Sinopsi Film 'Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?', Gugah Perasaan Tentang Kehilangan Figur Ayah

Film ini mengisahkan Dira, anak sulung yang berjuang menghadapi ketidakhadiran emosional ayahnya, tayang mulai 9 April 2026.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 08:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film tayang mulai 9 April 2026
  • Mengangkat isu fatherless dalam keluarga
  • Dira berjuang menghadapi ketidakhadiran emosional ayah

Liputan6.com, Jakarta - Film berjudul 'Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?' resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 9 April 2026. Karya ini merupakan adaptasi dari novel laris karya Khoirul Trian yang terbit pada tahun 2024. Disutradarai oleh Kuntz Agus, film ini juga menjadi debut dari rumah produksi Five Elements Pictures, berkolaborasi dengan Kults Creative serta didukung oleh IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures.

Film ini mengisahkan perjalanan hidup Dira, yang diperankan oleh Mawar de Jongh, seorang anak sulung perempuan yang tumbuh dalam keluarga yang tampak utuh dari luar, namun menyimpan banyak luka di dalamnya. Bersama adiknya, Darin (diperankan oleh Rey Bong), mereka menjalani kehidupan di rumah yang juga berfungsi sebagai warung makan bernama 'Soto Bu Lia'.

Ayah mereka, Yudi (diperankan oleh Dwi Sasono), secara fisik selalu ada di rumah, tetapi tidak pernah benar-benar hadir secara emosional. Sementara itu, ibu mereka, Lia (diperankan oleh Unique Priscilla), bekerja keras untuk menjaga keberlangsungan keluarga, menutupi berbagai masalah, dan menanggung beban sebagai tulang punggung keluarga.

Perjalanan Hidup Dira dan Dampak Insiden

Kenangan masa kecil Dira dan Darin dipenuhi momen sederhana yang manis, namun di baliknya tersimpan kekosongan yang perlahan mulai terasa saat mereka beranjak dewasa. Titik balik kehidupan keluarga terjadi ketika sebuah insiden ledakan kompor melukai Lia secara serius, mengubah rumah menjadi sumber kecemasan.

Insiden ini memaksa Dira untuk tumbuh lebih cepat dan mengambil alih tanggung jawab di usia yang belum matang. Ia harus menghadapi beban ekonomi dan kenyataan pahit yang selama ini tersembunyi, belajar mengarahkan hidup tanpa sosok ayah yang paling ia rindukan.

Tema Utama dan Pesan Film

Film ini mengangkat isu fenomena fatherless, di mana seorang ayah hadir secara fisik namun tidak benar-benar ada secara emosional. Tema ini menyoroti krisis komunikasi dalam keluarga, minimnya keterlibatan emosional ayah, dan dampaknya pada anak, terutama anak perempuan pertama seperti Dira.

Film ini berupaya memvalidasi perasaan generasi Z dan Milenial yang merasa lelah karena harus menjadi 'tiang' di rumah. Meskipun beberapa ulasan menyebutkan bahwa film ini terkadang terjebak dalam dramatisasi yang berlebihan, banyak penonton merasa terhubung dengan pengalaman yang digambarkan dalam film ini.

Pemeran Utama dan Resepsi

Selain Mawar de Jongh, Dwi Sasono, Unique Priscilla, dan Rey Bong, film ini juga dibintangi oleh Baskara Mahendra sebagai Bumi, Dinda Kanya Dewi sebagai Anita, Kiara Mckenna sebagai Nesya, dan Azamy Syauqi sebagai Damar.

Film ini bukan sekadar cerita tentang bertahan, tetapi juga tentang pergulatan batin antara ingin menyerah atau terus memaksakan diri untuk kuat. 'Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?' menjadi sebuah karya yang relevan dan menyentuh hati banyak penonton, terutama bagi mereka yang merasakan pengalaman serupa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6