Liputan6.com, Jakarta - Surat Ar-Rahman merupakan Surah Al-Qur’an yang sarat dengan pesan keagungan dan kasih sayang Allah SWT. Dinamakan Ar-Rahman karena surat ini diawali dengan salah satu nama Allah dari Asma'ul Husna, yaitu Yang Maha Pengasih, yang mencerminkan luasnya rahmat Allah kepada seluruh makhluk-Nya
Keunikan surat ini tidak hanya terletak pada keindahan bahasanya, tetapi juga pada pengulangan ayat "Fa bi ayyi ala'i Rabbikuma tukadziban" (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terulang sebanyak 31 kali. Pengulangan ini menjadi pengingat agar senantiasa merenungi dan mensyukuri nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya.
Prof. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menjelaskan bahwa tema utama surat ini adalah uraian tentang nikmat-nikmat Allah, bermula dari nikmat-Nya yang terbesar dan teragung, yaitu Al-Qur'an. Surat ini mengandung isyarat tentang ciptaan Allah dengan sekian banyak bagiannya di langit dan bumi, darat dan laut, manusia dan jin.
Advertisement
Dari kajian tafsir ilmi yang dilakukan oleh Mahmud Rifanudin dan Muh Faiq Pradana Aris Munandar dalam jurnal Al Muhafidz, ditemukan bahwa kandungan surat ar-rahman secara singkat meliputi keseimbangan langit dan alam semesta, manfaat matahari dan bulan, serta kemungkinan manusia untuk menembus bumi dan langit.
Kandungan Surat Ar-Rahman
Surat Ar-Rahman memuat beragam kandungan utama yang dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Al-Qur’an Nikmat Terbesar
Surat ini menerangkan tentang pengajaran Al-Qur'an sebagai nikmat terbesar dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah dalam ayat pertama hingga keempat: "(Allah) Yang Maha Pengasih, Yang telah mengajarkan Al-Qur'an, Dia menciptakan manusia, mengajarnya pandai berbicara".
2. Keagungan Ciptaan Allah
Surat ini menjelaskan tentang ciptaan Allah yang mencakup langit, bumi, matahari, bulan, bintang-bintang, pepohonan, dan tumbuh-tumbuhan yang semuanya tunduk kepada Allah SWT.
Tantawi Jauhari dalam Tafsir al-Jawahir menjelaskan bahwa ayat-ayat dalam surat ini merujuk pada banyak rahmat Allah bagi makhluk-Nya jika seseorang mempelajari matahari, bulan, planet, galaksi, dan dimensi mereka.
3. Pengingat Nikmat dan Rahmat Allah
Pengulangan ayat "Fa bi ayyi ala'i Rabbikuma tukadziban" sebanyak 31 kali berfungsi sebagai pengukuhan dan pengingat agar manusia tidak lalai terhadap nikmat Allah.
Pembagian 31 pengulangan ini terdiri dari: 8 pengulangan pertama setelah penyebutan nikmat ciptaan, 7 pengulangan terkait ancaman siksa, 8 pengulangan mengenai kenikmatan surga pertama, dan 8 pengulangan mengenai kenikmatan surga kedua.
4. Al-Mizan
Surat ini juga menekankan konsep Al-Mizan (keseimbangan). Dalam ayat 7-9, Allah berfirman bahwa Dia telah meninggikan langit dan meletakkan neraca (keseimbangan), serta melarang manusia untuk merusak keseimbangan tersebut. Ini merupakan pesan ekologis yang sangat relevan dengan kondisi modern.
5. Isyarat Kauniyah
Surat Ar-Rahman juga memuat isyarat ilmiah (kauniyah) tentang alam semesta. Seperti yang dijelaskan dalam kajian tafsir ilmi, ayat-ayat kauniyah dalam surat ini meliputi keseimbangan langit yang mengatur beredarnya tata surya sehingga tidak terjadi tabrakan, manfaat matahari untuk perhitungan penanggalan, bulan yang menyebabkan pasang surut air laut dan perhitungan hari dalam satu bulan.
Asbabun Nuzul Surah Ar-Rahman
Secara keseluruhan, surat Ar-Rahman tidak memiliki asbabul nuzul (sebab turun) secara khusus. Namun demikian, para ulama tafsir menjelaskan beberapa riwayat terkait turunnya surat ini dalam kitab-kitab seperti Mafatih al-Ghaib dan Hasyiyah al-Shawi.
Pertama, surat ini turun sebagai tanggapan atas pengingkaran kaum musyrikin Makkah ketika mereka diperintahkan untuk bersujud kepada Allah Yang Rahman. Ketika turun ayat "Dan apabila dikatakan kepada mereka: sujudlah kalian kepada al-Rahman (Maha Penyayang)" (QS. Al-Furqan: 60), kaum kafir Makkah mengingkari dan berkata, "Apa al-Rahman itu? Kami tidak mengenal al-Rahman kecuali Rahman al-Yamamah". Kemudian turunlah surat Ar-Rahman untuk menolak pengingkaran mereka.
Kedua, di waktu orang-orang kafir berkata "Sesungguhnya Al-Qur'an diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)" (QS. An-Nahl: 103), Allah menurunkan surat Ar-Rahman guna menolak perkataan mereka.
Mayoritas ulama berpendapat bahwa surat Ar-Rahman adalah surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah). Namun demikian, Ibnu Mas'ud menyatakan bahwa surat ini merupakan surat Madaniyah. Terdapat riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi SAW membaca surat Ar-Rahman saat shalat Subuh di Mekkah dan didengarkan oleh serombongan jin yang kemudian beriman karenanya.
Fadhilah Surat Ar-Rahman
Surat Ar-Rahman memiliki banyak keutamaan bagi siapa saja yang membacanya dan mengamalkannya. Berikut adalah lima fadhilah utama yang disebutkan dalam berbagai sumber:
1. Mendapat Syafaat di Hari Kiamat
Salah satu keutamaan membaca surat Ar-Rahman adalah mendapatkan syafaat di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang membaca surah Ar-Rahman, Allah akan mengasihi kelemahan dan ketidakmampuannya, dan ia akan menemukan kemampuan untuk bersyukur atas nikmat yang dianugerahkan Allah kepadanya" (Majma' al-Bayan, jilid 9, hlm. 326).
2. Disebut sebagai Pengantin Al-Qur'an
Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi: "Segala sesuatu memiliki pengantinnya, dan pengantin Al-Qur'an adalah Surat Ar-Rahman". Penamaan ini karena keindahan dan kesempurnaan surat ini, serta di dalamnya terulang ayat yang indah dan sarat makna.
3. Menumbuhkan Rasa Syukur
Membaca surat Ar-Rahman dapat menumbuhkan rasa syukur terhadap segala karunia yang telah Allah SWT berikan. Melalui pengulangan ayat yang menanyakan nikmat mana yang didustakan, pembaca diajak untuk terus merenungi dan mensyukuri nikmat Allah.
4. Mendapatkan Ketenangan Hati dan Kesembuhan
Surat Ar-Rahman diyakini dapat memberikan ketenangan hati dan menjadi penyembuhan penyakit jasmani dan rohani. Melalui suara, intonasi, dan makna ayat-ayatnya, surat ini dapat menimbulkan perubahan baik terhadap organ tubuh manusia.
5. Memudahkan Urusan
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang menulis surat ini dan membawanya, Allah akan memudahkan baginya setiap urusan yang sulit" (Tafsir Al-Burhan, Jilid 5, hal. 238). Membaca surat Ar-Rahman juga dapat memberi kedamaian dan kemudahan dalam berbagai urusan kehidupan.
Pertanyaan Seputar Surat Ar-Rahman
1. Apa isi pokok surat Ar-Rahman?
Isi pokok surat Ar-Rahman adalah tentang nikmat-nikmat Allah yang melimpah kepada seluruh makhluk-Nya, dimulai dari nikmat terbesar berupa Al-Qur'an, penciptaan manusia dan jin, hingga nikmat alam semesta seperti matahari, bulan, langit, dan bumi. Surat ini juga berisi ancaman bagi yang mengingkari nikmat Allah serta balasan surga bagi orang-orang yang bertakwa.
2. Mengapa surat Ar-Rahman disebut sebagai pengantin Al-Qur'an?
Surat Ar-Rahman disebut sebagai pengantin Al-Qur'an berdasarkan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi: "Segala sesuatu memiliki pengantinnya, dan pengantin Al-Qur'an adalah Surat Ar-Rahman". Penamaan ini karena keindahan surat ini dan karena di dalamnya terulang sekian kali ayat yang indah, diibaratkan dengan aneka hiasan yang dipakai oleh pengantin.
3. Berapa kali pengulangan ayat "Fa bi ayyi ala'i Rabbikuma tukadziban" dalam surat Ar-Rahman?
Ayat "Fa bi ayyi ala'i Rabbikuma tukadziban" (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) diulang sebanyak 31 kali dalam surat Ar-Rahman. Pengulangan ini dibagi menjadi beberapa bagian: 8 kali setelah penyebutan nikmat ciptaan, 7 kali terkait ancaman siksa, 8 kali mengenai kenikmatan surga pertama, dan 8 kali mengenai kenikmatan surga kedua.
4. Apakah surat Ar-Rahman termasuk surat Makkiyah atau Madaniyah?
Mayoritas ulama berpendapat bahwa surat Ar-Rahman adalah surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah). Namun demikian, Ibnu Mas'ud menyatakan bahwa surat ini merupakan surat Madaniyah. Terdapat riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi SAW membacakan surat ini di Mekkah dan didengarkan oleh serombongan jin yang kemudian beriman.
5. Apa saja ayat kauniyah yang terdapat dalam surat Ar-Rahman?
Ayat-ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta) dalam surat Ar-Rahman mencakup keseimbangan langit dan alam semesta, manfaat matahari dan bulan bagi kehidupan, serta kemungkinan manusia untuk menembus bumi dan langit. Tantawi Jauhari dalam Tafsir al-Jawahir menjelaskan bahwa ayat-ayat ini merujuk pada rahmat Allah yang luas bagi makhluk-Nya jika dipelajari secara ilmiah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260845/original/013183500_1781665170-Wapres_Gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403043/original/060099800_1762315300-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-05T105827.468.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344863/original/068290600_1789009948-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-10T101118.035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154234/original/039508200_1741337636-20250307-Tadarus-ANG_5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345349/original/072382000_1789029774-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_3.28.02_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345402/original/095318700_1789030656-Peluncuran_Satelit_Lampung-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345293/original/019472800_1789028439-1001651379.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345230/original/025444800_1789025554-Mahasiswa_UB_loncat_dari_lantai_enam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345228/original/063054700_1789025375-1001651290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345173/original/025644900_1789022803-1001651076.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345034/original/015829800_1789015897-Film_Istimewa.jpg)