Polaris Mixologist Competition 2026, Saat Cita Rasa Nusantara Naik Kelas di Tangan Talenta Lokal

Deden Supriyatna meraih juara pertama Polaris Mixologist Competition 2026 setelah mengolah cita rasa Nusantara menjadi kreasi minuman modern.

Diterbitkan 29 Juli 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi Deden Supriyatna, segelas minuman pada babak grand final Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 bukan sekadar hasil dari perpaduan bahan. Racikan tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan sejauh mana cita rasa Nusantara dapat diterjemahkan melalui kreativitas seorang mixologist.

Deden akhirnya membawa pulang gelar juara pertama setelah bersaing dengan lima finalis terbaik dari Jakarta dan Bali. Pencapaian tersebut sekaligus menempatkannya sebagai salah satu talenta yang berhasil menunjukkan potensi bahan lokal Indonesia melalui kreasi minuman modern.

"Polaris memahami bahwa saat ini minuman tidak lagi sekadar pelepas dahaga, tapi telah menjadi bagian dari pengalaman yang melengkapi berbagai momen, mulai dari membuat kreasi minuman sendiri di rumah, bersantai di kafe, menikmati hidangan di restoran, hingga perjalanan wisata," kata Winny Yunitawati, Deputy Managing Director Cosmetics, Consumer & Health Care PT. Tempo Scan Pacific, Tbk, melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Senin, 27 Juli 2026.

Perjalanan Deden menuju posisi teratas berlangsung dalam kompetisi yang menjaring ratusan karya dari berbagai wilayah Indonesia. Peserta datang dari Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Maluku untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah minuman.

Kompetisi tersebut menggelar babak eliminasi di Jakarta dan Bali sebelum mempertemukan enam finalis pada grand final di Bali, Kamis, 23 Juli 2026. Deden jadi salah satu dari tiga finalis asal Jakarta bersama Rexi Renaldy Lotong dan Reza Nanda Firmansyah.

Tiga peserta lainnya berasal dari Bali, yakni I Kadek Buwana, I Dewa Gede Pradana Adiputra, dan I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara. Mereka berhadapan dalam babak puncak bertema "Spark of Nusantara" yang menempatkan kekayaan cita rasa Indonesia sebagai sumber inspirasi utama.

 

Kategori Penilaian

Para finalis tidak hanya dituntut menghasilkan minuman dengan rasa yang menarik. Dewan juri menilai teknik, kreativitas, cita rasa, presentasi, serta storytelling dari setiap kreasi. Kombinasi tersebut membuat peserta harus memikirkan bagaimana sebuah racikan dapat tampil menarik, sekaligus menyampaikan karakter dan gagasan.

Deden berhasil meraih penilaian tertinggi dan keluar sebagai juara pertama. I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara menempati posisi kedua, sedangkan Rexi Renaldy Lotong meraih juara ketiga. Deden memperoleh hadiah Rp 25 juta sebagai apresiasi atas kreativitas dan kemampuan yang ditampilkannya sepanjang kompetisi.

Bagi penyelenggara, kemenangan Deden juga mencerminkan perkembangan kualitas talenta mixology Indonesia. Arey Barker, Head Judge Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, melihat para peserta tahun ini semakin mampu mengeksplorasi kekayaan bahan lokal dan mengolahnya menjadi minuman dengan karakter yang kuat.

"Tahun ini, kami melihat peningkatan kualitas peserta yang sangat signifikan. Banyak finalis berhasil mengolah kekayaan bahan lokal Indonesia dan memadukannya dengan produk-produk Polaris menjadi kreasi minuman yang tidak hanya unggul dari sisi teknik, tapi juga memiliki karakter, storytelling, dan cita rasa yang kuat," kata Barker.

 

Mengolah Bahan Lokal

Kemampuan mengolah bahan lokal jadi salah satu bagian menarik dari perkembangan mixology di Indonesia. Rempah-rempah dan bahan alami yang tersedia di berbagai daerah memberikan pilihan rasa yang luas bagi para peracik minuman untuk menghasilkan kreasi baru.

Potensi tersebut semakin relevan seiring berkembangnya budaya dining out. Minuman kini hadir sebagai bagian dari pengalaman ketika masyarakat menghabiskan waktu di kafe, restoran, hotel, maupun destinasi wisata. Perkembangan pariwisata turut memperluas kebutuhan terhadap pengalaman kuliner dan beverage yang semakin beragam.

Data Badan Pusat Statistik dan Kementerian Pariwisata mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat 10,80 persen dibandingkan 2024 dan turut menciptakan peluang bagi industri food and beverage serta hospitality.

Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 hadir dalam konteks perkembangan tersebut melalui semangat "Spark the Moment." Ajang ini tidak hanya mempertemukan para peserta untuk berkompetisi, tapi juga membuka ruang bagi talenta dari berbagai daerah untuk saling menunjukkan kreativitas.

 

Polaris People's Choice Award

Polaris turut memperkuat ekosistem tersebut melalui portofolio Mixer Drink dan Fun Drink yang dapat dinikmati langsung maupun digunakan sebagai dasar kreasi. Produk yang tersedia mencakup Polaris Soda Water, Polaris Bitter Lemon, Polaris Ginger Ale, Polaris Sarsaparila, dan Polaris Coffee Cream.

Inovasi terbaru Polaris Sparkling Water juga menawarkan pilihan dengan sensasi karbonasi lebih smooth, serta klaim Zero Sugar, Zero Calorie, dan Zero Sodium. Kehadiran produk tersebut menyasar konsumen yang semakin memperhatikan pilihan minuman dalam keseharian.

Rangkaian kompetisi turut memberikan apresiasi pada peserta melalui Polaris People's Choice Award. Sebanyak 40 peserta yang masuk babak eliminasi mengikuti social media challenge dengan mengunggah konten kreasi minuman menggunakan Polaris. Dua peserta dengan engagement tertinggi kemudian mendapatkan penghargaan.

"Ke depan, Polaris berharap dapat terus mendorong lahirnya inovasi minuman berbasis kekayaan cita rasa lokal yang tidak hanya semakin menggairahkan industri F&B, tapi juga berkontribusi positif bagi perkembangan sektor hospitality dan pariwisata Indonesia dalam jangka panjang," tutup Winny.