Resep Telur Kukus Tahu dan Jamur yang Lembut, Gurih dan Praktis

0(0)

Resep telur kukus tahu dan jamur bisa menjadi pilihan menu rumahan yang sederhana, lezat, dan mudah dibuat.

Diterbitkan 02 September 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Telur kukus menjadi pilihan menarik bagi pencinta hidangan rumahan bercita rasa gurih dan bertekstur lembut. Perpaduan telur, tahu, serta jamur mampu menghasilkan sajian sederhana penuh rasa. Resep telur kukus tahu dan jamur cocok masuk daftar menu harian, saat ingin menikmati lauk praktis tanpa proses memasak rumit.

Kelembutan telur berpadu tekstur tahu dan sensasi kenyal jamur menciptakan pengalaman makan lebih nikmat. Hidangan ini bisa disantap bersama nasi hangat, sambal, atau aneka sayuran pendamping. Resep telur kukus tahu dan jamur juga mudah disesuaikan memakai bahan tersedia di dapur.

Proses memasaknya cukup sederhana, sehingga pemula pun bisa mencobanya di rumah. Adonan telur dibumbui, dicampur tahu dan jamur, lalu dikukus sampai matang. Resep telur kukus tahu dan jamur layak dipilih saat membutuhkan inspirasi lauk lezat untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.

Selain praktis, hidangan ini menawarkan rasa gurih serta aroma sedap dari perpaduan telur, tahu dan jamur. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2026).

Bahan-Bahan Telur Kukus Tahu dan Jamur

Sebelum mulai memasak, siapkan seluruh bahan agar proses pembuatan lebih praktis. Berikut bahan utama untuk membuat telur kukus tahu dan jamur:

  • 3 butir telur ayam
  • 1 buah tahu putih ukuran sedang
  • 100 gram jamur tiram atau jamur kancing
  • 100 ml air atau kaldu ayam
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sendok makan kecap asin
  • ½ sendok teh garam
  • ¼ sendok teh merica bubuk
  • ½ sendok teh kaldu bubuk
  • 1 sendok teh minyak wijen
  • 1 batang daun seledri, iris tipis, sebagai pelengkap

Untuk memberikan rasa lebih variatif, tambahkan irisan cabai, wortel cincang, jagung manis, atau udang sesuai selera. Pastikan jamur sudah dibersihkan dan tahu ditiriskan terlebih dahulu agar kadar air dalam adonan tetap terjaga.

Cara Membuat Telur Kukus Tahu dan Jamur

Setelah semua bahan tersedia, ikuti langkah berikut untuk menghasilkan telur kukus bertekstur lembut, gurih, dan tidak mudah hancur.

  • Hancurkan tahu putih memakai garpu hingga menjadi potongan kecil. Hindari menghaluskan tahu secara berlebihan agar teksturnya tetap terasa saat disantap. Bersihkan jamur, kemudian iris tipis atau suwir sesuai jenis jamur. Jika jamur terasa sangat basah, tiriskan terlebih dahulu.
  • Pecahkan telur ke dalam mangkuk. Kocok perlahan memakai garpu atau whisk sampai bagian putih dan kuning telur tercampur rata. Hindari mengocok terlalu kuat agar adonan tidak dipenuhi gelembung udara.
  • Tuangkan air atau kaldu ke dalam telur secara bertahap. Masukkan bawang putih, garam, merica bubuk, kaldu bubuk, kecap asin, dan minyak wijen. Aduk perlahan sampai seluruh bumbu tercampur rata.
  • Tambahkan tahu serta jamur ke dalam adonan telur. Masukkan sebagian irisan daun bawang, lalu aduk secara perlahan supaya tahu tidak hancur dan jamur tetap tersebar merata.
  • Saring adonan sebelum dikukus untuk memperoleh tekstur lebih halus. Langkah ini juga membantu mengurangi gumpalan telur dan gelembung udara pada permukaan hidangan.
  • Panaskan kukusan terlebih dahulu sampai air mendidih. Olesi wadah tahan panas memakai sedikit minyak agar telur kukus lebih mudah dikeluarkan setelah matang.
  • Tuangkan adonan ke dalam wadah. Letakkan di dalam kukusan, lalu tutup. Bungkus tutup kukusan memakai kain bersih agar air kondensasi tidak menetes ke permukaan telur.
  • Kukus memakai api kecil hingga sedang selama kurang lebih 15–20 menit atau sampai bagian tengah telur sudah set. Hindari membuka tutup terlalu sering agar suhu kukusan tetap stabil.
  • Tusukkan lidi atau tusuk gigi ke bagian tengah telur kukus. Jika tidak ada adonan cair yang menempel, hidangan sudah matang. Angkat dari kukusan dan biarkan selama beberapa menit.
  • Taburkan sisa daun bawang atau daun seledri di atas telur kukus. Tambahkan irisan cabai maupun bawang goreng jika menyukai cita rasa lebih kuat. Sajikan telur kukus tahu dan jamur selagi hangat bersama nasi putih dan sambal favorit.

Variasi Resep Telur Kukus Tahu dan Jamur

Resep telur kukus tahu dan jamur dapat dikreasikan memakai berbagai bahan tambahan. Setiap variasi menawarkan cita rasa dan tekstur berbeda, sehingga menu sederhana ini tidak terasa membosankan.

1. Telur Kukus Tahu Jamur Pedas

Bagi pencinta makanan pedas, tambahkan irisan cabai rawit, cabai merah, atau sedikit sambal ke dalam adonan telur. Taburan cabai setelah proses pengukusan juga bisa memberikan aroma segar dan tampilan lebih menarik.

2. Telur Kukus Tahu Jamur Udang

Udang cincang cocok dipadukan bersama telur, tahu, dan jamur. Tumis atau rebus udang sebentar sebelum dicampurkan ke adonan. Hasilnya memiliki rasa gurih lebih kuat dan tekstur lebih kaya.

3. Telur Kukus Tahu Jamur Sayuran

Tambahkan sayuran seperti wortel, jagung manis, bayam, atau brokoli yang sudah dicincang kecil. Variasi ini membuat tampilan hidangan lebih berwarna sekaligus memberikan sensasi tekstur berbeda dalam setiap suapan.

4. Telur Kukus Tahu Jamur ala Jepang

Gunakan kaldu dashi sebagai pengganti air biasa, lalu tambahkan sedikit kecap asin. Jamur shiitake, daun bawang, dan udang dapat menjadi pelengkap. Teksturnya lembut menyerupai chawanmushi.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Telur Kukus

Membuat telur kukus terlihat sederhana, tetapi beberapa kesalahan kecil dapat memengaruhi tekstur dan cita rasanya. Agar hasil resep telur kukus tahu dan jamur lebih lembut, perhatikan beberapa hal berikut.

1. Menggunakan Terlalu Banyak Air

Air atau kaldu membantu menghasilkan telur kukus bertekstur lembut. Takaran berlebihan justru membuat adonan sulit mengeras dan hasil akhirnya terlalu berair. Gunakan jumlah cairan sesuai kebutuhan agar konsistensi adonan tetap seimbang.

2. Mengocok Telur Terlalu Kuat

Pengocokan berlebihan dapat memasukkan banyak udara ke dalam adonan. Kondisi ini membuat permukaan telur kukus berpori setelah matang. Kocok telur secara perlahan sampai putih dan kuning telur tercampur rata.

3. Menggunakan Api Terlalu Besar

Suhu kukusan terlalu tinggi dapat membuat bagian luar telur cepat matang, sedangkan bagian tengah masih lembek. Teksturnya juga berisiko menjadi kasar. Gunakan api kecil hingga sedang selama proses pengukusan.

4. Memasukkan Jamur dalam Kondisi Terlalu Basah

Jamur memiliki kandungan air cukup tinggi dan dapat mengeluarkan cairan saat terkena panas. Jamur yang tidak ditiriskan dapat membuat adonan semakin encer. Bersihkan, iris, lalu tiriskan jamur sebelum dicampurkan.

5. Tidak Menyaring Adonan

Adonan telur berpotensi memiliki gumpalan kecil atau gelembung udara. Menyaring adonan sebelum dikukus membantu menghasilkan tekstur lebih halus dan permukaan lebih rapi.

 

 

Pertanyaan Seputar Resep Telur Kukus Tahu dan Jamur

Apakah telur kukus bisa dibuat tanpa tahu?

Bisa. Tahu dapat dihilangkan jika Anda ingin membuat telur kukus dengan tekstur yang lebih sederhana. Jamur tetap dapat digunakan sebagai bahan utama tambahan.

Apakah telur kukus harus menggunakan kaldu?

Tidak. Air biasa juga dapat digunakan. Namun, kaldu dapat memberikan rasa gurih yang lebih kaya.

Mengapa telur kukus saya berlubang-lubang?

Biasanya karena adonan terlalu banyak mengandung udara atau proses pengukusan menggunakan api terlalu besar. Kocok telur perlahan dan gunakan api kecil hingga sedang.

Apakah jamur perlu dimasak terlebih dahulu?

Tidak selalu. Jamur yang sudah dibersihkan dan dipotong kecil dapat langsung dimasukkan ke dalam adonan. Namun, untuk jenis jamur tertentu, menumisnya sebentar dapat membantu mengurangi kadar air sekaligus memperkuat aromanya.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu