Liputan6.com, Jakarta - Waktu subuh adalah momen istimewa yang istimewa dan penuh berkah. Rasulullah SAW dan para ulama telah memberikan contoh kebiasaan setelah subuh yang dianjurkan dalam Islam.
Keutamaan subuh atau fajar tidak dimiliki waktu lainnya. Para malaikat malam dan siang berkumpul menyaksikan ibadah. Allah SWT berfirman, "Dirikanlah shalat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan laksanakan pula shalat subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan oleh malaikat" (QS. Al-Isra: 78).
Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus terhadap waktu setelah subuh. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Jabir bin Samurah, setelah melaksanakan shalat subuh Nabi SAW duduk di tempat shalatnya hingga matahari benar-benar terbit. Kebiasaan ini kemudian dijelaskan dalam kitab Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW karya Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih sebagai salah satu sunnah yang terikat waktu yang perlu dijaga oleh setiap muslim.
Advertisement
Sayangnya, fenomena tidur kembali setelah subuh masih menjadi kebiasaan sebagian masyarakat. Penelitian tentang tradisi lisan di Desa Daleman Bangkalan dan Desa Pacarkeling Pasuruan mengungkapkan adanya larangan turun-temurun terhadap kebiasaan tidur setelah subuh, yang diungkapkan melalui pepatah "Jhubek jek tedungan marennah Shobbu ekaberis serret rejekkeh" dan "Ojok turuan marine subuh, nggarai fakir". Tradisi ini sejalan dengan hadis Nabi SAW tentang tidur pagi yang menghalangi datangnya rezeki.
Dengan memahami kebiasaan-kebiasaan yang dianjurkan setelah subuh, seorang muslim dapat mengoptimalkan waktu paling berharga dalam sehari untuk meraih keberkahan, kesehatan, dan pahala yang berlimpah.
Kebiasaan-Kebiasaan yang Dianjurkan Setelah Subuh
1. Berzikir dan Berdoa Setelah Salam
Salah satu amalan pertama yang dianjurkan setelah shalat subuh adalah berzikir dan berdoa.
Rasulullah SAW mengajarkan untuk memulai dengan istighfar sebanyak tiga kali, kemudian membaca doa "Allahumma antas-salam wa minkas-salam tabarakta dzal-jalali wal-ikram" (Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Sejahtera, dari-Mu kesejahteraan itu berasal, Mahasuci Engkau ya Allah Yang Mahaagung lagi Mahamulia).
Dalil ini disebutkan dalam kitab Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW karya Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih yang bersumber dari HR. Muslim no. 591 dari Tsauban.
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyatakan bahwa para ulama telah bersepakat bahwa berzikir setelah shalat fardhu adalah amalan yang dianjurkan. Zikir yang paling utama setelah subuh adalah membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali, kemudian menyempurnakannya menjadi 100 dengan membaca tahlil.
Dalam kitab yang sama, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menyebutkan bahwa Nabi SAW juga menganjurkan membaca ayat kursi, surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas setelah shalat fardhu.
2. Membaca Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an setelah subuh merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Allah SWT berfirman, "Dan laksanakanlah shalat subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan oleh malaikat" (QS. Al-Isra: 78). Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa yang dimaksud "disaksikan" adalah para malaikat malam dan siang berkumpul pada waktu tersebut.
Dalam kitab Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW, dijelaskan bahwa di antara sunnah yang paling utama adalah membaca Al-Qur'an dengan tartil dan penuh penghayatan. Ummu Salamah RA pernah ditanya tentang bacaan Rasulullah SAW, dan beliau menjawab bahwa Nabi SAW memenggal setiap ayat, membaca dengan perlahan dan jelas.
3. Duduk di Tempat Shalat Hingga Matahari Terbit
Salah satu kebiasaan yang sangat dianjurkan adalah tetap duduk di tempat shalat setelah subuh hingga matahari terbit. Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan dari Jabir bin Samurah, "Bahwasanya Nabi SAW setelah melaksanakan shalat subuh, beliau duduk di tempat shalatnya hingga matahari benar-benar sudah terbit" (HR. Muslim no. 670).
Dalam kitab Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa "yang dimaksud dengan benar-benar terbit adalah sudah agak tinggi."
Dr. Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Badr dalam kitab Ta'dhim Ash Shalah menegaskan bahwa duduk berzikir setelah subuh hingga terbit matahari memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.
4. Shalat Sunnah Isyraq (Syuruq)
Setelah matahari terbit dan agak tinggi, disunnahkan untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat yang dikenal dengan shalat Isyraq atau Syuruq.
Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dalam kitab Jami' at-Tirmidzi, dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang mengerjakan shalat subuh berjamaah, kemudian ia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna."
Dalam kitab Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW, disebutkan bahwa shalat ini dilakukan setelah matahari telah terbit dan naik, kira-kira sekitar 15-20 menit setelah terbit. Ibnu Baz dalam fatwanya menjelaskan bahwa "yang dimaksud dengan kepanasan adalah sinar matahari sudah terasa sangat menyengat."
5. Tidak Tidur Setelah Subuh
Salah satu kebiasaan yang sangat ditekankan adalah menghindari tidur setelah subuh. Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Al-Bayhaqi dalam kitab al-Fawaid al-Majmu'ah menyebutkan, "Tidur pagi itu menghalangi datangnya rezeki." Meskipun sanad hadis ini dhaif menurut sebagian ulama, namun maknanya didukung oleh banyak riwayat lain.
Penelitian dalam Scientia: Jurnal Hasil Penelitian oleh Alwi Shobri dan Siti Maisyaroh mengungkapkan bahwa masyarakat Desa Daleman Bangkalan dan Desa Pacarkeling Pasuruan meyakini bahwa tidur setelah subuh dapat menghalangi pintu rezeki karena waktu setelah subuh adalah saat yang paling berharga untuk mencari nafkah.
Dalam kitab Madarij al-Salikin, Ibnul Qayyim al-Jauziyyah menyatakan bahwa tidur setelah shalat subuh hukumnya makruh, karena waktu tersebut adalah waktu yang berharga untuk meraih kebaikan dan keberkahan dalam hidup.
6. Memberi Makan dan Bersedekah
Di antara amalan pagi yang dianjurkan adalah memberi makan kepada orang lain atau bersedekah. Dalam kitab Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW disebutkan bahwa Nabi SAW bersabda, "Makanan satu orang cukup untuk berdua, makanan dua orang cukup untuk berempat, makanan empat orang cukup untuk berdelapan" (HR. Muslim no. 2059).
Meskipun hadis ini secara umum berlaku untuk semua waktu makan, namun memulai pagi dengan memberi makan atau bersedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Rangkaian Dzikir dan Doa Setelah Subuh
Berikut ini adalah rangkaian dzikir dan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW setelah shalat subuh, sebagaimana disebutkan dalam kitab Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW karya Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dan Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI:
1. Istighfar — 3 Kali
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ
Latin: Astaghfirullāhal-'azhīm.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”
2. Doa Setelah Salam
Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Allāhumma antas-salāmu wa minkas-salām, tabārakta yā dzal-jalāli wal-ikrām.
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan dan dari-Mu keselamatan. Mahaberkah Engkau, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan.”
3. Tahlil
Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr.
Artinya: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”
4. Tasbih, Tahmid, dan Takbir — Masing-Masing 33 Kali
Tasbih
Arab: سُبْحَانَ اللهِ
Latin: Subhānallāh.
Artinya: “Mahasuci Allah.”
Tahmid
Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ
Latin: Alhamdulillāh.
Artinya: “Segala puji bagi Allah.”
Takbir
Arab: اللهُ أَكْبَرُ
Latin: Allāhu akbar.
Artinya: “Allah Mahabesar.”
Masing-masing bacaan tersebut dibaca 33 kali.
5. Doa Memohon Ilmu, Rezeki, dan Amal yang Diterima
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin: Allāhumma innī as'aluka 'ilman nāfi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
6. Sayyidul Istighfar
Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allāhumma anta rabbī lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā 'abduka, wa anā 'alā 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'ūdzu bika min syarri mā shana'tu, abū'u laka bini'matika 'alayya, wa abū'u bidzanbī faghfir lī, fa innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang teguh pada janji-Mu dan ikrar kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui segala nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”
7. Doa Perlindungan — 3 Kali
Arab: بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin: Bismillāhilladzī lā yadhurru ma'asmihī syai'un fil-ardhi wa lā fis-samā'i, wa huwas-samī'ul-'alīm.
Artinya: “Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakan, baik di bumi maupun di langit. Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Keutamaan Waktu Subuh
1. Disaksikan oleh Malaikat
Allah SWT berfirman, "Dan laksanakanlah shalat subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan oleh malaikat" (QS. Al-Isra: 78). Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "disaksikan" adalah para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul menyaksikan shalat subuh.
Nabi SAW juga bersabda, "Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh)" (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Pahala Haji dan Umrah
Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Anas bin Malik menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang mengerjakan shalat subuh berjamaah, kemudian ia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna."
Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Badr dalam kitab Ta'dhim Ash Shalah menyatakan bahwa hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan duduk berzikir setelah subuh hingga matahari terbit.
3. Perlindungan dari Neraka
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat subuh) dan sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar)."
Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr menjelaskan bahwa siapa yang senantiasa menjaga shalat subuh adalah tanda kesuksesan dan kebahagiaan pada hari itu, sedangkan siapa yang menyia-nyiakannya adalah tanda kerugian.
4. Keberkahan dan Rezeki
Rasulullah SAW mendoakan umatnya dengan sabdanya, "Ya Allah, berkahilah umatku selama mereka senang bangun subuh" (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ahmad, dan Ibnu Majah). Doa ini menunjukkan bahwa waktu subuh adalah waktu yang penuh berkah, terutama dalam hal rezeki.
Dalam Sunnah dan Zikir Harian Nabi SAW, disebutkan bahwa di antara dampak positif melaksanakan sunnah Nabi adalah mencapai derajat kecintaan Allah, mendapatkan pertolongan-Nya, dan dikabulkannya doa-doa.
5. Kesehatan Fisik dan Mental
Jurnal Maliki Interdisciplinary Journal yang ditulis oleh Muhammad Farhan Athallah menganalisis keistimewaan shalat subuh dari perspektif Al-Qur'an dan kesehatan. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa shalat subuh tidak hanya menjadi kewajiban dalam Islam, tetapi juga menawarkan berbagai keutamaan baik secara spiritual maupun fisik.
Dari segi kesehatan, gerakan shalat membantu mengatur ketegangan otot, mengurangi kecemasan, dan membangun kontrol diri yang baik. Waktu fajar menjadi momen istimewa yang dijanjikan Allah dengan banyak kebaikan, termasuk kedamaian batin dan janji surga bagi mereka yang menjaganya.
Pertanyaan Seputar Amalan Setelah Subuh
1. Apakah boleh tidur setelah shalat subuh?
Tidur setelah subuh hukumnya makruh menurut Ibnul Qayyim dalam kitab Madarij al-Salikin, karena waktu tersebut adalah waktu yang berharga untuk meraih kebaikan dan keberkahan. Hadis Nabi SAW menyebutkan bahwa tidur pagi dapat menghalangi datangnya rezeki. Namun jika seseorang dalam keadaan sangat lelah atau sakit, maka tidur diperbolehkan.
2. Apa saja amalan yang dianjurkan setelah shalat subuh?
Amalan yang dianjurkan setelah shalat subuh antara lain: berzikir dan berdoa setelah salam, membaca Al-Qur'an, duduk di tempat shalat hingga matahari terbit, melaksanakan shalat sunnah Isyraq dua rakaat setelah matahari terbit, serta tidak tidur kembali. Semua amalan ini memiliki dalil dari Al-Qur'an dan hadis Nabi SAW.
3. Berapa lama sebaiknya duduk berzikir setelah subuh?
Sebaiknya duduk berzikir setelah subuh hingga matahari terbit dan agak tinggi, kira-kira sekitar 15-20 menit setelah terbit. Setelah itu, disunnahkan untuk melaksanakan shalat sunnah Isyraq dua rakaat. Hadis Nabi SAW menyebutkan bahwa siapa yang melakukan hal ini akan mendapatkan pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.
4. Apa keutamaan shalat subuh berjamaah?
Keutamaan shalat subuh berjamaah sangat besar, antara lain: disaksikan oleh para malaikat, mendapatkan perlindungan dari neraka, mendapat pahala seperti shalat malam sepanjang malam, dan jika dilanjutkan dengan duduk berzikir hingga matahari terbit kemudian shalat dua rakaat, akan mendapatkan pahala haji dan umrah yang sempurna. Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr dalam kitab Ta'dhim Ash Shalah menegaskan bahwa menjaga shalat subuh berjamaah adalah tanda kesuksesan seorang hamba.
5. Doa apa yang paling utama dibaca setelah shalat subuh?
Doa yang paling utama dibaca setelah shalat subuh adalah doa memohon ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima: "Allahumma inni as'aluka 'ilman nafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan." Doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan merupakan doa yang selalu dibaca Rasulullah SAW setelah shalat subuh. Selain itu, dianjurkan juga membaca Sayyidul Istighfar dan dzikir pagi yang lengkap.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272924/original/067898900_1751604930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562930/original/087212000_1776842538-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-22T142049.188.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403399/original/021681200_1682044577-cek_fakta_mesin_cuci.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5165509/original/009073500_1742184236-535f032ee6b6e3beccec5dfc251f3802.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370376/original/041685600_1791616037-27-41-aru.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367120/original/053645500_1791298847-Screenshot_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405874/original/079886700_1762501732-Berdoa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370342/original/033854100_1791611000-1247476.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370263/original/000266700_1791604617-817390547_17907871740513261_1039981976830267349_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361098/original/046821900_1790675586-Di_tengah_lautan_manusia_yang_datang_membawa_doa__aku_belajar_bahwa_kita_semua_hanyalah_hamba_ya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4637360/original/096830400_1699255001-pexels-timur-weber-9127731.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370250/original/011699900_1791602826-Denira.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370256/original/055588200_1791603293-1001746470.jpg)