Resep Sop Djanda yang Gurih dan Segar: Cocok Disantap saat Musim Hujan

Hangatkan tubuh di musim hujan dengan resep Sop Djanda yang gurih, pedas, dan segar. Rasakan perpaduan iga sapi empuk dan rempah khas yang menggugah selera.

Diterbitkan 02 Mei 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Musim hujan selalu identik dengan hidangan hangat yang mampu mengusir dingin sekaligus menghadirkan rasa nyaman. Salah satu pilihan yang sedang banyak digemari adalah resep sop djanda, sajian berkuah bening dengan cita rasa gurih, segar, dan sedikit sentuhan pedas yang menggugah selera. Perpaduan bumbu sederhana dengan bahan-bahan segar menjadikan hidangan ini cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca dingin.

Sop djanda dikenal dengan keunikan rasanya yang tidak hanya gurih, tetapi juga memiliki sensasi segar dari tambahan rempah dan cabai. Kuahnya yang ringan membuat hidangan ini tidak terasa enek, justru bisa meningkatkan nafsu makan. Biasanya, sop ini berisi potongan daging sapi, sayuran seperti wortel dan kentang, serta taburan daun bawang dan seledri yang menambah aroma sedap.

Tak heran jika sop djanda menjadi favorit banyak orang untuk disajikan di rumah. Dengan mengikuti langkah yang tepat, Anda bisa menghadirkan semangkuk sop djanda yang lezat, hangat, dan cocok menemani suasana hujan bersama keluarga. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Sabtu (02/05/2026).

Resep Sop Djanda yang Gurih dan Segar

Sop Djanda adalah kreasi sop iga sapi yang memadukan rasa pedas dan harum dari berbagai rempah pilihan. Untuk membuat sop ini lebih maksimal, disarankan menggunakan iga sapi yang masih segar dan memiliki sedikit lemak agar rasa kuah semakin gurih.

Bahan-bahan:

  • 500 gram daging sapi (bagian iga lebih baik)
  • Air secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Penyedap secukupnya
  • Cabai rawit sesuai selera
  • Kentang
  • Wortel
  • Daun bawang
  • Daun seledri

Bumbu Halus:

  • 7 siung bawang putih 
  • 5 siung bawang merah 
  • 1 sdt merica butiran 
  • 3 btr kemiri
  • sedikit pala

Bumbu rempah:

  • Kayu manis
  • Bunga lawang 
  • Cengkeh

 

Cara Membuat:

  1. Didihkan 2 liter air, masukkan tulang iga. Masak hingga buih kotor dan lemak berlebihnya mengapung, lalu angkat dan buang airnya.
  2. Rebus kembali tulang iga bersama sisa air hingga mendidih. Kecilkan api, masak hingga setengah empuk, lalu sisihkan.
  3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan cengkih, bunga lawang, dan kayu manis, lalu tumis hingga harum. Angkat bumbu tumis.
  4. Masukkan bumbu tumis ke dalam kaldu iga. Tambahkan garam dan kaldu sapi bubuk, aduk rata. Masak hingga iga empuk.
  5. Koreksi rasa.
  6. Masukkan kentang dan wortel
  7. Masukkan cabai rawit uleg, aduk. Angkat sop.
  8. Tuang sop ke dalam mangkuk saji. Taburi dengan campuran daun bawang dan bawang goreng.

Sejarah Sop Djanda

Nama Sop Janda populer di tahun 1994 yang diawali di warung Bu Darmi di Cikarang, Bekasi. Sop daging dengan kuah bening ini diberi isian cabai rawit hijau dan daun bawang melimpah.  Nama "Janda" merupakan singkatan dari "Jawa Sunda". Hal ini karena adanya tambahan cabai rawit hijau utuh atau rasa pedas pada sop daging ini, yang memadukan cita rasa khas Jakarta (Betawi) yang gurih dan manis dengan Sunda yang khas pedasnya.

Sop Djanda memiliki beberapa variasi yang bisa disesuaikan dengan selera dan ketersediaan bahan. Anda bisa berkreasi dengan berbagai pilihan daging, tingkat kepedasan, dan tambahan sayuran untuk pengalaman rasa yang berbeda.

  • Pilihan Daging: Selain iga sapi, sop djanda juga bisa dibuat dari daging tetelan sapi atau sandung lamur yang lebih berlemak. Beberapa resep juga menggunakan buntut sapi untuk cita rasa yang lebih kaya.
  • Tingkat Kepedasan: Sop Djanda hadir dalam tiga varian rasa, yaitu pedas biasa, pedas sedang, dan pedas ekstra dengan sambal pisah. Anda bisa menyesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera dengan menambahkan cabai rawit utuh atau sambal goreng.
  • Tambahan Sayuran: Selain wortel dan kentang, Anda juga bisa menambahkan sayuran lain seperti tomat merah atau bahkan jamur dan sayuran hijau untuk variasi. Penambahan sayuran akan memperkaya nutrisi dan tekstur hidangan.
  • Sop Djanda Ayam: Penggantian daging sapi dengan ayam dalam sop djanda tidak hanya membuat hidangan menjadi lebih sehat dengan kandungan lemak yang lebih rendah, tetapi juga memberikan cita rasa yang berbeda namun tetap lezat.

 

Tips Membuat Sop Djanda yang Gurih dan Segar

Untuk mendapatkan sop djanda yang gurih dan segar, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Penerapan tips ini akan membantu Anda menghasilkan kuah yang bening, aroma rempah yang kuat, dan daging yang empuk sempurna.

  • Rebus Iga Dua Kali: Rebus iga sapi dua kali untuk menghasilkan kuah yang bening dan bersih. Rebus bahan utama sop dalam air mendidih selama 3-5 menit, lalu ganti air rebusannya dan masak hingga empuk.
  • Gunakan Rempah Segar: Gunakan rempah-rempah Indonesia untuk mendapatkan citarasa yang berbeda dari sop ini.
  • Tumis Bumbu Hingga Matang: Tumis bumbu sampai benar-benar matang supaya tidak langu.
  • Tambahkan Cabai Rawit Utuh: Tambahkan cabai rawit utuh, bukan diulek, supaya pedasnya pas. Untuk menjaga warna cabai rawit tetap hijau segar, uleg kasar cabai bersama air jeruk nipis.
  • Masak dengan Api Kecil: Setelah mendidih, kecilkan api supaya dagingnya perlahan empuk dan rasa kaldunya semakin sedap. Masak dengan api kecil dan cukup lama agar daging menjadi empuk dan bumbu meresap sempurna.

FAQ

  1. Apa itu Sop Djanda? Sop Djanda adalah hidangan sup tradisional Indonesia yang terbuat dari iga sapi atau daging sapi lainnya dengan kuah bening yang gurih, pedas, dan kaya rempah.
  2. Mengapa dinamakan Sop Djanda? Nama "Sop Djanda" memiliki dua versi asal-usul, yaitu singkatan dari "Jawa Sunda".
  3. Daging apa yang umum digunakan untuk Sop Djanda? Daging yang umum digunakan adalah iga sapi, namun bisa juga menggunakan tetelan sapi atau sandung lamur.
  4. Apa ciri khas rasa Sop Djanda? Ciri khas rasa Sop Djanda adalah gurih, pedas dari cabai rawit utuh, dan segar dari rempah-rempah serta jeruk nipis.
  5. Apakah Sop Djanda selalu pedas? Tidak, tingkat kepedasan Sop Djanda bisa disesuaikan dengan selera, mulai dari tidak pedas hingga ekstra pedas.
  6. Sop Djanda cocok disantap dengan apa? Sop Djanda sangat cocok disantap dengan nasi putih hangat, dan seringkali ditemani sate maranggi.
  7. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat Sop Djanda? Waktu persiapan dan memasak Sop Djanda bisa bervariasi, namun rata-rata membutuhkan sekitar 90-120 menit untuk mendapatkan daging yang empuk dan bumbu meresap sempurna.