Liputan6.com, Jakarta Resep Curcuma Fried Chicken belakangan naik daun sebagai versi lebih sehat dari ayam goreng tepung favorit keluarga. Sesuai namanya, curcuma fried chicken alias ayam goreng temulawak memadukan kerenyahan tepung dengan aroma rempah dari temulawak, rimpang kuning khas Jawa yang selama ini lebih akrab sebagai bahan jamu. Hasilnya adalah ayam goreng yang kriuk di luar, juicy di dalam, dengan sentuhan rasa earthy yang tidak dimiliki fried chicken biasa.
Menggoreng ayam berbalut kunyit atau temulawak sebenarnya bukan tren baru. Di rumpun Melayu dan Nusantara, ayam goreng kunyit sudah lama menghuni etalase warung nasi, sementara manfaat temulawak untuk kesehatan dikenal turun-temurun lewat tradisi jamu. Mengutip Harvard Health, kunyit dan kerabatnya telah dipakai ribuan tahun dalam pengobatan tradisional, dengan kurkumin sebagai senyawa aktif utamanya.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu tepung bumbu instan untuk membuatnya. Dengan campuran tepung sederhana, teknik pelapisan ganda, dan pengaturan suhu minyak yang benar, curcuma fried chicken buatan rumah bisa menyaingi ayam goreng resto. Berikut resep lengkap, tips, hingga variasinya dari Liputan6.com.
Advertisement
Sekilas tentang Curcuma Fried Chicken
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054682/original/077394700_1734418042-400.jpg)
Istilah "curcuma" merujuk pada genus tanaman rimpang keluarga jahe. Dalam praktik dapur Indonesia, curcuma paling sering diartikan sebagai temulawak (Curcuma xanthorrhiza), meski sebagian orang memakai kunyit (Curcuma longa). Keduanya sekerabat, tetapi tidak identik. Mengacu pada tinjauan yang dipublikasikan National Library of Medicine, temulawak adalah kunyit khas Jawa yang mengandung xanthorrhizol dan kurkuminoid dengan aktivitas antiperadangan serta hepatoprotektif.
Perbedaan itu terasa di rasa dan warna. Temulawak menghasilkan kuning agak kecokelatan dengan rasa lebih pahit dan earthy, sedangkan kunyit memberi kuning cerah yang lebih lembut. Sebagaimana dilaporkan Specialty Produce, temulawak memiliki banyak nama daerah, seperti koneng gede di Jawa Barat dan temu labak di Madura. Dibanding ayam goreng tepung biasa, curcuma fried chicken unggul di aroma rempah; dibanding ayam goreng kuning bersantan ala Kalasan, versi ini lebih ringan karena berfokus pada lapisan kriuk.
Dari sisi gizi, rempah ini menjanjikan. Temulawak dikaitkan dengan kemampuan menurunkan kolesterol dan meningkatkan nafsu makan, sementara kurkumin dikenal sebagai antioksidan dan antiradang. Sebagaimana dikutip dari Healthline, kurkumin bersifat larut dalam lemak sehingga terurai dan larut dalam minyak, satu alasan mengapa mengolahnya bersama minyak cukup masuk akal.
Ahli diet dari Cleveland Clinic, dikutip dari Cleveland Clinic, menyatakan, "Berbagai studi juga menunjukkan bahwa kunyit dapat mengurangi peradangan sendi dan nyeri yang berkaitan dengan osteoartritis." Meski begitu, berdasarkan laporan GoodRx, memakai kunyit sekadar sebagai bumbu masak memberi manfaat yang jauh lebih kecil dibanding dosis suplemen. Seorang pakar gizi, dikutip dari Johns Hopkins Medicine, mengingatkan, "Sehebat apa pun manfaat nutrisi kunyit, lebih banyak kurkumin tidak selalu lebih baik, dan terlalu banyak justru bisa berisiko."
Berikut ringkasan resepnya sebelum masuk ke dapur.
| Porsi | Persiapan | Memasak | Kesulitan |
|---|---|---|---|
| 4 porsi | 20 menit | 20 menit | Mudah |
Catatan: sisihkan waktu tambahan 1 jam hingga semalaman untuk proses marinasi.
Advertisement
Bahan-Bahan Curcuma Fried Chicken
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324154/original/080508700_1786692146-ayam_curcuma2.jpeg)
Bahan Utama
- 800 gram ayam (paha atas, paha bawah, dan sayap), potong menjadi 8 bagian
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
- 1 sendok teh garam
Bumbu Marinasi (Haluskan)
- 1 sendok makan bubuk temulawak (curcuma)
- 4 siung bawang putih
- 2 cm jahe
- 1 sendok teh ketumbar bubuk
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1 sendok teh garam
Pelapis Kering
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram tepung beras
- 50 gram tepung maizena
- 1 sendok teh bubuk temulawak (curcuma)
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
Adonan Basah
- 5 sendok makan campuran tepung pelapis kering
- 150 ml air es
Pelengkap
- Minyak goreng secukupnya untuk deep fry
- Nasi hangat, sambal, dan lalapan secukupnya
Cara Membuat Curcuma Fried Chicken
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324155/original/044126200_1786692147-ayam_curcuma3.jpeg)
- Cuci bersih ayam, lumuri dengan air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam, diamkan 15 menit, lalu bilas dan tiriskan.
- Haluskan bubuk temulawak, bawang putih, jahe, ketumbar, merica, dan garam, lalu lumuri ke seluruh permukaan ayam hingga rata.
- Simpan ayam berbumbu di dalam kulkas minimal 1 jam, idealnya semalaman, agar bumbu meresap sampai ke dalam daging.
- Keluarkan ayam dan keringkan permukaannya dengan tisu dapur, karena temulawak cenderung menarik air ke permukaan daging.
- Campur tepung terigu, tepung beras, tepung maizena, bubuk temulawak, baking powder, garam, dan merica dalam satu wadah, aduk rata.
- Ambil 5 sendok makan campuran tepung kering, larutkan dengan 150 ml air es hingga menjadi adonan basah yang kental.
- Gulingkan ayam ke tepung kering, celupkan ke adonan basah, lalu balur lagi ke tepung kering sambil dicubit-cubit agar terbentuk serpihan renyah.
- Panaskan minyak dengan api sedang hingga sekitar 160-170 derajat Celsius, celupkan ujung sumpit kayu, bila muncul gelembung halus berarti minyak siap.
- Goreng ayam sedikit demi sedikit tanpa memenuhi wajan hingga berwarna kuning keemasan, sekitar 12-15 menit.
- Pastikan bagian tertebal matang dengan suhu internal 75 derajat Celsius atau cairan bening saat ditusuk.
- Angkat ayam dan tiriskan di atas rak kawat beberapa menit agar minyak menetes dan lapisannya tetap renyah, lalu sajikan hangat.
Advertisement
Tips agar Curcuma Fried Chicken Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324156/original/012485200_1786692148-ayam_curcuma4.jpeg)
- Pilih potongan berkulit dan bertulang seperti paha dan sayap; bagian ini tetap juicy saat digoreng, sementara dada cenderung kering. Simak juga trik agar ayam goreng tetap empuk.
- Gunakan temulawak atau kunyit dalam bentuk bubuk, bukan rimpang segar. Bubuk membantu menyerap kelembapan sehingga lapisan lebih kering dan renyah, sedangkan rimpang segar berpotensi membuat marinasi berair.
- Rempah seperti temulawak mengandung minyak aromatik yang mudah menguap di minyak panas, jadi kunci sebagian rempah di dalam marinasi dan adonan agar rasanya tidak hilang saat digoreng.
- Jaga suhu minyak dan pastikan ayam hampir terendam; terlalu dingin membuat berminyak, terlalu panas membuat gosong. Prinsip serupa dijelaskan dalam ulasan cara masak ayam goreng yang sempurna, lalu tiriskan di rak kawat agar tetap renyah lebih lama.
- Tambahkan sejumput merica; lada hitam mengandung piperin yang membantu penyerapan kurkumin sekaligus memperkaya rasa.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5052531/original/069476000_1734339153-20212.jpg)
- Versi buttermilk. Rendam ayam dalam campuran susu cair dan perasan lemon (atau yogurt) selama 1-2 jam sebelum dibumbui. Asam laktat melembutkan serat daging sehingga hasilnya lebih empuk, mirip ayam crispy ala Amerika.
- Versi pedas. Tambahkan bubuk cabai atau paprika ke pelapis kering, atau balur ayam matang dengan bumbu tabur pedas untuk penggemar rasa nendang.
- Versi air fryer. Untuk lebih sedikit minyak, semprot ayam berbalut tepung dengan minyak lalu panggang di air fryer sekitar 200 derajat Celsius selama 15-20 menit hingga keemasan.
Baca juga: panduan ayam goreng tepung renyah dan rahasia marinasi agar ayam renyah sepanjang hari.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Curcuma Fried Chicken
Curcuma dalam Curcuma Fried Chicken itu kunyit atau temulawak?
Keduanya sama-sama masuk genus Curcuma. Dalam kebanyakan resep, curcuma diartikan sebagai temulawak yang biasa jadi bahan jamu, namun kunyit juga bisa dipakai. Temulawak memberi rasa lebih earthy dan sedikit pahit, sedangkan kunyit lebih ringan dengan warna kuning cerah. Pilih sesuai selera dan ketersediaan di dapur.
Bagaimana agar Curcuma Fried Chicken tetap renyah tanpa tepung bumbu instan?
Kuncinya ada pada campuran tepung terigu, tepung beras, dan maizena, ditambah air es pada adonan basah. Terapkan teknik pelapisan ganda sambil dicubit-cubit agar terbentuk serpihan, lalu goreng pada suhu terjaga dan tiriskan di rak kawat. Kombinasi ini membuat lapisan tetap kriuk meski sudah dingin.
Berapa lama Curcuma Fried Chicken bisa disimpan?
Simpan ayam matang dalam wadah kedap udara di lemari pendingin dan konsumsi dalam 1-2 hari. Untuk mengembalikan kerenyahannya, panaskan kembali di oven atau air fryer, bukan microwave, agar lapisan tidak lembek. Bubuk temulawak atau bubuk kunyit yang tersisa juga sebaiknya disimpan di wadah tertutup agar aromanya awet.
Curcuma fried chicken membuktikan bahwa ayam goreng rumahan bisa tetap kriuk sekaligus kaya rempah tanpa bergantung pada bumbu instan. Dengan temulawak atau kunyit, sedikit kesabaran saat marinasi, dan suhu minyak yang terjaga, kamu punya lauk keemasan yang menggugah selera untuk menemani nasi hangat. Selamat mencoba di dapur sendiri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/856256/original/042112000_1429499998-batik-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324153/original/012353800_1786692146-ayam_curcuma.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324122/original/070561500_1786691032-tempe_cabe_ambyar_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323827/original/045306100_1786676176-1C0A1151.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181994/original/034348600_1744016591-Sayuran.jpg)