Dirut BFI Finance Buka Suara soal Isu Merger dengan Bank Jago

BFI Finance (BFIN) buka suara terkait isu merger dengan Bank Jago (ARTO). Manajemen tegaskan belum ada informasi ataupun rencana penggabungan usaha.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 12:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) angkat bicara terkait isu rencana merger dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO). Perseroan menyatakan hingga saat ini belum memiliki informasi mengenai adanya rencana penggabungan usaha sebagaimana ramai diberitakan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/7/2026), klarifikasi tersebut disampaikan BFI Finance menanggapi surat BEI Nomor S-08241/BEI.PP1/07-2026 tanggal 13 Juli 2026 terkait permintaan penjelasan atas pemberitaan di media massa mengenai isu merger dengan Bank Jago.

Direktur BFI Finance Sudjono menjelaskan perseroan belum memperoleh informasi terkait isu penggabungan usaha yang diberitakan pada 10 Juli 2026.

"BFl Finance belum memiliki informasi terkait isu penggabungan usaha sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan tersebut dan BFl Finance tidak dapat memberikan memberikan tanggapan terkait aktivitas atau keputusan para pemegang saham," ujar Sudjono.

Ia menegaskan BFI Finance juga tidak dapat memberikan tanggapan terkait aktivitas maupun keputusan yang dilakukan oleh para pemegang saham perseroan.

 

Hormati Aturan Keterbukaan Informasi

Sebagai perusahaan terbuka, BFI Finance memastikan akan terus menjalankan prinsip keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku.

"Sebagai perusahaan terbuka, BFI Finance senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku dan akan menyampaikan setiap informasi material sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi Perusahaan," ujarnya.

Sebelumnya, Bank Jago juga telah memberikan klarifikasi terkait isu serupa. Bank digital tersebut menyatakan tidak memiliki informasi yang dapat diungkapkan mengenai adanya rencana merger dengan BFI Finance.

 

Tidak Ada Informasi Material yang Berdampak ke Saham

Selain menjawab isu merger, BFI Finance juga memastikan tidak terdapat kejadian penting lainnya yang bersifat material hingga saat ini.Perseroan menyatakan tidak ada informasi atau peristiwa material yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan maupun berdampak terhadap pergerakan harga saham BFIN.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, BFI Finance menegaskan belum terdapat perkembangan terkait isu merger dengan Bank Jago dan seluruh informasi material perusahaan akan disampaikan sesuai aturan keterbukaan informasi pasar modal.

"Sampai dengan saat ini tidak terdapat Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan," pungkas Sudjono.