Liputan6.com, Jakarta - Pergaulan buruk menjadi salah satu momok terbesar bagi setiap orang tua. Di era digital dan arus informasi yang tak terbendung, anak-anak kita dihadapkan pada berbagai pengaruh dari luar yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai Islam. Lingkungan pertemanan yang tidak sehat dapat menjerumuskan anak pada perilaku menyimpang, mulai dari kenakalan remaja hingga masalah yang lebih serius.
Allah SWT telah mengingatkan dalam Al-Qur'an agar kita berhati-hati dalam memilih teman: "... Janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami serta menuruti hawa nafsunya dan keadaannya melewati batas" (QS. Al-Kahfi: 28).
Doa agar anak terhindar dari pergaulan buruk adalah ikhtiar batin yang sangat dianjurkan bagi setiap orang tua Muslim. Dalam kitab Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa Nabi SAW senantiasa memohon perlindungan untuk keluarga dan keturunannya dari segala keburukan, termasuk pengaruh lingkungan yang merusak.
Advertisement
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam kitab Hisnul Muslim juga merinci doa-doa perlindungan yang dapat dibaca kapan saja, terutama pada waktu-waktu mustajab. Dianjurkan pula memanjatkan doa perlindungan dari teman yang lalai agama, tetangga yang jahat, dan pasangan yang menyakiti.
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah kumpulan doa agar anak terhindar dari pergaulan buruk, sehingga anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang diridhai Allah dan terhindar dari pergaulan yang merusak masa depan mereka.
Kumpulan Doa agar Anak Terhindar dari Pergaulan Buruk
Berikut adalah doa-doa yang dapat diamalkan orang tua untuk melindungi anak-anak dari pengaruh pergaulan yang buruk.
1. Doa Berlindung dari Teman yang Lalai Agama
Arab: اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ صَاحِبِ غَفْلَةٍ وَمِنْ جَارِ سُوْءٍ وَمِنْ زَوْجٍ يُؤْذِيْ
Latin: Allāḥumma innī a‘ūdzu bika min shāḥibi ghaflatin wa min jāri sū’in wa min zawjin yu’dzī
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sahabat yang lalai agama, tetangga yang jahat, dan pasangan yang menyakiti."
Doa ini dikutip dari kitab Tanbihul Mughtarrin karya Imam Abdul Wahab As-Sya'rani (halaman 29). Imam As-Sya'rani menganjurkan doa ini agar kita dijauhkan oleh Allah dari pengaruh buruk teman, tetangga, dan pasangan rumah tangga yang toksik dengan pergaulan yang tidak sehat.
Doa ini secara spesifik menyebut sahabat yang lalai agama (shahibi ghaflah), yang merupakan inti dari pergaulan buruk. Dengan membaca doa ini, orang tua memohon agar anak-anaknya dijauhkan dari teman-teman yang dapat melalaikan mereka dari ketaatan kepada Allah.
2. Doa Perlindungan Anak dari Orang Jahat dan Lingkungan Berbahaya
Arab: أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ وَلَا تَضُرَّهُ
Latin: U‘iidzuka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaithaanin, wa haammatin, wa min kulii ‘ainin laammah. Allaahumma baarik fiihi, wa laa tadhurrah
Artinya: "Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka."
Doa ini terdapat dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi. Doa ini merupakan doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk melindungi anak-anak, dan sangat relevan dibaca agar anak terhindar dari orang-orang jahat yang mungkin ada di lingkungan pergaulannya.
Dengan membaca doa ini, orang tua memohon perlindungan menyeluruh bagi anak dari segala keburukan, termasuk dari teman-teman yang memiliki niat jahat.
3. Doa Perlindungan Anak dari Syaithan (Doa Ibunda Maryam)
Arab: أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Latin: U'iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy syaihaanir rajiim
Artinya: "Aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk." (QS. Ali Imran: 36)
Doa ini diucapkan oleh istri Imran, ibunda Maryam, ketika melahirkan putrinya. Allah mengabadikan doa ini dalam Al-Qur'an sebagai teladan bagi orang tua dalam memohon perlindungan bagi anak dan keturunannya.
Doa ini mencakup permohonan agar Allah menjaga anak dan seluruh keturunannya dari segala gangguan setan, termasuk bisikan buruk yang datang melalui teman-teman yang tidak baik.
4. Doa agar Anak Dijaga dan Diberkahi
Arab: اللَّهُمَّ احْفَظْهُ وَبَارِكْ فِيهِ
Latin: Allaahummah fazh hu wa baarik fiih
Artinya: "Ya Allah, jagalah dia dan berkahilah dia."
Doa ini juga terdapat dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi. Doa ini adalah doa yang ringkas namun penuh makna. Orang tua memohon agar Allah senantiasa menjaga anak dari segala keburukan, termasuk pergaulan yang buruk, serta mencurahkan keberkahan dalam kehidupannya.
5. Doa agar Hati Anak Dipenuhi Cahaya dan Hikmah
Arab: اَللَّهُمَّ امْلَأْ قُلُوْبَ أَوْلَادِنَا نُوْرًا وَحِكْمَةً وَأَهْلِهِمْ لِقَبُوْلِ نِعْمَةٍ وَاَصْلِحْهُمْ وَاَصْلِحْ بِهِمُ الْأُمَّةَ
Latin: Allahummam la' quluuba aulaadinaa nuuran wa hikmatan wa ahlihim liqabuuli ni'matin wa ashlih-hum wa ashlih bihimul ummah
Artinya: "Ya Allah, isilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikanlah mereka orang-orang yang menerima nikmat, perbaikilah mereka dan perbaiki umat ini dengan mereka."
Doa ini dianjurkan untuk dibaca oleh orang tua. Doa ini memohon agar hati anak dipenuhi cahaya dan hikmah, sehingga mereka memiliki petunjuk dalam memilih pergaulan yang baik dan terhindar dari pengaruh buruk.
Waktu Terbaik Doa agar Anak Terhindar dari Pergaulan Buruk
1. Setelah Shalat Fardhu
Waktu yang paling utama untuk mendoakan anak adalah setelah menunaikan shalat fardhu lima waktu. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan bahwa doa yang dilakukan setelah shalat fardhu adalah doa yang didengar oleh Allah.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam bukunya juga menegaskan bahwa waktu setelah shalat adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, terutama untuk keluarga dan anak-anak. Maka, biasakanlah menyebut nama anak-anak dalam doa setelah shalat, agar mereka senantiasa dalam lindungan Allah.
2. Sepertiga Malam Terakhir
Sepertiga malam terakhir adalah waktu di mana Allah turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya. Rasulullah SAW bersabda: "Tuhan kita Tabaraka wa Ta'ala turun ke langit dunia setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir.
Lalu Dia berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya'" (HR. Bukhari dan Muslim). Pada waktu ini, hati seorang hamba sangat dekat dengan Rabb-nya, sehingga doa untuk anak-anak akan lebih mudah dikabulkan.
3. Ketika Sujud dalam Shalat
Rasulullah SAW bersabda: "Adapun ketika bersujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, karena saat itu doa lebih cepat dikabulkan" (HR. Muslim).
Sujud merupakan waktu yang sangat baik untuk memohon perlindungan bagi anak dari pergaulan buruk. Orang tua dapat memanfaatkan momen sujud untuk memohon dengan penuh kekhusyukan agar Allah menjaga anak-anak mereka.
4. Antara Adzan dan Iqamah
Waktu antara adzan dan iqamah termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda: "Doa antara adzan dan iqamah tidak tertolak" (HR. Tirmidzi). Pada saat ini, hati cenderung tenang dan fokus karena sedang bersiap menunaikan shalat. Doa untuk anak-anak dapat dipanjatkan pada momen yang penuh keberkahan ini.
5. Ketika Anak Sedang Tidur
Waktu ketika anak sedang tidur adalah waktu yang sangat baik untuk mendoakan mereka. Orang tua dapat mengusap kepala anak dengan penuh kasih sayang sambil memanjatkan doa perlindungan. Dalam Buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, dijelaskan bahwa doa orang tua untuk anaknya adalah doa yang mustajab, dan momen ketika anak sedang tidur adalah waktu yang tepat untuk memohon kebaikan bagi mereka.
Keistimewaan Doa Orang Tua untuk Anak
Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik menegaskan bahwa doa orang tua untuk anaknya adalah salah satu doa yang mustajab dan memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah.
1. Doa yang Mustajab dan Tidak Tertolak
Salah satu keistimewaan terbesar dari doa orang tua untuk anak adalah kedudukannya sebagai doa yang mustajab.
Rasulullah SAW bersabda: "Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi iaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bermusafir dan doa orang tua pada anaknya" (HR. Ibnu Majah).
Riwayat ini menegaskan bahwa doa orang tua untuk anaknya termasuk doa yang mustajab, dan tidak ada penghalang antara doa tersebut dengan Allah.
2. Doa yang Penuh Kasih Sayang
Imam Al-Munawi rahimahullah menjelaskan bahwa doa ibu untuk anaknya diijabah karena rasa kasih sayang yang tulus. Doa orang tua bukanlah doa yang dipanjatkan dengan keterpaksaan, melainkan lahir dari kedalaman hati yang penuh cinta.
Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui setiap bisikan hati, terlebih doa yang dipanjatkan dengan penuh kasih sayang untuk buah hati.
3. Doa yang Didoakan oleh Para Malaikat
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa doa seorang Muslim untuk kebaikan saudaranya tanpa sepengetahuan orang itu adalah doa yang mustajab, dan malaikat yang diutus akan mengaminkan doa tersebut.
Jika doa untuk saudara sesama Muslim saja didoakan oleh malaikat, terlebih lagi doa orang tua untuk anak kandungnya sendiri. Malaikat akan senantiasa mengaminkan doa orang tua yang penuh dengan kebaikan.
4. Doa sebagai Benteng Spiritual Keluarga
Doa orang tua untuk anaknya bukan sekadar permohonan, melainkan juga membangun benteng spiritual yang melindungi keluarga. Dalam Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan karya Dr. MS. Udin, MA, dijelaskan bahwa dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.
Pertanyaan Seputar Doa Untuk Anak
1. Apa doa yang paling utama agar anak terhindar dari pergaulan buruk?
Doa yang paling utama adalah doa berlindung dari teman yang lalai agama: Allāḥumma innī a‘ūdzu bika min shāḥibi ghaflatin wa min jāri sū’in wa min zawjin yu’dzī (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sahabat yang lalai agama, tetangga yang jahat, dan pasangan yang menyakiti). Doa ini dikutip dari kitab Tanbihul Mughtarrin karya Imam As-Sya'rani.
2. Kapan waktu terbaik mendoakan anak agar terhindar dari pergaulan buruk?
Waktu terbaiknya adalah setelah shalat fardhu, sepertiga malam terakhir, ketika sujud dalam shalat, antara adzan dan iqamah, serta ketika anak sedang tidur.
3. Apakah doa orang tua untuk anaknya mustajab?
Ya, doa orang tua untuk anaknya adalah salah satu doa yang mustajab. Rasulullah SAW bersabda bahwa tiga doa yang mustajab adalah doa orang yang dizalimi, doa orang yang bermusafir, dan doa orang tua pada anaknya (HR. Ibnu Majah).
4. Apakah ada doa khusus agar anak dijauhkan dari teman yang buruk?
Ya, doa Allāḥumma innī a‘ūdzu bika min shāḥibi ghaflatin secara spesifik memohon perlindungan dari sahabat yang lalai agama. Doa ini sangat tepat dibaca oleh orang tua untuk melindungi anak dari pengaruh teman yang buruk.
5. Apakah doa orang tua bisa dibaca untuk anak yang sudah dewasa?
Ya, doa orang tua untuk anaknya tidak mengenal batas usia. Bahkan, doa orang tua untuk anak yang sudah dewasa tetap mustajab dan sangat dianjurkan, terutama pada waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir dan setelah shalat fardhu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221825/original/025442000_1747374422-VaksinTb1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4775811/original/052863100_1710738724-Ilustrasi_anak__ibu__sahur__buka_puasa__Islami.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386118/original/085922000_1793331045-2417a2fd-f113-47c5-9f23-78d57404d699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102724/original/068820500_1737446861-1737445502460_cara-sholat-taubat-untuk-perempuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386078/original/061146300_1793326757-6cef9f9d-41d2-414d-9e21-44ade39bbe87.jpg)