Korban Lumpur Tak Antusias Menyambut Kedatangan Presiden

Presiden Yudhoyono akan datang ke Sidoarjo untuk melihat dari dekat kondisi semburan lumpur PT Lapindo Brantas. Saat ini kondisi pengungsi di penampungan Pasar Baru Porong cukup memprihatikan.

Diterbitkan 25 Juni 2007, 12:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan datang ke Porong, Sidoarjo, Jawa Timur untuk melihat dari dekat kondisi semburan lumpur PT Lapindo Brantas, Senin (25/6) siang. Namun rencana kedatangan orang nomor satu di Tanah Air ini tidak terlalu disambut antusias warga.

Suasana pengungsian korban lumpur Lapindo di Pasar Baru Porong sejak pagi hingga siang ini tampak biasa saja. Meski tidak yakin akan mampu menyelesaikan masalah, namun warga tetap akan meminta ke Presiden Yudhoyono supaya secepatnya menyelesaikan masalah lumpur Lapindo.

Berdasarkan pantauan SCTV, kondisi pengungsi di penampungan Pasar Baru Porong cukup memprihatikan. Jumlah mereka sekarang masih sekitar 3.000 jiwa. Sedangkan total jumlah korban luapan lumpur Lapindo mencapai 14 ribu kepala keluarga (KK) atau sekitar 21 ribu jiwa.

Sementara itu ratusan warga korban lumpur di Jakarta bertekad untuk bertahan sampai ganti rugi atas tanah dan rumah mereka dipenuhi. Menurut rencana, mereka akan berunjuk rasa di depan Istana Negara dan Kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat [baca: Ratusan Warga Perumtas Tiba di Jakarta].

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan dari 522 KK yang sempat menghadap Presiden baru 303 yang ganti ruginya dibayar. Sisanya belum bisa dibayar karena terkait masalah IMB (izin mendirikan bangunan). Purnomo meminta Lapindo mengabaikan soal IMB agar ganti rugi dapat dicairkan.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6