Driver Ojol Tewas Ditusuk di Basecamp, Motor dan HP Dibawa Kabur Pelaku

Korban ditusuk saat tidur di basecamp ojol Perumahan Vila Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (12/7) dini hari.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 12:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nasib tragis dialami seorang pengemudi ojek daring (ojol) di Kabupaten Tangerang, Banten. Driver berinisial ATP tewas setelah ditusuk orang tak dikenal di pangkalan (basecamp) ojol Perumahan Vila Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (12/7) dini hari.

​"Peristiwa itu merupakan kasus pencurian dengan kekerasan. Korban berinisial ATP yang merupakan seorang pengemudi ojek daring meninggal dunia di lokasi kejadian," kata ​Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/7/2026), sebagaimana dikutip dari Antara.

 

Kronologi Penusukan

​Iwan menjelaskan, korban meninggal dunia akibat mengalami luka tusuk di bagian leher. Selain itu, korban juga kehilangan satu unit sepeda motor Honda PCX dan sebuah telepon genggam yang dibawa kabur oleh pelaku.

Kejadian bermula saat rekan korban, yang bertindak sebagai saksi pertama, pergi untuk mengantar penumpang. "Saksi meninggalkan korban yang saat itu tengah tertidur di pangkalan ojol tersebut," kata Iwan.

​Saat melintas kembali di lokasi seusai mengantar penumpang, saksi melihat sepeda motor milik korban sedang dibawa kabur orang tidak dikenal (OTK). Saksi sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun kehilangan jejak di daerah Kamal, Jakarta Utara.

​"Setelah kehilangan jejak pelaku, rekan korban mendapat telepon dari seorang karyawan toko martabak yang mengabarkan bahwa kondisi korban sudah bersimbah darah," ucap Iwan.

​Saksi kemudian segera kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) yang saat itu sudah dipadati oleh warga sekitar dan aparat kepolisian. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.

​Dalam kesempatan tersebut, Iwan juga meluruskan informasi yang sempat viral di media sosial yang menyebutkan bahwa korban tewas akibat digorok. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kapolsek Teluknaga, dipastikan bahwa korban meninggal karena luka tusuk.

​Saat ini, personel Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Teluknaga masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya masih diselidiki.

​"Sampai hari ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan. Perkembangan lebih lanjut mengenai penanganan kasus ini akan kami laporkan kembali," kata Iwan.