Liputan6.com, Malang: Satu keluarga yang terdiri dari ibu dan empat anak ditemukan tewas secara mengenaskan di kamar rumah mereka di Jalan Taman Sakura, Malang, Jawa Timur, belum lama ini. Menurut Kepala Kepolisian Resor Kota Malang Ajun Komisaris Besar Polisi Erwin C. Rusmana, para korban diduga sengaja bunuh diri secara massal setelah mengonsumsi racun potasium. Dugaan ini diperkuat setelah polisi menemukan tablet potasium di tempat kejadian.
Sang ibu yang bernama Yunania ditemukan tewas dengan posisi terkelungkup disamping empat anak kandungnya. Empat anak korban yang ditemukan terlentang tersebut diketahui bernama Athena, Princess, Hendrison dan Gabriela yang masih berumur satu setengah tahun.
Bunuh diri massal ini membuat kakek korban sangat terpukul. Yopi kini hanya bisa menangis seolah tak percaya dengan kejadian yang menimpa anak serta cucu-cucu kesayangannya. Sementara sang suami korban, Hendri Suwarno, dikabarkan tak diketahui keberadaannya setelah pergi dari rumah dua minggu sebelum kejadian.
Untuk memastikan penyebab kematian massal ini polisi akan mengotopsi kelima jenazah itu. Kasus bunuh diri kini masih dalam penyelidikan Polresta Kota Malang.(ZIZ/Noor Ramadhan dan Eko Saktia)
Sang ibu yang bernama Yunania ditemukan tewas dengan posisi terkelungkup disamping empat anak kandungnya. Empat anak korban yang ditemukan terlentang tersebut diketahui bernama Athena, Princess, Hendrison dan Gabriela yang masih berumur satu setengah tahun.
Bunuh diri massal ini membuat kakek korban sangat terpukul. Yopi kini hanya bisa menangis seolah tak percaya dengan kejadian yang menimpa anak serta cucu-cucu kesayangannya. Sementara sang suami korban, Hendri Suwarno, dikabarkan tak diketahui keberadaannya setelah pergi dari rumah dua minggu sebelum kejadian.
Untuk memastikan penyebab kematian massal ini polisi akan mengotopsi kelima jenazah itu. Kasus bunuh diri kini masih dalam penyelidikan Polresta Kota Malang.(ZIZ/Noor Ramadhan dan Eko Saktia)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/474768/original/120307abunuh-diri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)