Sukses

Makna Kemeja Batik Rancangan Anne Avantie yang Dipakai Presiden Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Sulit rasanya menampik keindahan karya-karya desainer Anne Avantie. Kepiawaiannya telah melahirkan deretan busana yang dikenakan para pesohor hingga tokoh dalam negeri, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Anne Avantie tak dapat menutupi kebahagiaan dan rasa bangga ketika orang nomor satu di Indonesia tersebut mengenakan busana rancangannya. Jokowi tampil dalam balutan kemeja batik motif sawunggaling dalam perayaan Imlek 2021.

"Sungguh bangga, bangga sekali, dan bersyukur. Terima kasih telah mempercayakan busana Bapak Presiden Indonesia, Bapak Jokowi pada saya. Terima kasih, Gong Xi Fa Cai," kata Anne dalam sebuah video yang dibagikan pada 20 Februari lalu.

Pada unggahan berbeda, Anne terlihat menandatangani kertas berisi gambar rancangan dari busana yang dikenakan Jokowi. Kemeja bergaya cheongsam itu hadir dengan nuasa merah, "warna keberuntungan" yang sangat lekat dengan perayaan Tahun Baru China.

Ada pula sentuhan warna emas yang melambangkan kesempatan nan berharga sebagaimana emas. Kemeja itu turut dibalut dengan motif batik sawunggaling. Dituliskan pula bahawa burung sawunggaling melambangkan keindahan, kekuatan, dan ketegasan.

Sentuhan motif batik sawunggaling ada pada sisi kanan kemeja yang dibuat cukup besar, juga tampak di bagian belakang dan pergelangan tangan busana rancangan Anne Avantie. Sedangkan, kerahnya hadir dengan warna hitam.

2 dari 4 halaman

Kebanggaan Anne Avantie

Pada perayaan hari Imlek Nasional 2021 pada 20 Februari 2021 lalu, Anne Avantie turut menyaksikannya secara virtual. Proyek ini jadi sebuah kehormatan bagi Anne Avantie, lantaran bisa mempersembahkan karyanya untuk dikenakan Jokowi.

"Terima kasih apresiasi yang diberikan sebuah kehormatan bagi saya, dan anugerah luar biasa yang sungguh membawa SEMANGAT untuk saya terus berjuang dan menguatkan yang lain, untuk tidak MENYERAH dalam berkarya di saat pandemi ini," tulis Bunda Anne, begitu sapaan akrabnya.

Sementara, motif batik sawunggaling merupakan karya Go Tik Swan, seorang perajin batik ternama asal Solo, Jawa Tengah. Dalam buku Batik dan Membatik karya Chandra Irawan Soekanto, motif batik sawunggaling menggambarkan pertarungan dua burung gurda. Gurda berasal dari kata 'Garuda.'

Dalam cerita-cerita rakyat Indonesia, garuda adalah burung yang sangat kuasa dan kuat, bahkan dapat mengalahkan manusia. Dengan demikian, motif gurda ini merefleksikan kegagahan dan keberanian.

3 dari 4 halaman

Infografis Imlek

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: