lapindo Meminta Presiden Hadir].(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)
Menurut Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng, peninjauan melalui udara akan lebih memudahkan melihat dampak keseluruhan akibat luapan lumpur. Namun, warga korban lumpur justru mengecam langkah tersebut. Pasalnya, pada kunjungan kali ini warga berharap Presiden bisa melihat langsung kondisi mereka di pengungsian.
Pada saat hampir bersamaan, di Jakarta ratusan korban lumpur Sidoarjo justru berunjuk rasa di depan Gedung DPR-MPR. Tuntutan mereka sama seperti unjuk rasa sebelumnya, yaitu percepatan pembayaran ganti rugi. Mereka juga tetap menuntut pembayaran ganti rugi tunai langsung sesegera mungkin [baca: Korban Lapindo Menginap Lagi di Tugu Proklamasi].
Selain itu, mereka tidak setuju bila Presiden Yudhoyono berada di Sidoarjo tanpa bisa menyelesaikan masalah yang ada. Kehadiran warga pun disambut anggota Dewan penggagas interpelasi Lapindo dengan ikut berorasi bersama. Seusai berorasi, para korban lumpur panas ini diizinkan masuk ke halaman Gedung DPR. Sebanyak 20 orang di antaranya bahkan dibolehkan mengikuti rapat paripurna DPR yang sedang berlangsung.
Rencananya, tanggal 10 Juli mendatang rapat paripurna DPR akan memutuskan melalui voting, apakah usulan untuk mengajukan interpelasi kasus lumpur Lapindo diterima atau tidak [baca: Penggagas Interpelasi Lapindo Meminta Presiden Hadir].(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/479834/original/260607blapindo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887995/original/062540200_1720596126-AP24190447290414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1835329/original/045845000_1516185511-000_PAR2005050159999.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300857/original/062461900_1784401135-000_C2HM8ZP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297383/original/013136200_1784089246-rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4912240/original/016889500_1723083378-Rafael_Nadal_-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4927256/original/087977600_1724567251-000_36EP2CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300006/original/015885500_1784283359-000_C2DB2ZQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550686/original/070108200_1775706650-Barcelona_vs_Atletico_Madrid-06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300874/original/043662800_1784416104-000_C2JW4HK.jpg)