Korban Lapindo Menginap Lagi di Tugu Proklamasi

Mereka akan kembali beraksi di depan Istana Negara menuntut pencairan ganti rugi rumah yang hancur terkena lumpur Lapindo. Ratusan warga Perumtas lain datang esok hari.

Diterbitkan 26 Juni 2007, 01:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Meski Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berada di Sidoarjo, Jawa Timur, guna mempercepat penyelesaian masalah sosial dan ekonomi lumpur Lapindo, para korban lumpur masih terus berdatangan ke Jakarta. Sekitar 170 warga Perumahan Tanggul Angin Sejahtera I Sidoarjo menginap di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (25/6). Mereka akan kembali beraksi di depan Istana Negara pada Selasa besok menuntut pencairan ganti rugi rumah yang hancur terkena lumpur Lapindo.

Sebagian dari warga yang memiliki anak kecil nekat bertahan di Tugu Proklamasi meski hanya beratap langit. Rencananya, ratusan warga Perumtas lain datang esok hari dengan tujuan yang sama yakni menuntut pencairan dana ganti rugi.

Lelah dan kesal. Itulah yang dirasakan warga korban lumpur Lapindo yang sampai kini masih hidup di pengungsian. Setahun sudah mereka menunggu kejelasan uang ganti rugi. Kedatangan Presiden tidak membuat mereka bergeming dan kaget. Yang pasti, harta benda mereka telah musnah dan berharap segera diganti.

Kunjungan Presiden Yudhoyono ke Sidoarjo boleh jadi langkah serius terhadap penanganan masalah lumpur Lapindo. Sejauh ini, baru sekitar 300 kepala keluarga yang telah mendapat sebagian ganti rugi dari Lapindo. Jumlah itu kurang dari lima persen dari jumlah total keluarga yang mengaku menjadi korban lumpur Lapindo [baca: Korban Lumpur Tak Antusias Menyambut Kedatangan Presiden].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6