Liputan6.com, Jakarta - Mandi junub atau mandi wajib merupakan salah satu bentuk ibadah bersuci yang sangat penting dalam Islam. Ibadah ini menjadi syarat sahnya berbagai amalan seperti shalat, puasa, membaca dan menyentuh mushaf Al-Qur'an, thawaf, hingga berdiam di masjid.
Dzikir setelah mandi junub merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah bersuci tersebut. Setelah seseorang selesai melaksanakan mandi wajib, dianjurkan untuk membaca doa atau dzikir sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT dan permohonan agar senantiasa diberikan kesucian lahir dan batin.
Dalam kitab Minhah Al-'Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram karya Syaikh 'Abdullah bin Shalih Al-Fauzan, dijelaskan bahwa rukun mandi wajib sebenarnya hanya ada dua; niat dan meratakan air ke seluruh tubuh. Adapun lainnya adalah sunnah atau penyempurna.
Advertisement
Imam al-Nawawi dalam Majmu' Syarah al-Muhazzab menyatakan bahwa dzikir setelah bersuci dianjurkan karena wudhu dan mandi merupakan sarana penyucian badan, sedangkan dzikir merupakan penyucian hati.
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah bacaan dzikir setelah mandi junub, hukum, serta hikmah yang terkandung di .
Bacaan Dzikir Setelah Mandi Junub Arab, Latin, dan Artinya
Bacaan dzikir setelah mandi junub sejatinya sama dengan doa yang dibaca setelah berwudhu, karena esensi dari mandi wajib adalah mengembalikan kesucian diri dari hadas besar. Berikut adalah bacaan dzikir setelah mandi junub dalam tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya.
1. Dzikir setelah Mandi Junub Pertama
Arab: أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Latin: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuluhu. Allahumma-j'alni minat-tawwabina waj'alni minal-mutathahirina.
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang menyucikan diri."
Doa ini diambil dari hadis riwayat Muslim tentang dzikir setelah wudhu, yang juga dianjurkan untuk dibaca setelah mandi junub karena mandi junub mencakup wudhu di dalamnya.
Dalam buku Praktik Mandi Janabah Rasulullah Menurut Empat Madzhab karya Isnan Ansory, disebutkan bahwa doa ini dianjurkan untuk dibaca setelah mandi junub. Hadis riwayat Muslim menyebutkan bahwa Rasulullah SAW memberikan jaminan bagi orang yang berwudhu dengan sempurna kemudian berdoa, maka akan dibukakan baginya pintu-pintu surga yang delapan.
Dalam kitab Syarh al-Mumthi' karya Ibnu Utsaimin, dijelaskan bahwa dzikir ini disyariatkan setelah mandi dan tayammum juga, karena mandi mencakup wudhu dan bahkan lebih dari itu. Ibnu Utsaimin menegaskan bahwa dzikir setelah wudhu merupakan penyucian hati setelah penyucian badan, karena di dalamnya terdapat ikhlas kepada Allah SWT.
2. Dzikir setelah Mandi Junub Kedua
Selain doa di atas, terdapat juga doa lain yang dianjurkan menurut sebagian ulama:
Arab: اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي وَتَقَبَّلْ سَعْيِي وَاجْعَلْ مَا عِنْدَكَ خَيْرًا لِي، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Latin: Allahumma thahhir qalbii wa taqabbal sa'yii waj'al maa 'indaka khairan lii, Allahummaj'alnii minat-tawwaabiina waj'alnii minal-mutathahhiriin.
Artinya: "Ya Allah, bersihkanlah hatiku, terimalah amal usahaku, dan jadikanlah apa yang ada di sisi-Mu lebih baik bagiku. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri."
Hukum Dzikir setelah Mandi Junub
Dzikir setelah mandi junub hukumnya adalah sunnah, bukan wajib. Hal ini sejalan dengan hukum dzikir setelah wudhu yang juga merupakan amalan sunnah.
Dalam kitab Minhah Al-'Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram, Syaikh 'Abdullah Al-Fauzan menjelaskan bahwa rukun mandi wajib hanya ada dua; niat dan meratakan air ke seluruh tubuh.
Adapun dzikir dan doa setelah mandi merupakan amalan sunnah yang dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah bersuci.
Tidak ada doa khusus yang harus dibaca saat mandi dari haid, nifas, atau untuk menghilangkan hadas besar. Namun, dianjurkan untuk membaca Bismillah di awal mandi. Setelah selesai mandi, boleh membaca dzikir atau doa umum seperti hamdalah, syahadat, atau doa memohon kesucian dan diterima ibadah, namun tidak ada doa khusus yang diwajibkan secara syar'i setelah mandi.
dzikir setelah mandi junub merupakan amalan yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) untuk dilakukan, tetapi tidak sampai pada derajat wajib. Seseorang yang meninggalkannya tidak berdosa, namun yang mengamalkannya akan mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT.
Hikmah Memahami Dzikir Setelah Mandi Junub
1. Menyempurnakan Ibadah Bersuci
Dzikir setelah mandi junub merupakan penyempurna rangkaian ibadah bersuci. Jika mandi wajib adalah penyucian badan, maka dzikir adalah penyucian hati.
Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Syarh al-Mumthi', wudhu adalah penyucian badan, sedangkan dzikir setelahnya adalah penyucian hati karena di dalamnya terdapat ikhlas kepada Allah SWT. Dengan membaca dzikir, seseorang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga bersih secara spiritual.
2. Ungkapan Syukur atas Nikmat Kesucian
Dzikir setelah mandi junub merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesucian yang telah diberikan.
Mandi junub adalah proses penyucian diri dari hadas besar, dan setelahnya seseorang kembali dalam keadaan suci yang memungkinkan untuk melaksanakan ibadah. Rasa syukur ini diwujudkan melalui pujian kepada Allah dan pengakuan atas keesaan-Nya.
3. Pengakuan Tauhid dan Kerasulan Nabi Muhammad SAW
Membaca syahadat setelah mandi junub merupakan penegasan kembali komitmen seorang Muslim terhadap tauhid dan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Ini adalah momen untuk memperbarui keimanan setelah menjalani proses penyucian, sebagaimana yang dicontohkan dalam doa setelah wudhu.
Dalam Sahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berwudhu dengan sempurna kemudian membaca syahadat, maka akan dibukakan baginya pintu-pintu surga yang delapan.
4. Permohonan Taubat dan Penyucian Diri
Doa "Allahumma-j'alni minat-tawwabina waj-'alni minal-mutathahirina" mengandung permohonan agar Allah menjadikan seseorang termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan selalu mensucikan diri.
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menjelaskan bahwa seorang hamba membutuhkan taubat setelah setiap ibadah, termasuk setelah bersuci, karena kesadaran akan kekurangan dalam beribadah dan kebutuhan akan ampunan Allah.
5. Meneladani Sunnah Rasulullah SAW
Memahami dan mengamalkan dzikir setelah mandi junub merupakan bentuk ittiba' (mengikuti) sunnah Rasulullah SAW. Meskipun tidak ada doa khusus yang secara spesifik diajarkan untuk mandi junub, membaca doa setelah bersuci adalah bentuk ittiba' terhadap sunnah Rasulullah SAW yang menganjurkan dzikir dan doa setelah wudhu.
Imam al-Nawawi dalam al-Azkar menegaskan bahwa doa setelah mandi junub dianjurkan sebagai kelanjutan dari doa setelah wudhu, dan ini merupakan bagian dari kesunnahan yang membawa keberkahan.
Pertanyaan Seputar Dzikir Mandi Junub
1. Apa bacaan dzikir setelah mandi junub yang benar?
Bacaan dzikir setelah mandi junub yang dianjurkan adalah doa syahadat dan permohonan taubat: "Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuluhu. Allahumma-j'alni minat-tawwabina waj'alni minal-mutathahirina." Doa ini sama dengan doa setelah wudhu dan dianjurkan untuk dibaca setelah mandi junub.
2. Apakah dzikir setelah mandi junub wajib dibaca?
Tidak, dzikir setelah mandi junub tidak wajib dibaca. Hukumnya adalah sunnah, bukan wajib. Yang wajib dalam mandi junub hanyalah niat dan meratakan air ke seluruh tubuh. Namun, membaca dzikir merupakan bentuk kesunnahan yang dianjurkan sebagai penyempurna ibadah bersuci.
3. Kapan waktu membaca dzikir setelah mandi junub?
Dzikir setelah mandi junub dibaca setelah seluruh rangkaian mandi wajib selesai dilakukan dan tubuh telah bersih dari hadas besar. Waktu yang paling utama adalah setelah selesai mandi, sebelum berpindah ke aktivitas lain.
4. Apakah dzikir setelah mandi junub sama dengan doa setelah wudhu?
Ya, bacaan dzikir setelah mandi junub sejatinya sama dengan doa yang dibaca setelah berwudhu. Hal ini karena mandi wajib mencakup wudhu di dalamnya, sehingga doa setelah wudhu juga dianjurkan untuk dibaca setelah mandi junub.
5. Apakah boleh berdzikir dalam keadaan junub sebelum mandi?
Ya, boleh. Para ulama sepakat bahwa dzikir, tasbih, tahmid, takbir, dan doa-doa umum diperbolehkan dalam keadaan junub. Yang dilarang adalah membaca Al-Qur'an (tilawah) dan shalat. Semua bentuk dzikir tetap dianjurkan dan tidak terhalang oleh kondisi junub. Namun, seseorang yang berada dalam keadaan junub tetap dianjurkan untuk segera mandi wajib ketika memungkinkan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3981875/original/078687700_1648799071-pexels-pixabay-161502.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522869/original/082396800_1772778969-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_11.15.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371045/original/020783700_1791729412-1253687.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370977/original/056032400_1791714194-1000136767.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344858/original/067142400_1757495292-1000212024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370973/original/036069500_1791713443-1001750955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370971/original/014373600_1791713066-20261011_115217.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013341/original/032502200_1732073913-tips-menghadapi-ujian-sekolah-menurut-islam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370949/original/056555700_1791710614-IMG-20261011-WA0013.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3133009/original/069410900_1589908304-3482876.jpg)