Trik Memilih Celana untuk Perempuan Petite agar Siluet Terlihat Lebih Proporsional

Desainer brand lokal Kaingara membagikan tips memilih celana untuk tubuh petite dengan mempertimbangkan proporsi, kenyamanan, dan gaya personal.

Diterbitkan 28 September 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi perempuan bertubuh petite, memilih celana yang tepat bisa menjadi kunci untuk menciptakan tampilan yang lebih proporsional. Potongan yang sesuai juga dapat menjaga kenyamanan dan gaya saat dikenakan.

Desainer Kaingara, Sara Syarifah, membagikan pandangannya mengenai cara memilih celana berdasarkan bentuk tubuh. Ia menilai pemahaman terhadap proporsi tubuh menjadi langkah penting sebelum menentukan model pakaian.

"Tidak semua celana, misalkan wide-leg cocok di (perempuan) yang badannya terlalu petite," katanya dalam keterangan pada Lifestyle Liputan6.com, Sabtu, 26 September 2026.

Pemilik tubuh petite dapat memperhatikan panjang celana, volume pada bagian kaki, serta kesesuaian dengan atasan. Mencoba langsung pakaian juga membantu melihat apakah potongan tertentu terasa nyaman sekaligus menunjang penampilan.

"Kalian harus merasakan, menyentuh kainnya, melihatnya secara langsung dengan mata sendiri, lalu mencobanya terlebih dahulu. Tidak perlu langsung membeli, cukup coba. Jika suka, baru boleh beli," ucapnya.

Sara menerapkan pendekatan tersebut dalam pengembangan lini ready to wear miliknya. Ia ingin menghadirkan busana yang tidak hanya memiliki karakter visual, tapi juga memberikan keleluasaan bergerak bagi perempuan yang mengenakannya.

"Kunci utamanya adalah merasa sangat percaya diri ketika mengenakan busana ini. Gerakannya nyaman, percaya diri, sekaligus menjadi statement piece yang bisa dipakai sehari-hari," jelasnya.

Konsep kenyamanan juga terlihat dari pemilihan material dalam koleksi terbarunya. Sara mengeksplorasi Tencel yang memiliki karakter nyaman dan breathable untuk menunjang penggunaan sehari-hari.

 

 

 

Pengolahan Material

Teknik pengolahan material turut memberikan karakter pada koleksi tersebut. Ia menghadirkan sejumlah desain dengan teknik draping, statement button, barrel sleeve, dan potongan asimetris.

Rok dengan detail drapery juga menjadi bagian dari eksplorasi desain. Material bergaris berbasis Tencel menjadi pilihan lain yang dapat digunakan dalam berbagai aktivitas. Karakter kain tersebut membuat busana tetap relevan untuk kegiatan sehari-hari maupun bepergian.

Pengalaman konsumen turut memperlihatkan pentingnya kenyamanan ketika memilih pakaian. Yuri Oktavia, salah satu pengunjung, tertarik dengan karakter desain, serta material yang digunakan dalam koleksi tersebut.

"Menurut saya, Kaingara bukan cuma menghadirkan desain fashion yang edgy dan kontemporer, tapi juga mampu membuat material yang benar-benar nyaman," kata dia.

 

 

Lini Ready to Wear

Yuri yang memiliki postur petite mengapresiasi pilihan ukuran yang dapat disesuaikan dengan bentuk tubuh. Menurutnya, penyesuaian tersebut memberi keleluasaan bagi konsumen yang membutuhkan ukuran khusus tanpa menghilangkan karakter desain busana.

Gaya oversized juga menjadi pilihan Yuri untuk menciptakan tampilan yang tetap modis tanpa terlalu terpaku pada bentuk tubuh. Penggemar Korean style itu melihat karakter serupa pada sejumlah koleksi Kaingara.

"Saya termasuk salah satu penyuka Korean style. Menurut saya, Kaingara kurang lebih memiliki gaya fashion yang serupa dengan mereka. Jadi, saya sangat menyukainya," ujarnya.

Kaingara Ready to Wear sendiri merupakan lini pengembangan dari Kaingara Studio yang berfokus pada busana couture bridal. Sara menghadirkannya di Lumine ASTHA Jakarta untuk menjangkau konsumen lebih luas, tapi tetap mempertahankan produksi dalam jumlah terbatas.