Singapore Airlines Tambah Jadwal Penerbangan ke Eropa, Tunda Layanan Langsung ke Dubai

Ada empat destinasi di Eropa yang jumlah penerbangannya ditambah oleh Singapore Airlines seiring dengan peningkatan minat pelancong. Madrid salah satunya.

Diterbitkan 14 Mei 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai nasional Singapura, Singapore Airlines (SIA) mengumumkan akan menambah jadwal penerbangan ke empat destinasi Eropa. Sementara, layanan penerbangan langsung ke Dubai masih dihentikan sementara menyusul situasi konflik di Timur Tengah.

Berdasarkan pengumuman pada Jumat, 8 Mei 2026, maskapai itu akan meningkatkan frekuensi penerbangan dari dan ke Singapura ke Manchester, Milan, Munich, dan London Gatwick secara bertahap mulai Juli 2026. Peningkatan itu, kata SIA, bertujuan untuk 'memenuhi permintaan yang tinggi pada rute-rute ini dan meningkatkan pilihan konektivitas di hub Singapura'.

Mereka juga akan meluncurkan layanan ke Madrid melalui Barcelona lima kali seminggu pada 26 Oktober 2026. Madrid akan menjadi destinasi ke-15 SIA di Eropa dan kedua di Spanyol.

Penerbangan Singapura-Barcelona yang ada saat ini akan direstrukturisasi untuk beroperasi pada rute ini. Rute yang ada ke Barcelona, ​​​​yang melalui Milan, akan dibatalkan mulai 27 Oktober 2026 setelah peluncuran layanan Singapura-Barcelona-Madrid.

Penerbangan SIA rute Singapura-Manchester akan meningkat dari lima kali seminggu menjadi setiap hari mulai 13 Juli 2026, sementara layanan Singapura-London Gatwick akan meningkat dari tiga kali seminggu menjadi setiap hari mulai 25 Oktober 2026. Penerbangan Singapura-Milan akan meningkat dari empat kali seminggu menjadi setiap hari mulai 25 Oktober 2026, sementara layanan baru Singapura-Munich akan diluncurkan mulai 26 Oktober 2026 dan beroperasi tiga kali seminggu.

Semua penerbangan tunduk pada persetujuan peraturan dan penempatan pesawat dapat bervariasi karena alasan operasional, kata SIA, mengutip The Strait Times, Senin, 11 Mei 2026. Tiket untuk layanan Madrid yang baru akan mulai dijual pada Juni 2026 melalui saluran distribusi SIA, sementara tiket untuk layanan tambahan ke Manchester, Milan, Munich, dan London Gatwick akan dirilis secara bertahap.

Minat Terbang ke Madrid Meningkat Drastis

Wakil presiden senior perencanaan pemasaran SIA, Dai Haoyu, mengatakan penyesuaian ini berasal dari permintaan yang kuat untuk perjalanan ke Eropa.

"Eropa adalah pasar penting bagi Singapore Airlines dan penyesuaian ini mencerminkan komitmen kami terhadapnya. Layanan baru ini akan memberi pelanggan kami lebih banyak pilihan dan nilai lebih besar saat merencanakan perjalanan mereka," tambahnya.

Lim Ching Kiat, wakil presiden eksekutif Changi Airport Group untuk pengembangan hub udara dan kargo, mengatakan bahwa pengenalan layanan penerbangan SIA ke Madrid akan memperkuat konektivitas Singapura ke Spanyol dan memberi para pelancong lebih banyak pilihan saat terbang ke Eropa.

"Madrid adalah salah satu destinasi Changi yang paling diminati dan belum dilayani oleh penerbangan langsung," katanya. "Sejak tahun 2022, jumlah orang yang bepergian antara Madrid dan Singapura telah meningkat sekitar 27 persen per tahun, melebihi tingkat pra-Covid hampir 20 persen."

Penghentian Penerbangan ke Dubai, Sampai Kapan?

Seperti disebutkan di awal, Singapore Airlines masih meniadakan layanan penerbangan dari dan ke Dubai di tengah konflik di Timur Tengah. Dalam unggahan Facebook pada 6 Mei 2026, SIA mengatakan penerbangan SQ494 (Singapura ke Dubai) dan SQ495 (Dubai ke Singapura) akan dibatalkan hingga 2 Agustus 2026. Kedua penerbangan tersebut sebelumnya telah dibatalkan hingga 31 Mei2026.

Penerbangan SIA lainnya mungkin akan terpengaruh karena situasinya masih berubah-ubah, tambah maskapai tersebut. Mereka yang terdampak pembatalan penerbangan akan diakomodasi pada penerbangan alternatif atau dapat meminta pengembalian dana penuh untuk bagian tiket yang tidak digunakan, kata SIA.

Pelanggan yang memesan tiket melalui agen perjalanan atau maskapai mitra disarankan untuk menghubungi agen perjalanan atau maskapai tempat mereka membeli tiket secara langsung untuk mendapatkan bantuan.

"SIA meminta maaf kepada semua pelanggan yang terkena dampak atas ketidaknyamanan yang disebabkan," kata maskapai penerbangan nasional tersebut.

Layanan Starlink di Pesawat Singapore Airlines

Sebelumnya, Singapore Airlines mengumumkan akan mengaplikasikan layanan broadband berbasis satelit orbit rendah bumi (LEO) Starlink di sejumlah penerbangannya mulai kuartal pertama 2027. Dengan begitu, penumpang bisa menikmati wifi gratis dengan lebih baik selama di perjalanan.

Mengutip Chanel News Asia, Selasa, 5 Mei 2026, secara bertahap, Starlink akan diperkenalkan pada pesawat Airbus A350-900 jarak jauh (LH), A350-900 jarak sangat jauh (ULR), dan A380 milik maskapai itu. Peluncuran layanan ini diharapkan selesai pada akhir 2029.

Starlink, dengan lebih dari 10.000 satelit yang diluncurkan ke orbit rendah Bumi, dapat memberikan konektivitas multi-gigabit ke pesawat menggunakan Aero Terminal-nya, yang dapat mendukung hingga 1 Gbps per antena. Konektivitas yang lebih cepat dan lancar diharapkan bagi penumpang di semua kelas kabin untuk aktivitas seperti streaming video, berbagi konten di media sosial, bermain game, dan mengirim file berukuran besar. 

Pelanggan SIA di kelas Suites, First Class, Business Class, anggota PPS Club, serta anggota KrisFlyer yang bepergian di kelas Premium Economy dan Economy, akan terus menikmati pengalaman Wi-Fi gratis tanpa batas dari maskapai ini di dalam pesawat yang dilengkapi Starlink.