Malam Hari Waktu Emas Regenerasi Kulit, Night Cream Ini Bikin Kulit Lembap Seketika

Krim malam berbasis riset dua dekade ini klaim tingkatkan kekencangan hingga 42%.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas harian membuat kulit berhadapan dengan sinar matahari, polusi, dan stres yang bisa memicu kusam serta hilangnya kelembapan. Saat tubuh beristirahat, kulit justru memasuki fase pemulihan alami yang berjalan lebih optimal, sehingga rutinitas malam memegang peran penting. Night cream dengan formula restoratif dihadirkan untuk menyokong proses regenerasi tersebut selama kita tidur.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan perbaikan diri pada kulit melambat: produksi kolagen menurun, elastisitas berkurang, dan waktu pemulihan menjadi lebih panjang. Dalam beberapa tahun terakhir, tren regenerative skincare menguat, menekankan dukungan pada mekanisme alami kulit agar tetap sehat sebelum tanda penuaan tampak jelas.

Menjawab kebutuhan itu, Clé de Peau Beauté, maison skincare dan makeup mewah asal Jepang, memperkenalkan Restorative Cream Supreme dalam sebuah peluncuran di The Langham Jakarta. Produk ini dirancang untuk bekerja intensif di malam hari dengan pendekatan berbasis sains.

Clé de Peau Beauté Kenalkan Restorative Cream Supreme

Berbeda dari perawatan pagi yang berfokus melindungi dari sinar UV dan polusi, krim malam dirancang menjaga kelembapan sekaligus mendukung regenerasi sepanjang malam. Restorative Cream Supreme diposisikan untuk memperkuat fase pemulihan alami kulit ketika tidur.

Pendekatan yang dibawa bukan semata menutupi tanda penuaan yang sudah terlihat. Produk ini menargetkan perubahan biologis di bawah permukaan kulit sebelum garis halus dan kulit kendur muncul nyata, berbeda dari anti-aging konvensional yang biasanya baru merespons saat gejala tampak di permukaan.

Restorative Cream Supreme menjadi bagian dari koleksi Supreme Age Artisans. Fokusnya bukan hanya merawat tampilan, tetapi juga menjaga kualitas kulit jangka panjang melalui dukungan hidrasi, kekencangan, dan ketahanan kulit di malam hari.

Riset Dua Dekade dan Teknologi di Baliknya

Clé de Peau Beauté mengembangkan krim malam ini melalui riset ilmiah lebih dari dua dekade. Kajian tersebut menyoroti mekanisme biologis penuaan, termasuk peran sel-sel yang menua (cellular senescence) serta fungsi kapiler dalam menjaga kesehatan kulit, yang menjadi dasar penyusunan formula.

Produk ini didukung Future-Sculpt Technology II yang dipadukan dengan Golden Botanical Concentrate dan Ruby Peptide. Kombinasi tersebut dirancang membantu pemulihan kelembapan, meningkatkan kekencangan, menjaga elastisitas, sekaligus memperkuat ketahanan kulit sepanjang malam.

"Kami meyakini bahwa ini merupakan kemajuan signifikan dalam cara perawatan kulit mewah dapat membimbing kulit menjadi lebih sehat dan lebih tangguh terhadap kerusakan seiring berjalannya waktu," ujar Dr. Kiyoshi Sato, Chief Technology Officer Laboratorium Clé de Peau Beauté.

Hasil Uji Klinis

Berdasarkan uji klinis yang dipaparkan, penggunaan Restorative Cream Supreme selama empat minggu menunjukkan perubahan bertahap: kulit tampak lebih halus, terasa lebih lembut, dan warna kulit terlihat lebih merata.

Setelah delapan minggu pemakaian rutin, kekencangan kulit dilaporkan meningkat hingga 42 persen, sementara tampilan kerutan berkurang hingga 25 persen. Data ini disajikan sebagai bagian dari pengujian terukur pada produk.

Pergeseran arah di ranah luxury skincare juga tampak: bukan lagi sekadar menyamarkan kerutan, tetapi menjaga kualitas kulit secara menyeluruh melalui regenerasi, hidrasi, dan penguatan skin barrier. "Restorative Cream Supreme menunjukkan keahlian Clé de Peau Beauté dalam memadukan ilmu pengetahuan kulit terkini dengan craftsmanship terbaik untuk mendukung kulit yang lebih sehat dan bercahaya," ujar Shilpa Padaliya, Brand Manager Clé de Peau Beauté Indonesia.