Liputan6.com, Jakarta - Di sebuah pusat komunitas di Wuxi, China timur, suasana tampak berbeda dari biasanya. Warga datang bukan sekadar untuk berkumpul, melainkan menimbang berat badan—langkah awal dari program diet unik bertajuk "Tukar Lemak dengan Daging Sapi."
Melansir The Straits Times, Kamis, 16 April 2026, salah satu pesertanya, Shu Fangqiang, melepas jaket sebelum naik ke timbangan, menjadi bagian dari ratusan orang yang ikut serta dalam inisiatif ini. Konsepnya sederhana, namun menarik.
Setiap penurunan 0,5 kilogram berat badan akan "ditukar" dengan jumlah daging sapi yang setara, baik tanpa tulang maupun dalam bentuk bertulang dengan porsi lebih besar. Skema ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
Advertisement
Bagi Shu, insentif tersebut bukan alasan utama. "Bahkan tanpa daging sapi, saya ingin menurunkan berat badan demi kesehatan saya," ujarnya pada AFP.
Dengan indeks massa tubuh (BMI) mencapai 30, ia termasuk dalam kategori obesitas. Ia melihat program ini sebagai dorongan tambahan yang datang di waktu yang tepat. "Kesempatan ini datang tepat pada waktunya, jadi saya mendaftar," katanya lagi.
Fenomena ini tidak muncul tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, angka kelebihan berat badan di Tiongkok terus meningkat. Data menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga orang dewasa mengalami kelebihan berat badan, sementara angka obesitas juga mengalami kenaikan signifikan.
Jika tren ini berlanjut, proporsinya diperkirakan akan semakin besar dalam beberapa tahun ke depan. Program di Wuxi sendiri memiliki mekanisme yang terstruktur. Peserta melakukan penimbangan awal, lalu akan kembali pada awal 2027 untuk evaluasi akhir.
Hadiah Menurunkan Berat Badan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4781466/original/062604400_1711111146-pexels-ketut-subiyanto-4474052.jpg)
Mereka yang berhasil menurunkan berat badan akan menerima "hadiah" berupa potongan daging sapi, dengan batas maksimal tertentu. Sejak diluncurkan, lebih dari seribu orang telah mendaftar, meski tidak semua dapat diterima karena keterbatasan wilayah.
Di lokasi, antrean peserta terlihat tertib. Setelah menimbang berat badan, mereka juga menjalani pengukuran lingkar pinggang. Data tersebut dicatat petugas, yang kemudian memberikan cap sebagai bentuk apresiasi.
Seorang dokter turut hadir untuk memberikan saran kesehatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta. Menariknya, pendekatan serupa juga bermunculan di berbagai daerah lain.
Di Yunnan, misalnya, terdapat program "Lemak untuk Kentang," di mana penurunan ukuran lingkar pinggang dapat ditukar dengan bahan pangan lain seperti ayam. Sementara itu, jaringan supermarket Yonghui mengajak pelanggan mencatat progres penurunan berat badan selama 10 hari dengan imbalan produk makanan tertentu.
Â
Advertisement
Menekankan Metode yang Sehat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3974478/original/082164800_1648175877-towfiqu-barbhuiya-J6g_szOtMF4-unsplash.jpg)
Meski terdengar ringan dan menyenangkan, penyelenggara tetap menekankan pentingnya metode yang sehat. Spanduk yang terpasang di lokasi mengingatkan peserta untuk menurunkan berat badan secara bertahap, bukan secara ekstrem.
Praktik berisiko seperti penggunaan obat tanpa pengawasan, puasa berlebihan, atau kebiasaan tidak sehat lainnya juga secara tegas dilarang. Bagi banyak peserta, tantangan terbesar justru datang dari kebiasaan sehari-hari.
Zheng Haihua (44) mengakui bahwa mengatur pola makan bukan hal mudah. "Tantangan terbesar bagi saya adalah mengendalikan nafsu makan. Ketika melihat makanan enak, sulit untuk menolaknya," katanya sambil tersenyum.
Dokter Wu Changyan memahami kondisi tersebut. Ia menilai gaya hidup modern turut berkontribusi terhadap masalah ini. "Ada tekanan hidup, dan kemudahan kehidupan modern memudahkan untuk makan lebih banyak dan makan terlalu banyak," jelasnya.
Â
Mendorong Perubahan Perilaku
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5224553/original/050243100_1747634982-obesitas.jpg)
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa urbanisasi cepat, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor utama meningkatnya obesitas. Dalam konteks ini, berbagai program lokal seperti di Wuxi dinilai sebagai upaya kreatif mendorong perubahan perilaku.
Meski demikian, tidak semua pihak melihatnya sebagai solusi jangka panjang. Profesor Li Sheyu menilai dampaknya mungkin terbatas. "Saya tidak akan menganggapnya sebagai perubahan besar," ujarnya, seraya menambahkan bahwa pendekatan ini tetap bermanfaat sebagai cara untuk menyebarkan kesadaran.
Pada akhirnya, program seperti ini menunjukkan satu hal: upaya menjaga kesehatan bisa dikemas dengan cara yang lebih menarik. Di balik imbalan daging sapi, tersimpan pesan yang lebih besar—bahwa perubahan kecil, jika dilakukan bersama, dapat membawa dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305798/original/030195100_1784803071-sri_mulyani_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4519860/original/080282200_1690779993-pexels-andres-ayrton-6551059.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307783/original/074492400_1754481828-Tahu_Bulat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4108448/original/019368200_1659344133-path-celebration-decoration-dessert-background-white.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5328463/original/007242800_1756231488-531018984_18003950711800310_6119207541900197254_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476775/original/042917400_1768798185-martabak_mini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875494/original/091579000_1719391271-WhatsApp_Image_2024-06-26_at_13.02.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3473547/original/099113300_1622812564-Kue_Cucur__Jakarta__July_4_2018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557471/original/034393900_1776330847-perkedel_talas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557218/original/051569300_1776322292-onde-onde2.jpg)