Stasiun Tanahabang Masih Tergenang Air

Genangan air banjir di Stasiun Tanahabang membuat perjalanan kereta api dari dan menuju stasiun ini terputus. Sementara peron stasiun digunakan warga setempat sebagai lokasi pengungsian.

Diterbitkan 05 Februari 2007, 17:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Aktivitas di Stasiun Tanahabang, Jakarta Pusat, belum pulih. Hingga Senin (5/2) petang, air yang menggenangi rel masih setinggi 30 sentimeter dari sebelumnya sekitar setengah meter. Kondisi ini membuat kereta tak dapat melintas. Pengelola stasiun kemudian memutuskan menghentikan perjalanan kereta dari dan menuju stasiun ini untuk sementara waktu. Adapun perbaikan belum akan dilakukan sampai air surut.

Di lokasi yang sama, terutama di peron penumpang, warga setempat memanfaatkan sebagai tempat mengungsi. Ada sedikitnya seratus kepala keluarga yang mengungsi di tempat tersebut karena kediaman mereka terendam banjir.

Penghentian perjalanan kereta api juga terjadi di Stasiun Serpong, Tangerang, Banten. Ini terjadi karena terjadinya longsor di sekitar bantaran rel Stasiun Serpong akibat guyuran hujan.

Longsor di sekitar bantaran rel juga terjadi sekitar di Stasiun Cakung, Jakarta Timur. Keadaan ini membuat perjalanan kereta terhambat. Untuk menghindari kecelakaan, kereta yang melintas di jalur ini berjalan perlahan. Jalur yang digunakan pun berkurang dari sebelumnya dua jalur menjadi satu jalur [baca: Bantaran Rel Longsor, Perjalanan Kereta Terhambat].(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6