Drop Waist, Bawahan Berpotongan Pinggang Rendah yang Kembali Tren

Drop waist kembali menjadi sorotan dengan siluet pinggang rendah yang membawa nuansa vintage ke dalam gaya modern.

Diterbitkan 11 September 2026, 15:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Drop waist skirt kembali mencuri perhatian tahun ini. Potongan yang menurunkan garis pinggang hingga mendekati pinggul ini muncul di berbagai koleksi runway, membawa kembali siluet yang sempat identik dengan era 1920-an.

Melansir Elle, Jumat, (11/92026), drop waist pertama kali populer ketika perempuan mulai meninggalkan korset ketat dan siluet jam pasir. Potongan pinggang yang lebih rendah memberi ruang gerak yang lebih bebas, terutama untuk berjalan dan menari.

Pada masa itu, perubahan siluet pakaian juga merefleksikan semangat kebebasan dan keinginan untuk menantang aturan lama tentang cara perempuan berpakaian. Lalu, seperti apa drop waist skirt saat ini?

Berbeda dari model klasik, versi terbaru hadir dalam beragam panjang, bahan, dan bentuk. Ada yang jatuh menjadi rok midi berlipit, ada juga yang hadir dalam siluet lebih ramping dan dramatis.

Garis pinggang yang sengaja diturunkan membuat torso terlihat lebih panjang sekaligus menciptakan proporsi yang tidak biasa. Di situlah daya tariknya. Drop waist memberi ruang untuk bermain dengan bentuk, layering, dan aksesori.

Kabar baiknya, tren ini tidak berhenti di runway. Dengan satu rok dan beberapa item yang sudah ada di lemari, Anda bisa mencoba siluetnya sendiri. Mulai dari gaya vintage hingga tampilan yang lebih kasual, berikut beberapa cara memakainya.

Jika ingin menonjolkan karakter drop waist skirt, gaya vintage bisa menjadi titik awal yang mudah.

Vintage Vibes Jadi Pasangan yang Pas

Siluet pinggang rendah memang punya akar kuat dari era 1920-an, tapi Anda tidak perlu berpakaian seperti perempuan periode tersebut dari ujung kepala hingga kaki. Cukup ambil beberapa elemen retro untuk memberi konteks pada penampilan.

Coba padukan rok dengan oversized blazer, tas bergaya Y2K, atau aksesori rantai emas. Pilihan tersebut dapat memperkuat nuansa nostalgia tanpa membuat tampilan terasa seperti kostum.

Anda juga bisa menambahkan ikat pinggang di area pinggul untuk semakin menegaskan garis drop waist. Kuncinya adalah memilih satu atau dua aksesori statement, lalu membiarkan siluet rok tetap menjadi pusat perhatian.

Mainkan Layering untuk Siluet yang Lebih Modern

Drop waist skirt juga bisa terasa lebih santai ketika dipadukan dengan atasan yang lebih panjang. Coba kenakan kemeja, atasan rajut, atau blouse yang jatuh melewati garis pinggang, lalu biarkan bagian bawahnya bertemu dengan rok.

Trik layering ini membantu menciptakan transisi yang lembut sekaligus mempertahankan karakter pinggang rendah. Untuk tampilan yang lebih kasual, pilih atasan dengan potongan longgar dan padukan dengan tas kecil atau aksesori sederhana.

Sementara itu, jika ingin kesan lebih elegan, gunakan blazer oversized sebagai lapisan luar. Anda juga bisa memilih atasan dengan detail klasik seperti kerah, motif garis, atau bahan rajut untuk mempertahankan sentuhan vintage.

Permainan panjang dan volume membuat penampilan terlihat lebih dinamis tanpa perlu menambahkan terlalu banyak detail.

Ikat Pinggang sebagai Sentuhan Akhir

Jika masih ragu mencoba drop waist skirt, ikat pinggang bisa menjadi cara paling sederhana untuk bereksperimen. Letakkan ikat pinggang sedikit lebih rendah dari posisi pinggang alami, tepat di area pinggul, untuk menciptakan ilusi garis drop waist pada rok atau dress yang sudah ada di lemari.

Cara ini juga memberi kesempatan untuk bermain dengan aksesori tanpa harus membeli banyak pakaian baru. Pilih ikat pinggang kulit untuk kesan klasik, atau ikat pinggang dengan detail mencolok jika ingin tampilan lebih playful.

Padukan dengan blazer oversized, tas bernuansa vintage, atau rantai emas agar nuansa retro semakin terasa. Yang penting, jangan biarkan aksesori mengambil alih seluruh penampilan.

Biarkan drop waist tetap menjadi titik perhatian, sementara ikat pinggang berfungsi sebagai detail yang menyatukan keseluruhan penampilan.