Liputan6.com, Jakarta Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT adalah dengan berkurban di waktu yang telah ditentukan. Ibadah ini bukan sekadar penyembelihan semata selepas sholat Ied di hari raya Idul Adha. Dalam Islam, penyembelihan merupakan ibadah yang sarat makna spiritual, karena di dalamnya terkandung unsur ketaatan, pengorbanan, dan rasa syukur kepada Allah SWT. Prosesnya pun tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada adab dan cara yang telah ditentukan oleh syariat. Selain itu, ada pula doa menyembelih hewan qurban yang perlu diamalkan.
Sebagai umat Islam, kita harus sadar bahwa segala kehidupan dan rezeki yang dimiliki berasal dari Allah dan hanya milik Allah SWT. Menyembelih hewan qurban jadi salah satu bentuk rasa syukur kita dengan mengorbankan harta demi membantu sesama. Doa menyembelih hewan yang diucapkan juga menjadi bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT, memperkuat niat, dan menegaskan bahwa qurban dilakukan atas nama-Nya. Dalam artikel berikut ini, kami akan sampaikan bagaimana bacaan doa menyembelih hewan qurban yang benar sesuai ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dalil dan Landasan Syariat Penyembelihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3938301/original/061397600_1645162891-pexels-gr-stocks-8522573.jpg)
Dalam salah satu sumber hukum Islam, Al-Quran, Allah SWT dengan tegas memerintahkan agar setiap penyembelihan dimulai dengan menyebut nama-Nya. Allah berfirman dalam QS. Al-An‘am ayat 121,
“Dan janganlah kamu memakan binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya, karena sesungguhnya hal itu adalah kefasikan.”
Ayat ini menjadi dasar utama yang memerintahkan untuk menyebut nama Allah ketika menyembelih hewan qurban. Bahkan, perintah ini juga termasuk ke dalam syarat sahnya sembelihan. Tanpa menyebut nama Allah SWT, maka penyembelihan dinilai tidak sah meskpiun dagingnya halal.
Dalil dari hadits pendek juga memperkuat hal ini. Dalam riwayat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu disebutkan:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkurban dengan dua ekor kambing gibas yang putih dan bertanduk. Aku melihat beliau menginjak kakinya di atas sisi leher keduanya, membaca bismillah dan bertakbir, lalu menyembelih keduanya dengan tangannya sendiri.” (HR. Bukhari).
Hadis ini menunjukkan dengan jelas bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan “Bismillah, Allahu Akbar” sebagai pembuka penyembelihan.
Tujuan utama dari bacaan ‘bismillah’ tersebut adalah untuk menyucikan proses penyembelihan sehingga terhindar dari unsur kesyirikan. Bacaan ini juga memastikan bahwa ibadah tersebut dilakukan semata-mata hanya karena Allah SWT. Dengan doa itu pula, seorang muslim menunjukkan bahwa setiap rezeki yang diperoleh harus dimulai dengan menyebut nama Allah dan diakhiri dengan rasa syukur.
Advertisement
Doa Menyembelih Hewan Sesuai Sunnah Nabi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3515648/original/043308100_1626760051-20210720-Pemotongan-Hewan-Kurban-1.jpg)
Selain membaca ‘bismillah’, ada juga doa menyembelih hewan qurban yang perlu dibaca. Bacaan doa menyembelih hewan ini diajarkan langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bacaannya sederhana namun penuh makna. Sama seperti doa sehari-hari, doa ini cukup pendek dan mudah dihapalkan. Doa menyembelih hewan yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagai berikut:
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي
Bismillah, Allahu Akbar, Allahumma taqabbal minnī.
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, terimalah (kurban) dariku.”
Bacaan ini dibaca tepat sebelum menyembelih, sambil memegang pisau dan mengarahkan hewan ke arah kiblat. Ucapan “Bismillah” menegaskan bahwa penyembelihan dilakukan atas izin dan nama Allah, sedangkan “Allahu Akbar” mengingatkan bahwa hanya Allah yang berhak disembah. Doa penutup Allahumma taqabbal minni merupakan bentuk harapan agar amal ibadah qurban diterima di sisi-Nya.
Para ulama sepakat bahwa doa ini adalah bacaan shahih dan utama, karena bersumber langsung dari praktik Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak ada riwayat kuat yang menunjukkan tambahan doa lain, sehingga doa ini cukup dibaca tanpa embel-embel tambahan.
Doa untuk Diri Sendiri & Orang Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977833/original/029349200_1648524463-masjid-maba-QhzQfD0ihnI-unsplash_1_.jpg)
Ada pula bacaan doa menyembelih hewan qurban yang boleh diamalkan, terutama dalam konteks ibadah qurban:
Doa untuk diri sendiri:
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّي يَا كَرِيْمُ
Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.
Artinya: “Ya Allah, hewan ini dari-Mu dan untuk-Mu, maka terimalah (kurban) dariku, wahai Tuhan Yang Maha Mulia.”
Doa untuk orang lain:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ (sebut nama orangnya)
Bismillah wallahu akbar, Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min (nama).
Artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, maka terimalah dari (nama pemilik kurban).”
Doa untuk tujuh orang (seperti pada sapi atau unta):
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ (sebut nama-nama tujuh orang) يَا كَرِيْمُ
Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal min (nama-nama) yâ karîm.
Artinya: “Ya Allah, hewan ini dari-Mu dan untuk-Mu, maka terimalah (kurban) kami, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Meskipun doa-doa di atas tidak disebut secara langsung dalam hadis sahih, isinya tetap baik dan tidak bertentangan dengan syariat.
Advertisement
Apakah Disunnahkan Membaca Shalawat Saat Menyembelih?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866357/original/074747000_1718684043-HUM_3877.jpg)
Kemudian bacaan lain yang dianggap perlu dilafalkan saat berkurban adalah sholawat. Namun, bacaan sholawat yang dilakukan saat qurban masih menjadi perbincangan di kalangan ulama, apakah boleh atau tidak?
Imam Syafi’I dalam kitab Al-Umm berpendapat jika memasukkan sholawat ke dalam bacaan saat menyembelih hewan adalah sunnah, karena bacaan ini dihitung sebagai bentuk dzikir dan penghormatan kepada Nab shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pendapat ini diikuti oleh sebagian ulama Syafi‘iyah seperti Asy-Syairazi dan An-Nawawi. Mereka beralasan bahwa setiap kali nama Allah disebut dalam ibadah, dan disertakan pula sholawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan amalan mulia yang mendatangkan keberkahan.
Namun, mayoritas ulama seperti Imam Malik, Imam Abu Hanifah, dan Ibnul Qayyim tidak menganjurkan membaca shalawat dalam konteks penyembelihan. Alasannya, doa penyembelihan adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang memiliki tata cara tersendiri berdasarkan dalil. Menambah bacaan yang tidak pernah dicontohkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam ibadah semacam ini bisa dianggap tidak sesuai dengan sunnah. Bahkan sebagian ulama memakruhkan hal tersebut karena dikhawatirkan dapat memunculkan kesalahpahaman bahwa sembelihan itu dipersembahkan untuk selain Allah.
Dari berbagai pendapat ulama tersebut, kita bisa simpulkan jika bacaan sholawat bukan bagian dari bacaan saat menyembelih hewan. Sholawat bisa dibaca sebelum atau sesudah penyembelihan sebagai bentuk dzikir. Bacaan yang paling penting ialah menyebut nama Allah, bertakbir, dan menjaga niat agar penyembelihan dilakukan murni karena-Nya.
Adab dan Tata Cara Menyembelih Hewan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4474152/original/096198900_1687261277-000_33KC4XM.jpg)
Menyembelih hewan qurban tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Kita tidak bisa meremehkan proses pemotongan ini. Qurban adalah bagian dari ibadah yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan kasih sayang. Oleh sebab itu, qurban harus dilaksanakan dengan cara yang lembut, penuh penghormatan, dan tidak menyakiti.
Berikut beberapa adab dan tata cara menyembelih hewan sesuai sunnah Nabi ﷺ yang patut diperhatikan oleh setiap Muslim:
1. Mengikhlaskan niat karena Allah
Segala amal ibadah dalam Islam dimulai dengan niat. Sebelum menyembelih, niatkan dalam hati bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah.
2. Menyiapkan alat penyembelihan yang tajam
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik (ihsan) dalam segala hal. Maka apabila kalian membunuh, bunuhlah dengan cara yang baik; dan apabila kalian menyembelih, sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan tenangkanlah hewan sembelihan kalian.”
(HR. Muslim)
Pisau yang tajam memastikan proses pemotongan berlangsung cepat sehingga hewan tidak tersiksa. Hindari juga menajamkan pisau di depan hewan, karena hal itu dapat menimbulkan ketakutan dan bertentangan dengan adab Islam.
3. Tidak menyembelih di hadapan hewan lain
Islam sangat menjaga perasaan makhluk hidup. Oleh karena itu, hewan yang akan disembelih tidak boleh melihat penyembelihan hewan lainnya, agar tidak stres atau ketakutan.
4. Menghadapkan hewan ke arah kiblat
Para ulama menjelaskan bahwa disunnahkan untuk mengarahkan tubuh hewan ke arah kiblat, dengan posisi leher di sebelah kanan penyembelih. Hal ini berdasarkan praktik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjadi simbol bahwa ibadah ini dilakukan dalam ketaatan penuh kepada Allah SWT.
5. Membaringkan hewan dengan lembut
Hewan tidak boleh dijatuhkan secara kasar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk membaringkan hewan dengan lembut di sisi kiri tubuhnya agar mudah disembelih. Penyembelih meletakkan kakinya di atas bagian leher hewan (tanpa menindas berlebihan) sebagai penahan agar tidak banyak bergerak saat proses berlangsung.
6. Membaca doa dan menyebut nama Allah
Sebelum memotong urat nadi utama, ucapkan doa menyembelih hewan qurban. Menyebut nama Allah SWT (bismillah) juga menjadi syarat sah sembelihan.
7. Memotong dengan cepat dan tepat
Pisau diarahkan pada bagian bawah leher hewan hingga terputus tiga saluran utama: urat nadi, tenggorokan, dan saluran makanan. Hindari memutus seluruh kepala atau menyiksa hewan setelah dipotong. Semakin cepat darah keluar, semakin baik dan lebih sesuai dengan adab Islam.
8. Menunggu hingga hewan benar-benar mati sebelum diolah
Jangan memotong, menguliti, atau mengiris bagian tubuh hewan sebelum hewan benar-benar mati. Hal ini termasuk bentuk penghormatan terhadap makhluk yang dikurbankan.
9. Berdoa setelah penyembelihan
Setelah proses selesai, dianjurkan untuk berdoa dan bersyukur kepada Allah atas kemudahan ibadah ini. Salah satu doa yang bisa dibaca:
“Alhamdulillahi alladzi ballaghana hadza wa ja‘alna min al-muslimin.”
“Segala puji bagi Allah yang telah memudahkan kami untuk melaksanakan ini dan menjadikan kami termasuk orang-orang yang berserah diri.”
10. Membagikan daging kepada yang berhak
Adab terakhir adalah menyalurkan daging sembelihan kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang menjadi tujuan utama ibadah kurban.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Apa doa menyembelih hewan yang benar menurut sunnah?
Doa yang sahih adalah:
Bismillah, Allahu Akbar, Allahumma taqabbal minnī.
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, terimalah (kurban) dariku.”
2. Apakah boleh membaca shalawat saat menyembelih hewan?
Boleh, tapi tidak disunnahkan dalam doa penyembelihan. Shalawat bisa dibaca sebelum atau sesudahnya sebagai dzikir tambahan.
3. Apakah arah penyembelihan hewan harus ke kiblat?
Disunnahkan menghadap ke kiblat, karena itu termasuk adab dan simbol ketaatan dalam ibadah kurban.
4. Apa perbedaan doa menyembelih untuk diri sendiri dan orang lain?
- Untuk diri sendiri: Allahumma taqabbal minnī.
- Untuk orang lain: Allahumma taqabbal min (nama orangnya).
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379728/original/080061400_1760356827-20251013_140108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5429413/original/082157800_1764585496-ilustrasi_sapi_kurban.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303531/original/058987900_1782168483-AP26173793551298-Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295972/original/094968200_1783998125-063_2285118941.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295862/original/035555400_1783973067-Jude_Bellingham_celebrates_England_s_victory.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295861/original/079168800_1783972957-Spain_s_Mikel_Merino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4481120/original/036563200_1687753089-27845429_1561.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571224/original/046244000_1777611094-Bunga_Bekasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5108936/original/038146000_1737780538-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533838/original/065283400_1773785899-unnamed__99_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526361/original/041002800_1773118370-unnamed__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532738/original/060749200_1773671102-Inara_Rusli_0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)