Liputan6.com, Jakarta - Umat Islam dianjurkan untuk senantiasa merendahkan diri dan memohon ampunan kepada Allah SWT dengan beristighfar terutama sayyidul istighfar. Untuk itu, umat Islam perlu memahami dan mengamalkan bacaan Arab Sayyidul Istighfar Latin dan artinya secara berkesinambungan dalam keseharian.
Perintah untuk memperbanyak istighfar ini termaktub amat jelas dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam Surah Nuh ayat 10: "Maka, aku berkata (kepada mereka), 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.'"
Selain mengerti bunyinya, seorang muslim lebih utama menguasai ilmu membaca aksara Arab. Faidah membaca dengan benar sangatlah krusial untuk mencegah distorsi tajwid yang bisa membiaskan makna kesucian dalam doa tersebut.
Advertisement
Para ulama menekankan bahwa ketepatan mahraj dan struktur tulisan merupakan keutamaan agar esensi permohonan ampunan dapat tersampaikan dengan sempurna.
Tulisan Arab Sayyidul Istighfar Lengkap, Latin dan Artinya
Sebagai doa yang dijuluki sebagai rajanya permohonan ampun, pelafalannya harus dilakukan secara tartil. Berikut adalah lafal lengkapnya:
Tulisan Arab: اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ 'abduka, wa anâ 'alâ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'ûdzu bika min syarri mâ shana'tu. Abû'u laka bini'matika 'alayya. Wa abû'u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tidak ada Rabb yang berhak disembah, kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa, kecuali Engkau."
Makna Sayyidul Istighfar bagi Umat Islam
Sayyidul istighfar berarti penghulu atau rajanya istighfar. Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar menjelaskan, makna sayyidul istighfar bukan sekadar ucapan permohonan ampun belaka, melainkan sumpah kepatuhan tauhid, pengakuan kelemahan seorang hamba, dan penyerahan diri atas seluruh limpahan nikmat Tuhan yang acapkali dibalas dengan kemaksiatan oleh manusia.
Sayid Utsman bin Yahya dalam Kitab Maslakul Akhyar dan menjelaskan bahwa bobot dan keindahan pengakuan dalam doa ini meletakkannya di posisi paling agung. Lafal ini mengandung pengakuan nikmat dan dosa serta status penciptaan, yang menjadikannya lebih utama dari bentuk-bentuk istighfar lainnya.
Imam Ibn Hajar al-‘Asqalani dalam kitab Fath al-Bari (syarah Shahih Bukhari) menukil perkataan Ibn Jamrah bahwa dalam hadits Sayyidul Istighfar, Nabi SAW telah menghimpunkan seni makna-makna serta lafaz-lafaz yang indah, dan dengan itu layak disebut sebagai penghulu segala istighfar. Ibn Hajar juga mencatat bahwa doa ini “menggabungkan pujian, penghambaan, perjanjian, pengakuan, dan harapan eksklusif—lima pilar taubat sejati”.
Secara lebih rinci, Sayyidul Istighfar mengandung beberapa makna penting:
• Pengakuan Tauhid: Diawali dengan pengakuan bahwa Allah adalah Rabb (Tuhan) dan tidak ada ilah yang berhak disembah selain-Nya.
• Pengakuan sebagai Hamba: Mengakui bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang wajib tunduk dan patuh kepada-Nya.
• Komitmen Perjanjian: Menegaskan komitmen untuk menjaga perjanjian dengan Allah semampunya.
• Permohonan Perlindungan: Meminta perlindungan dari keburukan perbuatan sendiri.
• Pengakuan Nikmat dan Dosa: Mengakui nikmat Allah yang telah diberikan serta mengakui dosa-dosa yang telah diperbuat.
Fadhilah Sayyidul Istighfar
Sayyidul istighfar menjanjikan ganjaran yang tak tertandingi jika diamalkan dengan penuh keikhlasan:
1. Jaminan Masuk Surga: Rasulullah SAW bersabda (HR. Bukhari no. 6306) bahwa barangsiapa mengucapkan doa ini di siang hari dengan keyakinan, lalu meninggal sebelum petang, ia adalah penghuni surga. Demikian pula jika dibaca di malam hari dan wafat sebelum subuh.
2. Mendapat Pengampunan: Menurut Kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, keagungan pengakuan dosa di dalamnya menjadikannya perantara terbaik agar rahmat dan maghfirah (ampunan) Allah SWT turun menutupi seluruh dosa.
3. Solusi dari Kesempitan Hidup: Istighfar membuka jalan keluar bagi mereka yang merasa buntu. Hal ini dikuatkan hadits riwayat Imam Ahmad, di mana Allah SWT akan memberi jalan keluar dari setiap kesempitan.
4. Menghilangkan Kesedihan Hati: Doa ini menggugurkan duka lara dan keresahan batin, menggantinya dengan ketenangan jiwa karena kesadaran penuh bersandar hanya kepada Dzat Yang Maha Berdiri Sendiri.
5. Membuka Pintu Rezeki yang Luas: Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Nuh, permohonan ampun (istighfar) yang sungguh-sungguh akan memancing datangnya nikmat yang melimpah dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Waktu Tepat Mengamalkan Sayyidul Istighfar
Rasulullah SAW menuntunkan agar lafal agung ini dibaca pada waktu-waktu utama:
Pagi Hari: Dibaca setelah terbit fajar (setelah ibadah Subuh) sebagai bagian dari dzikir pagi, untuk memagari hari dengan penjagaan Allah.
Petang / Malam Hari: Dibaca ketika memasuki waktu Ashar atau usai sholat Maghrib sebagai pelengkap dzikir petang, guna menutup hari dengan pengakuan tobat sebelum tidur.
Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa seseorang yang membaca Sayyidul Istighfar di sore hari dalam keadaan beriman lalu meninggal pada malam hari, maka ia akan masuk surga. Begitu pula sebaliknya, bila membaca di pagi hari lalu meninggal di waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga.
Sayyidul Istighfar juga dianjurkan untuk dibaca setelah salat fardhu sebagai upaya untuk menghindari dosa. Dengan demikian, amalan ini dapat dilakukan kapan saja, namun waktu pagi dan petang adalah waktu yang paling utama dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Pertanyaan Seputar Sayyidul Istighfar
1. Apa itu Sayyidul Istighfar?
Sayyidul Istighfar adalah doa istighfar terbaik yang diajarkan Rasulullah SAW, disebut sebagai “penghulu” atau “raja” dari semua istighfar karena mengandung pengakuan tauhid, dosa, nikmat, dan permohonan ampun yang sempurna.
2. Kapan waktu terbaik membaca Sayyidul Istighfar?
Waktu terbaik adalah pada pagi hari (setelah Subuh hingga sebelum Ashar) dan sore hari (setelah Ashar atau Maghrib hingga malam).
3. Apa keutamaan membaca Sayyidul Istighfar?
Keutamaan utamanya adalah jaminan masuk surga bagi yang membacanya dengan keyakinan, selain itu juga menghapus dosa, mendekatkan diri kepada Allah, membuka pintu rezeki, dan menenangkan hati.
4. Di mana disebutkan dalil Sayyidul Istighfar?
Dalilnya terdapat dalam Shahih Bukhari (no. 6306 dan 6323) yang diriwayatkan dari Syaddad bin Aus RA, serta disebutkan dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi dan Fath al-Bari karya Imam Ibn Hajar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379728/original/080061400_1760356827-20251013_140108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295862/original/035555400_1783973067-Jude_Bellingham_celebrates_England_s_victory.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295861/original/079168800_1783972957-Spain_s_Mikel_Merino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295860/original/053984200_1783972780-France_s_Ousmane_Dembele__7__celebrates_with_Kylian_Mbappe_and_jules_kounde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111782/original/019814700_1738060856-000_36492MT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3491033/original/081375500_1624442715-000_APP2001111319916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295871/original/079455600_1783985942-1001457305.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475334/original/060566800_1768570057-IMG-20260116-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295869/original/094819500_1783983289-IMG-20260713-WA0052.jpg)