Liputan6.com, Makkah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai menerima kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang 2 hari ini, Kamis (7/5/2026), waktu Arab Saudi. Kloter SOC 44 asal embarkasi Solo dijadwalkan menjadi rombongan pertama yang mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menyampaikan, pada hari pertama operasional gelombang 2, petugas akan menerima 15 kloter yang datang langsung dari Tanah Air melalui Bandara Jeddah.
"InsyaAllah kloter pertama gelombang kedua dijadwalkan tiba di Makkah pukul 09.55, waktu Arab Saudi," ujarnya pada tim Media Center Haji di Kantor Daker Makkah, Rabu, 6 Mei 2026.
Advertisement
Menurutnya, pesawat Garuda Indonesia penerbangan GA6144 yang membawa kloter pertama jemaah haji gelombang 2 diperkirakan mendarat di Jeddah sekitar pukul 07.55, waktu setempat. Setelahnya, jemaah langsung diberangkatkan menuju Makkah menggunakan armada bus yang telah disiapkan.
Kedatangan gelombang 2 membuat operasional layanan haji di Makkah memasuki fase padat karena arus jemaah dari Madinah dan Jeddah berlangsung bersamaan. Petugas memperkirakan pergerakan jemaah akan terjadi hampir tanpa jeda selama 24 jam.
“Kalau gelombang kedua sudah mulai datang, praktis petugas akan bekerja penuh sepanjang hari karena kedatangan bisa pagi, siang, sore, hingga malam,” katanya.
Hingga Selasa, 6 Mei 2026, sebanyak 110 kloter atau lebih dari 42 ribu jemaah gelombang 1 telah tiba di Makkah dari Madinah. Jumlah tersebut setara sekitar 45 persen dari total jemaah haji Indonesia tahun ini.
PPIH Arab Saudi memastikan seluruh sektor pelayanan di Makkah siap menghadapi lonjakan kedatangan jemaah. Layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga bimbingan ibadah telah diuji selama operasional gelombang pertama.
“Secara umum, pelayanan gelombang pertama berjalan lancar dan itu menjadi pengalaman penting untuk menerima gelombang kedua,” sebut Ihsan.
Sudah Pakai Kain Ihram dari Indonesia
Berbeda dengan gelombang 1, seluruh jemaah gelombang 2 diwajibkan mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di Indonesia. Kebijakan ini diterapkan karena pesawat menuju Jeddah akan melintasi miqat Yalamlam dengan waktu yang sangat cepat.
Karenanya, penggunaan ihram sejak dari Tanah Air akan memudahkan proses miqat dan mencegah jemaah terlambat berniat ihram di pesawat. Meski sudah mengenakan kain ihram sejak keberangkatan, jemaah belum terkena larangan ihram sebelum melafalkan niat.
Maka itu, jemaah laki-laki masih diperbolehkan menggunakan pakaian tambahan seperti jaket atau kaus kaki selama penerbangan.
Setibanya di Makkah, jemaah tidak langsung diberangkatkan umrah wajib. Petugas terlebih dahulu mengarahkan jemaah beristirahat di hotel untuk memulihkan kondisi fisik setelah menempuh perjalanan panjang sekitar sembilan jam dari Indonesia ke Jeddah dan dua hingga tiga jam perjalanan darat menuju Makkah.
Petugas biasanya menjadwalkan pelaksanaan umrah wajib pada pukul 10 malam bagi jemaah yang tiba siang atau sore hari. Sementara jemaah yang datang malam akan diberangkatkan umrah pada pagi hari setelah beristirahat.
“Kami menyesuaikan dengan kondisi kebugaran jemaah dan kepadatan di Masjidil Haram,” ucap Kepala Daker Makkah.
Petugas juga menerapkan skema khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas. Jemaah yang membutuhkan kursi roda akan diberangkatkan secara bertahap agar pelayanan lebih tertib dan tidak terjadi penumpukan di area Masjidil Haram.
Total operasional haji tahun ini terdiri atas 527 kloter, dengan rincian 267 kloter pada gelombang 1 dan 260 kloter pada gelombang 2. Seluruh proses kedatangan jemaah dijadwalkan berlangsung hingga akhir fase pemberangkatan Mei 2026.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312505/original/095971300_1785500433-Berkas_dakwaan_Yaqut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390489/original/006123400_1761278823-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__96_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4439341/original/074219600_1684915362-ibrahim-uz-3Z3RvzpVAqM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8201545/original/029199500_1781060187-IMG_0959_2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295369/original/088328900_1783927837-XulVyaHV1KCq8RQb5oQWdaO33LU7trdNFhnnXNbm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4094552/original/074459700_1658293668-280258405_5084084955001096_1067079962978459863_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297974/original/010804600_1784113225-DSC04178.jpg)