Tips Memilih Kacamata yang Sesuai dengan Bentuk Wajah, Panduan dari Bentuk hingga Detail Frame

Panduan memilih kacamata berdasarkan bentuk wajah menurut Warby Parker, dilengkapi saran model frame, ukuran, warna, dan faktor kenyamanan.

Diterbitkan 21 September 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memilih kacamata sering kali dimulai dari pertanyaan sederhana, model apa yang paling selaras dengan kontur wajah? Tips Memilih Kacamata yang Sesuai dengan Bentuk Wajah membantu menyaring begitu banyak opsi agar tampil serasi tanpa kehilangan gaya pribadi.

Menurut panduan Warby Parker, bentuk wajah bisa dijadikan acuan awal untuk menemukan frame yang tampak proporsional. Bentuk yang umum dikenal meliputi oval, bulat, persegi, hati, dan diamond. Meski demikian, ini bukan aturan kaku; kenyamanan dan selera tetap utama.

Untuk mengenali bentuknya, perhatikan bagian wajah yang paling lebar dan garis rahang. Wajah oval cenderung lebih panjang daripada lebar dengan garis halus; wajah bulat memiliki panjang dan lebar yang relatif mirip dengan kontur melengkung; sedangkan wajah persegi umumnya menonjol pada rahang dan dahi yang tegas.

Ada pula wajah berbentuk hati yang lebih lebar di dahi lalu mengerucut ke dagu, serta diamond yang ditandai tulang pipi sebagai bagian terlebar dengan dahi dan dagu lebih sempit. Dari sini, pilihan frame bisa disesuaikan sekaligus menjadi titik awal untuk bereksplorasi.

Pilihan Frame Kacamata Untuk Berbagai Bentuk Wajah

Untuk wajah bulat, garis frame yang tegas seperti persegi atau rectangular memberi kontras pada kontur lembut. Model cat eye juga dapat menghadirkan efek terangkat di area mata. Pada wajah persegi dengan dahi, pipi, dan rahang yang tegas, frame bulat atau oval membantu melembutkan tampilan. Bagi yang menginginkan kesan ringan, bingkai tipis bisa dipertimbangkan.

Pemilik wajah oval umumnya punya ruang eksperimen lebih luas karena proporsinya seimbang. Pilih frame dengan lebar yang kurang lebih mengikuti bagian terlebar wajah. Mulai dari model kotak, oval, cat eye, hingga desain yang lebih statement, semuanya layak dicoba untuk menemukan gaya paling pas.

Pada wajah berbentuk hati, frame oval, round, atau aviator membantu menyeimbangkan proporsi antara area atas dan bawah. Sementara untuk wajah diamond, frame oval, round, atau cat eye dapat menonjolkan area mata sekaligus mengharmoniskan tulang pipi.

Panduan ini bukan pembatasan tunggal. Jika biasanya mengenakan bingkai tipis, cobalah versi yang lebih tebal. Apabila selalu memilih warna hitam, opsi transparan atau motif tortoiseshell bisa memberi sentuhan berbeda. Pada akhirnya, kenyamanan dan gaya harian sebaiknya tetap memimpin keputusan.

Jangan Hanya Bentuk, Cermati Detail Frame

Selain bentuk, ukuran kacamata berpengaruh besar pada rasa pakai. Bingkai yang terlalu kecil akan terasa sempit, sementara yang terlalu besar cenderung mudah bergeser. Posisi yang ideal adalah ketika kacamata duduk stabil tanpa sering melorot atau menekan titik tertentu. Bagian bridge atau penyangga hidung juga memengaruhi kenyamanan karena tiap orang memiliki bentuk hidung dan posisi tulang pipi yang berbeda. Jika memungkinkan, bandingkan beberapa ukuran dan model sebelum menjatuhkan pilihan.

Warna bingkai membantu menyelaraskan kacamata dengan gaya personal. Hitam atau cokelat memberi kesan klasik dan mudah dipadukan dengan beragam busana, sedangkan bingkai transparan menghadirkan tampilan lebih ringan. Ingin menjadikannya statement? Pilih warna atau motif yang lebih berani.

Pikirkan pula aktivitas harian. Jika kacamata dipakai sepanjang hari, jangan mengorbankan kenyamanan demi tren. Desain yang terlihat menarik namun terasa berat atau mudah bergeser dapat mengganggu aktivitas.

Pertimbangkan beragam faktor secara bersamaan: desain, ukuran, warna, kenyamanan, dan gaya pribadi. Gunakan bentuk wajah sebagai titik awal, lalu coba berbagai desain hingga menemukan kacamata yang terasa pas serta merefleksikan diri Anda.

Penulis: Najwa Maulidina