Pesawat Singapore Airlines Rute Guangzhou-Singapura Dialihkan ke Batam, Apa Penyebabnya?

Para penumpang pesawat Singapore Airlines tetap berada di dalam pesawat selama di Batam. Mereka diberikan makanan ringan sesuai permintaan.

Diterbitkan 11 Mei 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pesawat Singapore Airlines (SIA) dengan rute penerbangan Guangzhou menuju Singapura dialihkan ke Batam pada Selasa, 5 Mei 2026. Juru bicara Singapore Airlines menerangkan, pesawat dengan nomor penerbangan SQ851 berangkat dari kota di China tersebut dengan membawa 301 penumpang dan 18 awak kabin.

Dikutip dari AsiaOne, Minggu, 10 Mei 2026, pihak maskapai mengatakan bahwa penerbangan dialihkan karena cuaca buruk di Singapura dan mendarat dengan selamat di Bandara Hang Nadim, Batam, pada pukul 17.41 waktu setempat. Menurut juru bicara tersebut, para penumpang tetap berada di dalam pesawat selama di Batam dan diberikan makanan ringan sesuai permintaan.

Pesawat kemudian kembali lepas landas dari Batam pada pukul 19.43 waktu setempat dan tiba di Singapura hampir empat jam lebih lambat dari jadwal semula, yakni pada pukul 21.24.

"Seluruh bantuan yang diperlukan telah diberikan kepada pelanggan terdampak, termasuk penjadwalan ulang penerbangan lanjutan dan akomodasi hotel di Singapura jika diperlukan," ujar juru bicara tersebut.

SIA juga memohon maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi, seraya menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak merupakan prioritas utama maskapai. Sebelumnya pada hari yang sama, National Environment Agency (NEA) Singapura telah mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk sejumlah wilayah di Singapura pada pukul 17.00.

Banjir bandang juga dilaporkan terjadi di jalan keluar Kallang–Paya Lebar Expressway (KPE) menuju Buangkok East Drive pada pukul 17.50, waktu setempat.

Singapore Airlines Pakai Starlink di Penerbangan Jarak Jauh Mulai 2027

Sebelumnya, maskapai nasional Singapura itu mengumumkan akan segera mengaplikasikan layanan broadband berbasis satelit orbit rendah bumi (LEO) Starlink di sejumlah penerbangannya mulai kuartal pertama 2027. Dengan begitu, penumpang bisa menikmati wifi gratis dengan lebih baik selama di perjalanan.

Mengutip Chanel News Asia, Selasa (5/5/2026), secara bertahap, Starlink akan diperkenalkan pada pesawat Airbus A350-900 jarak jauh (LH), A350-900 jarak sangat jauh (ULR), dan A380 milik maskapai itu. Peluncuran layanan ini diharapkan selesai pada akhir 2029.

Starlink, dengan lebih dari 10.000 satelit yang diluncurkan ke orbit rendah Bumi, dapat memberikan konektivitas multi-gigabit ke pesawat menggunakan Aero Terminal-nya, yang dapat mendukung hingga 1 Gbps per antena. Konektivitas yang lebih cepat dan lancar diharapkan bagi penumpang di semua kelas kabin untuk aktivitas seperti streaming video, berbagi konten di media sosial, bermain game, dan mengirim file berukuran besar.

Siapa yang Berhak Dapat Layanan Starlink di Pesawat SIA?

Pelanggan SIA di kelas Suites, First Class, Business Class, anggota PPS Club, serta anggota KrisFlyer yang bepergian di kelas Premium Economy dan Economy, akan terus menikmati pengalaman Wi-Fi gratis tanpa batas dari maskapai ini di dalam pesawat yang dilengkapi Starlink.

"Konektivitas yang cepat dan lancar saat ini merupakan bagian penting dari pengalaman perjalanan," kata Yeoh Phee Teik, Wakil Presiden Senior Pengalaman Pelanggan Singapore Airlines.

"Singapore Airlines sudah menawarkan wifi dalam penerbangan gratis terlengkap di dunia di seluruh armada kami. Starlink akan membawa ini ke tingkat berikutnya dengan menghadirkan konektivitas berkecepatan tinggi generasi berikutnya, memungkinkan pelanggan untuk tetap terhibur, terhubung, dan produktif sepanjang perjalanan mereka, dengan pengalaman yang lebih lancar dan tanpa hambatan dari lepas landas hingga mendarat." 

Layanan Penerbangan Singapore Airlines Tujuan Dubai Masih Disetop Sementara

Sementara itu, mengutip Strait Times, Minggu, 10 Mei 2026, Singapore Airlines masih meniadakan layanan penerbangan dari dan ke Dubai di tengah konflik di Timur Tengah. Dalam unggahan Facebook pada 6 Mei 2026, SIA mengatakan penerbangan SQ494 (Singapura ke Dubai) dan SQ495 (Dubai ke Singapura) akan dibatalkan hingga 2 Agustus 2026. Kedua penerbangan tersebut sebelumnya telah dibatalkan hingga 31 Mei2026.

Penerbangan SIA lainnya mungkin akan terpengaruh karena situasinya masih berubah-ubah, tambah maskapai tersebut.

Mereka yang terdampak pembatalan penerbangan akan diakomodasi pada penerbangan alternatif atau dapat meminta pengembalian dana penuh untuk bagian tiket yang tidak digunakan, kata SIA. Pelanggan yang memesan tiket melalui agen perjalanan atau maskapai mitra disarankan untuk menghubungi agen perjalanan atau maskapai tempat mereka membeli tiket secara langsung untuk mendapatkan bantuan.

"SIA meminta maaf kepada semua pelanggan yang terkena dampak atas ketidaknyamanan yang disebabkan," kata maskapai penerbangan nasional tersebut.