Sukses

Wonderful Indonesia Hadir di Paris Store

Liputan6.com, Jakarta Wonderful Indonesia makin intensif menyasar pasar wisatawan Perancis. Termasuk menggelar promosi di salah satu Supermarket Asia terbesar di Perancis, Paris Store. Program yang berjudul L’Indonesie A L’honneur tersebut akan digelar pada 13 Juli 2019.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya, program ini akan menampikan berbagai keunggulan Indonesia. Baik itu pariwisata, kuliner, hingga berbagai produk-produk dari Indonesia.

"Merupakan suatu kesempatan berharga untuk Indonesia dapat berpromosi di Paris Store yang merupakan salah satu Supemarket ASIA terbesar di Perancis. Ini merupakan kesempatan bagus untuk kita menjadikan Indonesia sebagai top of mind wisman Perancis," ujar Nia, Senin (8/7).

Menjadi kesempatan emas, Indonesia pun akan menampilkan program terbaiknya. Berbagai destinasi terbaik akan ujuk gigi diperhelatan ini. Selain itu juga akan ditampilkan demo memasak khusus. Menampilkan nasi goreng, sate ayam dan dadar gulung.

Tidak kalah menarik adalah dilakukannya in-store product tasting dan survei. Dalam program ini pengunjung dapat mencicipi secara langsung produk-produk potensial Indonesia. Dari mulai produk teh, hingga produk cemilan.

"Kita juga akan menampilkan tarian tradisional Indonesia. Hal ini untuk memperlihatkan budaya Indonesia yang begitu beragam. Dan diharapkan Indonesia akan semakin terlihat menarik di mata warga negara Perancis," papar Nia.

Bagi Kepala Promosi Pariwisata Indonesia di Prancis VITO Paris, Eka Moncarre, program ini menjadi kesempatan emas. Karena Paris Store merupakan supermarket Asia terbesar di Prancis yang berdiri sejak 40 tahun yang lalu. Total gerainya mencapai 21 gerai. Penyebarannya pun merata di berbagai kota besar di Perancis. Dari mulai Paris, Lyon, Marseille, Toulouse, Strasbourg, hingga kota lainnya. Secara keseluruhan terdapat 6.000 produk yang dijual di dalam toko Paris Store.

Dimana turnover tahunan mencapai 220 juta euro. Pergerakan perdagangannya mencapai 7.500 ton airfreight per tahun serta 3.500 kontainer laut per tahun.

"Namun demikian, tercatat saat ini Paris Store hanya mengimpor produk ikan beku dari Indonesia sedangkan belum terdapat produk makanan dan minuman siap saji dari Indonesia yang sangat beragam variasinya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi upaya bagi akses terhadap produk-produk Indonesia di pasar Perancis, termasuk juga mengangkat sektor pariwisatanya," ujar Eka.

Program ini sendiri merupakan kerjasama antara VITO Perancis, Atase Perdagangan Indonesia di Paris dan juga dengan partner-partner Indonesia di Perancis/Eropa.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik program ini. Menurut Menpar AY, langkah ini menjadi momentum menancapkan kaki makin dalam di Perancis. Apalagi Perancis masih menjadi penyumbang besar wisatawan Eropa untuk Indonesia. Untuk urusan spending pun tak main-main. Spending money, Perancis juga berada di urutan lima besar dunia. Angkanya USD40 Miliar pada 2016 silam.

"Pada 2017, Indonesia menjadi negara TOP 5 favorit pilihan wisatawan Perancis. Apalagi sekarang, tidak diperlukan visa untuk berkunjung ke Indonesia selama maksimum 30 hari. Ini kesempatan yang bagus untuk semakin menarik wisman Perancis," ujar Menteri asal Banyuwangi itu.

 

(*)

Loading
Artikel Selanjutnya
Wonderland of Java Jadi Pusat Perhatian di Pekan Budaya dan Pariwisata
Artikel Selanjutnya
Petinju NTT Pamer Kekuatan Dalam Acara The Border Battle