Liputan6.com, Jakarta - Kunyit hitam merupakan varietas kunyit yang kurang dikenal, namun kaya akan khasiat kesehatan. Berbeda dengan kunyit kuning yang umum digunakan, kunyit hitam memiliki warna kebiruan hingga ungu gelap pada bagian rimpangnya, menjadikannya unik.
Melansir Times of India, Kamis, 30 Oktober 2025, rempah bernama latin Curcuma caesia ini telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di beberapa wilayah, terutama Asia Tenggara dan India, berkat kandungan senyawa bioaktifnya. Para peneliti terus menggali potensi luar biasa dari kunyit hitam untuk berbagai kondisi medis.
Dari sifat anti-kanker hingga kemampuan meredakan nyeri, kunyit hitam menawarkan berbagai manfaat. Menurut researchjournal.co.in, rimpang kunyit hitam dilaporkan memiliki konsentrasi kurkuminoid, flavonoid, fenolik, dan alkaloid yang lebih tinggi.
Advertisement
Kandungan-kandungan itu tercatat mampu mengatasi masalah, seperti peradangan, stres, gangguan pencernaan, dan gangguan kulit. Berikut enam manfaat utama dari kunyit hitam:
1. Peningkatan Antioksidan
Konsumsi kunyit hitam secara teratur dapat mengatasi masalah, seperti penyakit kardiovaskular, neurodegenerasi, penuaan, dan risiko kanker. Kandungan fenolik, flavonoid, dan kurkuminoid yang kaya pada rempah ini menjadikannya antioksidan yang kuat.
Faktanya, semua spesies kunyit, termasuk kunyit hitam, menunjukkan nilai ORAC, yakni kapasitas penyerapan radikal oksigen, yang tinggi. Karena itu, konsumsi kunyit hitam secara teratur dan dalam dosis wajar dapat membantu memperlambat kerusakan akibat stres oksidatif.
2. Sifat Trombolitik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5002848/original/098370100_1731418253-fotor-ai-20241112201846.jpg)
Jika seseorang mengalami pembekuan darah, kondisi itu dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga menghambat aliran darah normal dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk pengerasan arteri, glaukoma, serangan jantung, dan stroke.
Obat-obatan yang disebut agen trombolitik membantu memecah pembekuan darah ini, sehingga menurunkan risiko penyakit tersebut. Sebuah studi yang dipublikasikan di situs web pmc.ncbi.nlm.nih.gov menemukan bahwa ekstrak etanol kunyit hitam menunjukkan efek yang kuat.
3. Anti-inflamasi dan pereda nyeri yang ampuh.
Bagi penderita peradangan kronis, kunyit hitam merupakan obat potensial yang menjanjikan. Kunyit hitam dapat membantu meredakan gejala radang sendi dan nyeri otot berkat rimpangnya yang mengandung kurkuminoid dan minyak esensial tingkat tinggi. Karena kandungan bioaktif kunyit hitam lebih tinggi dibandingkan kunyit biasa, efeknya mungkin lebih kuat.
Advertisement
4. Mengatasi Gangguan Pencernaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3109587/original/093790000_1587560103-sarah-gualtieri-Jwcfc_JCxOM-unsplash.jpg)
Kunyit hitam telah digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan, kembung, dan tukak lambung. Rimpangnya dikenal dapat mengatasi gas gastrointestinal dan ketidakteraturan siklus menstruasi.
Kunyit hitam mampu merangsang produksi empedu dan mengurangi peradangan lambung, serta mendukung detoksifikasi hati. Mengingat pentingnya kesehatan usus bagi kesehatan secara keseluruhan, manfaat kunyit hitam yang satu ini kurang dipublikasikan.
5. Menyembuhkan luka
Secara tradisional, kunyit hitam digunakan untuk mengobati luka, sayatan, dan erupsi kulit karena sifat anti-inflamasi, antimikroba, dan antioksidannya. Rempah ini dapat membantu penyembuhan luka dan mengurangi risiko infeksi.
Kunyit hitam juga dapat meredakan peradangan kulit dan berpotensi menunda penuaan kulit. Juga, dapat memberi dampak yang lebih kuat daripada kunyit biasa.
6. Kemampuan Kognitif dan Neuroprotektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5105272/original/038177300_1737530039-brian-patrick-tagalog-oLJSa1fUHTE-unsplash.jpg)
Studi-studi tersebut juga berfokus pada peran kurkuminoid dalam kesehatan otak, seperti faktor neurotropik yang diturunkan dari otak dan pengurangan neuroinflamasi, di antara yang lainnya. Kunyit hitam mengandung kurkuminoid, yang dapat memberikan kesehatan kognitif yang lebih baik.
Berbagai ulasan populer menyoroti potensinya dalam meningkatkan daya ingat, melindungi neuron, dan bahkan memodulasi suasana hati. Uji coba terkontrol pada manusia masih kurang, tapi tanaman ini menjanjikan kesehatan otak yang lebih baik.
Selain manfaat kesehatan, kunyit hitam juga memiliki nilai ekologis dan budaya yang penting. Karena merupakan rempah yang terancam punah, budidaya dan pelestariannya mendukung keanekaragaman hayati.
Kunyit hitam merupakan sumber pendapatan utama bagi petani kecil. Secara ekonomi, rempah ini, karena kelangkaannya, menuntut nilai kemewahan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4920344/original/090919300_1723820233-info_2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390489/original/006123400_1761278823-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__96_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303719/original/037691400_1784689210-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-22T095811.672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2839919/original/098660300_1561717593-tumeric-3580418_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)