Liputan6.com, Jakarta - Rasa syukur merupakan inti dari setiap ibadah seorang Muslim, sebuah pengakuan atas segala nikmat yang telah Allah SWT anugerahkan. Salah satu bentuk ekspresi syukur yang mendalam adalah melalui lantunan doa lengkap hamdan syakirin hamdan na’imin.
Menurut Ipnu R. Nugroho dalam bukunya Menjadi Muslim Berakhlak Mulia: Bersama Gus Baha, ungkapan "hamdan syakirin" mencerminkan pujian yang dipanjatkan dengan penuh rasa syukur, sementara "hamdan na'imin" menggambarkan pujian yang lahir dari kesadaran bahwa seluruh kenikmatan hidup adalah anugerah dari Allah.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (3/10/2025).
Advertisement
Bacaan Doa Lengkap Hamdan Syakirin Hamdan Na'imin (Arab, Latin, dan Artinya)
Doa hamdan syakirin hamdan na'imin merupakan salah satu bentuk pujian dan syukur kepada Allah SWT yang sering dilafalkan oleh umat Muslim. Bacaan ini memiliki beberapa versi, mulai dari yang singkat hingga yang lebih panjang, yang semuanya mengandung makna pengagungan dan rasa terima kasih atas nikmat-Nya.
Berikut adalah bacaan dasar dari doa tersebut:
Versi Singkat:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا شَاكِرِينَ، حَمْدًا نَاعِمِينَ، حَمْدًا مُوَافِي نِعَمِكَ وَيُكَافِئُ مَزِيدَكَ
Latin: Allahumma lakal-hamdu hamdan syākirīn, hamdan nā'imīn, hamdan muwāfī ni'amika wa yukāfi'u mazīdaka.
Artinya: "Ya Allah, bagi-Mu segala puji, dengan pujian orang-orang yang bersyukur, dengan pujian orang-orang yang hidup dalam kenikmatan, dengan pujian yang sepadan dengan nikmat-Mu dan mampu membalas tambahan karunia-Mu."
Versi Lengkap yang Diawali Hamdalah:
Bacaan ini sering diawali dengan kalimat hamdalah (Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin) yang berarti "Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam." Kemudian dilanjutkan dengan bacaan doa lengkap hamdan syakirin hamdan na’imin dalam versi yang lebih komprehensif:
اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَ يُكَافِىءُ مَزِيْدَهُ يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَ عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
Latin: Alhamdulillahi rabbil alamin. Hamdan syakirin, Hamdan na'imin, Hamdan yuwafi ni'amahu wa yukafiu mazidah, Ya Rabbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhikal karimi wa adzimi sulthonik.
Artinya: "Segala puji bagi Allah, pemelihara alam semesta. Segala puji atas karunia dan kenikmatan yang Engkau berikan kepada kami. Wahai Tuhanku, bagi-Mu segala puji sebagaimana selayaknya, bagi kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu."
Sahmin Solin dalam bukunya Sang Pemimpi Dari Tanah Pakpak juga menyebutkan variasi bacaan yang serupa, menekankan pentingnya pujian yang sepadan dengan keagungan Allah.
Advertisement
Makna Mendalam Hamdan Syakirin Hamdan Na'imin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
Doa hamdan syakirin hamdan na'imin mengandung makna yang sangat luas dan mendalam, mencerminkan esensi rasa syukur seorang hamba kepada Tuhannya. Ungkapan ini bukan sekadar deretan kata, melainkan sebuah pengakuan tulus atas segala karunia dan nikmat yang telah dilimpahkan.
Melalui doa ini, seorang Muslim diajak untuk merenungkan betapa besar kemurahan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupannya.
Hamdan Syakirin
Menurut Ipnu R. Nugroho dalam karyanya Menjadi Muslim Berakhlak Mulia: Bersama Gus Baha, "hamdan syakirin" dapat diartikan sebagai segala puji yang dipanjatkan dengan hati yang penuh rasa syukur.
Ini menunjukkan bahwa pujian tersebut tidak hanya diucapkan secara lisan, tetapi juga diiringi dengan kesadaran dan pengakuan akan kebaikan yang diterima. Rasa syukur ini mendorong seseorang untuk selalu melihat sisi positif dari setiap keadaan dan menghargai setiap pemberian, sekecil apa pun itu.
Hamdan Na'imin
Lebih lanjut, "hamdan na'imin" menggambarkan pujian yang muncul dari kesadaran bahwa seluruh kenikmatan hidup, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, adalah anugerah semata dari Allah.
Kesadaran ini menuntun seorang Muslim untuk tidak merasa memiliki atau berhak atas segala sesuatu, melainkan mengakui bahwa semua adalah titipan dan karunia Ilahi. Dzikir ini membimbing umat Muslim untuk senantiasa memuji Allah SWT, sekaligus menyadari bahwa setiap nikmat, besar atau kecil, adalah karunia yang harus disyukuri.
Waktu dan Keutamaan Mengamalkan Doa Hamdan Syakirin Hamdan Na'imin
Pengamalan doa lengkap hamdan syakirin hamdan na'imin tidak terbatas pada waktu tertentu, namun terdapat beberapa momen yang sangat dianjurkan untuk melafalkannya guna meraih keutamaan yang lebih besar.
Banyak ulama menganjurkan agar dzikir ini dilafalkan setelah salat fardhu sebagai bagian dari wirid harian.
Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menganjurkan umatnya untuk senantiasa berdzikir dan bersyukur setelah menunaikan ibadah wajib. Selain itu, doa yang diawali dengan pujian kepada Allah SWT, seperti hamdan syakirin hamdan na'imin, diyakini akan lebih mustajab atau mudah dikabulkan.
Menurut Syekh Muhammad bin Ibrahim Al-Nafzy, sebagaimana dikutip dalam buku Misteri Kedua Belah Tangan dalam Shalat, Zikir, dan Doa karya DR. KH. Badruddin Hasyim Subky, M. HI, membaca wirid hamdan syakirin ini bisa dilakukan kapan dan di mana saja, namun sangat dianjurkan untuk diamalkan usai salat fardhu.
Selain setelah salat, dzikir ini juga sangat baik diucapkan ketika seseorang mendapat nikmat, kabar gembira, atau saat merenungkan betapa banyak karunia Allah SWT dalam kehidupan. Bahkan, menjadikannya sebagai bacaan rutin di pagi dan petang hari akan memperkuat kesadaran seorang hamba untuk senantiasa bersyukur dan terhindar dari kelalaian.
Advertisement
Wirid Hamdan Syakirin dan Rangkaian Doa Setelah Salat Fardhu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3453412/original/064790800_1620619406-muslim-men-praying-tashahhud-posture.jpg)
Wirid Hamdan Syakirin merupakan bagian dari rangkaian dzikir dan doa yang dianjurkan setelah menunaikan salat fardhu. Wirid ini bertujuan memperpanjang koneksi spiritual dengan Allah SWT, memohon ampunan, dan melengkapi ibadah dengan pujian serta permohonan.
Berikut bacaan Wirid Hamdan Syakirin selengkapnya, sebagaimana dikutip dari Amalan Sesudah Shalat oleh Ibnu Muhammad Salim:
1. Pembukaan dengan Basmalah
Tulisan Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Latin: Bismillahirrahmanirrahim
Artinya: “Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.”
2. Hamdalah
Tulisan Arab:
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Latin: Alhamdulillahi rabbil 'alamin
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam.”
3. Hamdan Syakirin Lengkap
Tulisan Arab:
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا شَاكِرِينَ، حَمْدًا نَاعِمًا حَمْدًا يُوَفِّي نِعْمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ
Latin: Alhamdulillah hamdan syakirin, hamdan na’imin hamdan yuwafī niamahu wa yukafiu mazidah
Artinya: “Segala puji bagi Allah, pemelihara alam semesta. Segala puji atas karunia dan kenikmatan yang Engkau limpahkan kepada kami.”
4. Pujian dan Permohonan
Tulisan Arab:
يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Latin: Ya rabbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhika wa 'azhimi sulthanik
Allahumma shalli wasallim 'ala muhammadin wa 'ala alihi washahbihi ajma'in
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu segala puja dan puji sebagaimana layaknya bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kuasa-Mu. Ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.”
5. Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ
اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ
Latin: Allahumma inna nas'alukal 'afwa wal'afiyah fiddunya walakhirah
Allahumma ahsin 'aqibatana fil umuri kulliha wa ajirna min khizyiddunya wa 'adzabil akhirah
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, hamba memohon balasan yang baik dalam setiap perkara dan selamatkanlah kami dari kehinaan dunia serta azab di akhirat.”
6. Doa Memohon Rahmat dan Surga
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مُجِيبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَظَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ
Latin: Allahumma inna nas'aluka mujibati rahmatika, wa'aza'ima maghfiratika, walghanimata min kulli birrin, wassalamata min kulli itsmin, walfauza biljannati, wannajata minannar
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon sesuatu yang mendatangkan rahmat-Mu, menyegerakan ampunan-Mu, mengumpulkan segala kebaikan, menjauhkan dari dosa, meraih kemenangan dengan surga, dan selamat dari neraka.”
7. Doa Sapu Jagat dan Penutup
Tulisan Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin: Rabbana atina fiddunya hasanah, wafilakhirati hasanah, waqina 'adzabannar
Washallallahu 'ala muhammadin wa'ala alihi washahbihi wasallam
Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan neraka. Semoga rahmat Allah dan keselamatan atas Muhammad beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya.”
8. Dzikir Tambahan
Subhanallah ×33 (سُبْحَانَ اللهِ)
Alhamdulillah ×33 (الْحَمْدُ لِلَّهِ)
Allahu Akbar ×33 (اللَّهُ أَكْبَرُ)
9. Tauhid
Tulisan Arab:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: la ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu, yuhyi wa yumitu wa huwa 'ala kulli syaiin qadir
Artinya: “Tiada tuhan melainkan Allah Yang Esa. Tiada sekutu bagi-Nya. Baginya kerajaan dan segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Doa Hamdan Syakirin dalam Konteks Budaya Lokal: Upacara Adat Baritan
Doa lengkap hamdan syakirin hamdan na'imin tidak hanya terbatas pada praktik ibadah personal, tetapi juga terintegrasi dalam berbagai tradisi dan upacara adat di Indonesia, menunjukkan akulturasi budaya dan ajaran Islam. Salah satu contoh nyata adalah dalam Upacara Adat Baritan yang diselenggarakan di Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Istilah "Baritan" sendiri merupakan akronim dari "lebar rit-rit" yang berarti panen raya, menandakan bahwa upacara ini awalnya dilakukan setelah masa panen sebagai bentuk syukuran. Hal ini dijelaskan oleh Dirga Candra Styawan dalam jurnal Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial.
Dalam prosesi Upacara Adat Baritan, doa keselamatan yang dipimpin oleh tokoh masyarakat, seperti seorang kiai, dilantunkan menggunakan bahasa Arab. Salah satu bagian dari doa tersebut adalah "alhamdulillah hamdan syakirin, hamdan na'imin, hamdan yuwafi niamahu wa yukafiu wa yukafiu mazidah. Ya Rabbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhika wa 'azhimi sulthanik."
Ungkapan hamdan syakirin berarti segala puji yang dipanjatkan dengan penuh rasa syukur. Sementara itu, hamdan naimin menggambarkan pujian yang lahir dari kesadaran bahwa seluruh kenikmatan hidup hanyalah anugerah dari Allah.
Advertisement
FAQ
1. Apa itu doa lengkap hamdan syakirin hamdan na’imin?
Doa lengkap hamdan syakirin hamdan na’imin adalah sebuah ungkapan pujian dan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan. Doa ini mencerminkan pengakuan bahwa segala kebaikan berasal dari-Nya dan merupakan bentuk kerendahan hati seorang hamba di hadapan Tuhannya.
2. Kapan waktu terbaik untuk mengamalkan doa ini?
Meskipun doa ini dapat diamalkan kapan saja, waktu yang sangat dianjurkan adalah setelah menunaikan salat fardhu sebagai bagian dari wirid harian. Selain itu, doa ini juga baik dibaca saat mendapatkan nikmat, kabar gembira, atau ketika merenungkan karunia Allah, serta menjadikannya bacaan rutin di pagi dan petang.
3. Apa makna dari "hamdan syakirin" dan "hamdan na'imin"?
"Hamdan syakirin" berarti pujian yang dipanjatkan dengan penuh rasa syukur, menunjukkan pengakuan atas kebaikan yang diterima. Sementara itu, "hamdan na'imin" menggambarkan pujian yang lahir dari kesadaran bahwa seluruh kenikmatan hidup adalah anugerah semata dari Allah, bukan karena hak atau usaha semata.
4. Apakah ada keutamaan khusus dari doa ini?
Doa yang diawali dengan pujian kepada Allah SWT, termasuk hamdan syakirin hamdan na'imin, diyakini akan lebih mustajab atau mudah dikabulkan. Mengamalkannya secara rutin juga dapat memperkuat kesadaran bersyukur, menjauhkan diri dari kelalaian, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
5. Apakah doa ini hanya ada dalam satu versi?
Tidak, doa hamdan syakirin hamdan na'imin memiliki beberapa versi, mulai dari yang singkat hingga yang lebih panjang dan komprehensif. Versi yang lebih panjang seringkali diawali dengan kalimat hamdalah dan diikuti dengan pujian serta permohonan yang lebih detail kepada Allah SWT.
6. Bagaimana doa ini relevan dalam konteks budaya lokal?
Doa ini relevan dalam konteks budaya lokal karena sering diintegrasikan ke dalam upacara adat sebagai bentuk akulturasi antara ajaran Islam dan tradisi setempat. Contohnya adalah dalam Upacara Adat Baritan di Banyuwangi, di mana doa ini dilantunkan sebagai ekspresi syukur dan permohonan keselamatan.
7. Mengapa penting untuk memahami arti doa ini?
Memahami arti doa hamdan syakirin hamdan na'imin sangat penting agar pengamalannya tidak hanya sekadar lisan, tetapi juga meresap ke dalam hati. Pemahaman makna akan meningkatkan kekhusyukan, memperdalam rasa syukur, dan menjadikan doa tersebut lebih bermakna dalam membangun hubungan spiritual dengan Allah SWT.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5330982/original/065971600_1756372896-Gemini_Generated_Image_e81ukwe81ukwe81u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327170/original/046346200_1782196768-AP26174048235003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322381/original/046006400_1782191324-063_2282870144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258680/original/053706900_1781401116-Folarin_Balogun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8317670/original/089667300_1782185621-AP26174019661970.jpg)