Liputan6.com, Jakarta - Doa yang diajarkan Rasulullah untuk memohon perlindungan merupakan warisan berharga yang perlu diamalkan tiap muslim, agar terhindar dari bahaya baik yang tampak maupun tak kasat mata. Nabi SAW telah mencontohkan bagaimana seharusnya seorang muslim berlindung kepada Allah dari segala keburukan.
Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW sangat memperhatikan masalah perlindungan ini, hingga beliau mengajarkan doa-doa perlindungan untuk berbagai situasi, mulai dari ketakutan, gangguan setan, hingga pengaruh pandangan mata jahat. Imam An-Nawawi menempatkan doa-doa ini dalam bab khusus, menunjukkan betapa pentingnya seorang hamba menjaga dirinya dengan dzikir dan doa.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam kitab Hisnul Muslim merinci doa-doa perlindungan yang diajarkan Nabi, termasuk doa yang dibaca pagi dan petang, serta doa-doa untuk melindungi anak-anak dari gangguan setan dan 'ain.
Advertisement
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah kumpulan doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW secara lengkap, mencakup bacaan Arab, Latin, terjemahan, waktu terbaik, serta hikmahnya.
Kumpulan Doa Perlindungan yang Diajarkan Rasulullah SAW
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam bukunya Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menegaskan bahwa doa perlindungan adalah bagian dari sunnah harian Nabi yang penting dihidupkan oleh setiap muslim.
1. Doa Perlindungan dari Murka dan Siksa Allah, Kejahatan Hamba-Nya, serta Gangguan Setan
Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ، مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ، وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ، وَأَنْ يَحْضُرُونِ
Latin: A'uudzu bikalimaatillaahit-taammaati min ghadhabihi wa 'iqaabihi, wa min syarri 'ibaadihi, wa min hamazaatisy-syayaathiini wa an yahdhuruun
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka dan siksa-Nya, dari kejahatan para hamba-Nya, dari godaan atau bisikan setan, dan dari kepungan atau kehadiran setan itu."
Doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Amr RA, bahwa Rasulullah SAW biasa mengajarkan doa ini kepada para sahabatnya ketika mereka merasa takut. Abdullah bin Amr kemudian mengajarkan doa ini kepada anak-anaknya yang sudah baligh, dan bagi yang belum baligh, beliau menuliskannya dan mengalungkannya di leher anak tersebut.
Dalam kitab Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani mencantumkan doa ini sebagai salah satu doa perlindungan yang sangat dianjurkan, terutama ketika merasa khawatir atau cemas.
2. Doa Perlindungan untuk Anak dari Setan, Binatang Berbisa, dan 'Ain
Arab: أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Latin: U'iydzukuma bikalimatillaahi tammati min kulli syaithanin wa hammatin wa min kulli 'ainin lammah
Artinya: "Aku melindungi kalian dengan kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan binatang berbisa serta 'Ain yang dengki."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, dan merupakan doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW untuk melindungi kedua cucunya, Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain. Dalam hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah menjelaskan bahwa dengan doa seperti itu pula Nabi Ibrahim memohon perlindungan dari Allah bagi putranya, Nabi Ishaq dan Nabi Ismail.
Doa ini juga dikutip dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh orang tua untuk melindungi anak-anak mereka.
3. Doa Perlindungan dari Hilangnya Nikmat, Kesehatan, dan Datangnya Azab
Arab: اَللّٰهُمَّ إِنِّىْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَ فُجَآئَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika min zawaali ni'matika, wa tahawwuli 'aafiyatika, wa fujaa-ati niqmatika, wa jamii'i sakhatik
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya kesehatan yang Engkau berikan, datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, dan dari segala bentuk kemurkaan-Mu."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abdullah bin Umar RA, bahwa Rasulullah SAW biasa membaca doa ini. Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai salah satu doa perlindungan yang sangat komprehensif, karena mencakup perlindungan dari hilangnya nikmat, kesehatan, dan datangnya azab secara tiba-tiba.
4. Doa Perlindungan dari Kejahatan Segala Makhluk
Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Latin: A'udzu bikalimaatillaahit-taammaati min syarri maa khalaq
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan segala sesuatu yang Dia ciptakan."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa membaca doa ini pada pagi dan petang sebanyak tiga kali, maka tidak akan ada sesuatu pun yang membahayakannya".
Dalam buku Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Sholat Fardhu karya Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani, doa ini dianjurkan untuk dibaca secara rutin sebagai benteng perlindungan dari segala keburukan.
5. Doa Perlindungan dari Rasa Malas, Kelemahan, Sifat Pengecut, dan Kekikiran
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika minal 'ajzi wal kasali, wal jubni wal bukhli, wa a'udzu bika min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa a'udzu bika min 'adzaabil qabri
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kekikiran, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari azab kubur."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik RA, bahwa Nabi SAW biasa berdoa dengan kalimat ini. Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai salah satu doa perlindungan yang paling sering dibaca Nabi, karena mencakup perlindungan dari delapan hal yang dapat merusak kehidupan seorang hamba.
6. Doa Perlindungan dari Utang dan Tekanan Orang Lain
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wal 'ajzi wal kasal, wal bukhli wal jubn, wa dhala'id-daini wa ghalabatir-rijal
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat kikir dan pengecut, dari lilitan utang dan tekanan orang lain."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Hurairah RA. Dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika menghadapi kesulitan dan tekanan hidup. Doa ini juga dikutip dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik sebagai doa perlindungan yang sangat komprehensif.
7. Doa Perlindungan dari Kejahatan Diri Sendiri
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika min syarri maa 'amiltu wa min syarri maa lam a'mal
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat dan dari keburukan yang belum aku perbuat."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Aisyah radhiyallahu 'anha. Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang mencakup perlindungan dari kejahatan diri sendiri, baik yang sudah dilakukan maupun yang mungkin akan dilakukan.
8. Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika min 'adzaabil qabri, wa min 'adzaabi jahannam, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa min syarri fitnatil masiihid-dajjaal
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dari azab Jahannam, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Al-Masih Dajjal." Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang di antara kalian selesai dari tasyahud akhir, maka hendaklah ia berlindung kepada Allah dari empat hal...".
Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik, doa ini disebutkan sebagai doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca sebelum salam dalam shalat.
Waktu Terbaik Berdoa untuk Memohon Perlindungan
1. Pagi dan Petang
Waktu yang paling utama untuk membaca doa perlindungan adalah pada waktu pagi dan petang. Dalam kitab Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa siapa yang membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali pada waktu pagi dan petang, maka bacaan itu akan mencukupinya sebagai perlindungan dari segala sesuatu.
Waktu pagi dimulai sejak terbit fajar hingga sebelum matahari terbit, sedangkan waktu petang dimulai setelah shalat Ashar hingga sebelum matahari terbenam.
2. Ketika Merasa Takut atau Khawatir
Doa perlindungan juga sangat dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang merasa takut atau khawatir. Rasulullah SAW mengajarkan doa A'uudzu bikalimaatillaahit-taammaati ketika para sahabat merasa takut.
Dalam buku Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, disebutkan bahwa doa perlindungan dapat dibaca kapan saja ketika seseorang merasa takut terhadap suatu bahaya.
3. Sebelum Tidur
Waktu sebelum tidur juga merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk membaca doa perlindungan. Umat Islam dianjurkan membaca Surah Al-Falaq sebelum tidur sebagai doa memohon perlindungan dari gangguan jin, sihir, maupun berbagai bahaya saat sedang beristirahat.
4. Setelah Shalat Fardhu
Waktu setelah shalat fardhu lima waktu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan bahwa doa yang dilakukan setelah shalat fardhu adalah doa yang didengar oleh Allah.
Rasulullah SAW bersabda: "Doa yang dilakukan di tengah malam dan setelah selesai melaksanakan sholat fardhu lima waktu" adalah doa yang mustajab (HR. Tirmidzi, hasan shahih).
5. Ketika Sujud dalam Shalat
Rasulullah SAW bersabda: "Adapun ketika bersujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, karena saat itu doa lebih cepat dikabulkan" (HR. Muslim). Sujud merupakan waktu yang sangat baik untuk memohon perlindungan dari segala keburukan.
6. Sepertiga Malam Terakhir
Sepertiga malam terakhir adalah waktu di mana Allah turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya. Rasulullah SAW bersabda: "Tuhan kita Tabaraka wa Ta'ala turun ke langit dunia setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir.
Lalu Dia berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya'" (HR. Bukhari dan Muslim). Waktu ini sangat tepat untuk memohon perlindungan dari segala ketakutan.
7. Ketika Terjaga di Malam Hari
Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus bagi orang yang terbangun di malam hari. Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim, dari Ubadah bin Ash-Shamit, Nabi SAW bersabda: "Barangsiapa yang terbangun di malam hari, lalu ia mengucapkan 'Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarika lah...' kemudian ia berdoa, 'Allahummaghfir li' atau ia meminta sesuatu yang lain, maka doanya akan dikabulkan" (HR. Bukhari).
Hikmah Doa yang Diajarkan Rasulullah untuk Memohon Perlindungan
1. Mendapatkan Perlindungan Menyeluruh dari Allah
Doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW adalah sarana utama untuk mendapatkan perlindungan Allah dari segala keburukan. Dalam kitab Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa barang siapa membaca doa-doa perlindungan secara rutin, maka ia akan dijaga oleh Allah dari segala bahaya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
2. Menenangkan Hati dan Menghilangkan Kecemasan
Ketakutan dan kecemasan sering kali membuat hati gelisah. Dengan membaca doa perlindungan, seorang hamba menyerahkan segala kekhawatirannya kepada Allah, sehingga hatinya menjadi tenang.
Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.
3. Menumbuhkan Kesadaran akan Kekuasaan Allah
Dengan membaca doa perlindungan, seorang hamba diingatkan bahwa segala sesuatu berada dalam kekuasaan Allah. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitab Zaadul Ma'ad menjelaskan bahwa pengaruh buruk seperti 'ain bisa terjadi bahkan melalui khayalan, sehingga hanya Allah yang mampu melindungi hamba-Nya dari segala keburukan yang tidak terlihat.
4. Membersihkan Hati dari Sifat Hasad
Doa perlindungan juga mencakup permohonan agar hati dibersihkan dari sifat dengki. Dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa Rabbanaghfir lanaa wa li-ikhwaanina alladziina sabaquunaa bil-iimaan disebutkan sebagai doa agar terhindar dari sifat hasad. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya' Ulum al-Din menjelaskan bahwa hasad adalah penyakit hati yang harus diobati dengan doa dan kesadaran diri.
5. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Doa perlindungan dapat berdampak positif pada kesehatan fisik dan mental. Dalam buku Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan, Dr. MS. Udin, MA menjelaskan bahwa dzikir mampu mengendalikan stres sehingga produksi hormon menjadi seimbang dan meminimalisasi terjadinya gangguan penyakit.
6. Meneladani Sunnah Nabi SAW
Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat indah dalam melindungi diri dan keluarganya dari segala keburukan. Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, disebutkan bahwa Nabi SAW meminta perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husein ketika masih kanak-kanak dari gangguan setan dan pengaruh pandangan mata jahat.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam bukunya Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menegaskan bahwa melindungi diri dan keluarga dengan doa adalah bagian dari sunnah harian Nabi yang sepatutnya dihidupkan kembali.
7. Mendapatkan Ketenangan Jiwa dan Stabilitas Emosi
Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram" (QS. Ar-Ra'd: 28). Dengan memperbanyak doa perlindungan, seorang hamba akan merasakan ketenangan jiwa yang luar biasa. Doa yang dibaca dengan penuh kekhusyukan akan menjadi penenang hati dan pikiran.
8. Membangun Kesadaran Spiritual dalam Keluarga
Membaca doa perlindungan secara rutin, terutama untuk anak-anak, akan membangun kesadaran spiritual dalam keluarga. Rasulullah SAW mengajarkan doa perlindungan untuk anak-anak, dan doa ini juga dianjurkan dibaca oleh orang tua untuk memohon perlindungan Allah bagi anak-anak dari gangguan 'ain.
9. Menjaga Keberkahan dalam Kehidupan
Dalam buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa Allahumma barik fihi wa la tadhurrah disebutkan sebagai doa yang mencakup permohonan keberkahan dan perlindungan dari segala keburukan. Dengan memohon keberkahan, seorang hamba tidak hanya terlindungi dari 'ain, tetapi juga mendapatkan keberkahan dalam setiap aspek kehidupannya.
10. Doa Perlindungan sebagai Senjata Orang Beriman
Doa adalah senjata ampuh bagi orang-orang yang beriman. Dalam buku Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menegaskan bahwa doa perlindungan adalah benteng yang paling kuat bagi seorang hamba dari segala keburukan yang tidak terlihat. Dengan memperbanyak doa perlindungan, seorang muslim akan selalu berada dalam lindungan dan pemeliharaan Allah.
Pertanyaan Seputar Doa Perlindungan
1. Apa doa perlindungan yang paling utama diajarkan Rasulullah?
Doa perlindungan yang paling utama adalah A'uudzu bikalimaatillaahit-taammaati min ghadhabihi wa 'iqaabihi, wa min syarri 'ibaadihi, wa min hamazaatisy-syayaathiini wa an yahdhuruun, karena doa ini mencakup perlindungan dari murka Allah, siksa-Nya, kejahatan manusia, dan gangguan setan.
2. Kapan waktu terbaik membaca doa perlindungan?
Waktu terbaiknya adalah pada pagi dan petang, ketika merasa takut atau khawatir, sebelum tidur, setelah shalat fardhu, ketika sujud dalam shalat, sepertiga malam terakhir, dan ketika terjaga di malam hari.
3. Apakah doa perlindungan bisa dibaca untuk anak-anak?
Ya, sangat dianjurkan. Rasulullah SAW membaca doa perlindungan untuk kedua cucunya, Hasan dan Husain, dengan doa U'iydzukuma bikalimatillaahi tammati min kulli syaithanin wa hammatin wa min kulli 'ainin lammah.
4. Apa perbedaan antara doa perlindungan dan doa tolak bala?
Doa perlindungan lebih umum, mencakup permohonan perlindungan dari segala keburukan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Sedangkan doa tolak bala lebih spesifik memohon perlindungan dari musibah atau bencana tertentu.
5. Apakah doa perlindungan harus dibaca dengan suara keras?
Tidak, doa perlindungan dianjurkan untuk dibaca dengan suara yang lembut dan penuh rasa takut serta harap. Allah berfirman: "Berserulah (berdoa) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut" (QS. Al-A'raf: 55).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367882/original/087695700_1791366119-Screenshot_2026-10-07_164139.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272924/original/067898900_1751604930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405874/original/079886700_1762501732-Berdoa.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4637359/original/021769800_1699254998-pexels-timur-weber-9127593.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370715/original/023926300_1791682545-images__52_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370712/original/077045300_1791681617-488455.jpg)