Doa Membawa Berkah dalam Kehidupan: Lengkap Teks Arab, Latin, dan Artinya

Temukan panduan lengkap tentang doa membawa berkah, mulai dari pengertian, bacaan doa dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya, hingga cara mengamalkannya untuk keberkahan hidup yang berlimpah.

Diterbitkan 24 September 2025, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Doa adalah jembatan komunikasi spiritual antara seorang hamba dengan Tuhannya. Kekuatan doa membawa berkah dalam setiap aspek kehidupan kita.

Memanjatkan doa membawa berkah merupakan sebuah bentuk keyakinan dan tawakal yang mendalam. Ini adalah cara untuk mengakui bahwa segala sesuatu berasal dari Allah SWT dan hanya kepada-Nya memohon pertolongan dan anugerah.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, arti berkah adalah karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia. Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa makna berkah adalah bertambahnya kebaikan, baik secara material maupun spiritual.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (24/9/2025).

Bacaan Doa Membawa Berkah untuk Keberuntungan

Berikut adalah beberapa doa yang dapat diamalkan untuk memohon keberkahan dan keberuntungan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk rezeki, ampunan, dan kebaikan di dunia maupun akhirat. Doa-doa ini menjadi sarana penting dalam praktik doa membawa berkah.

1. Doa Memohon Keberuntungan dan Rahmat

Doa ini memohon segala sesuatu yang dapat mendatangkan rahmat dan ampunan Allah, serta keselamatan dari dosa dan keberuntungan dari setiap perbuatan baik. Doa ini diambil dari buku Doa dan Zikir Orang Sukses yang disusun oleh Zaki Zamani.

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالْفَوْزَ بالْجَنَّةِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ

Arab Latin: Allahumma inni as'aluka mujibati rahmatika, wa 'aza'ima maghfiratika, was-salamata min kulli ithmin, wal-ghanimata min kulli birrin, wal-fawza bil-jannati, wannajata mina-nar.

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu segala sesuatu yang menyebabkan turunnya rahmat-Mu, segala sesuatu yang memastikan ampunan-Mu, keselamatan dari segala dosa, keberuntungan dari setiap perbuatan baik, kemenangan dengan meraih surga, dan keselamatan dari neraka."

2. Doa Memohon Keberuntungan dan Ampunan

Selain memohon keberuntungan secara umum, umat Muslim juga dianjurkan untuk meminta ampunan kepada Allah SWT. Keberuntungan sejati datang dari hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Doa ini terdapat dalam Surah Al-A'raf ayat 23 dan dikutip dari buku Keajaiban Shalat 5 Waktu Bersama Nabi Saw. susunan Yanuar Arifin.

Arab: قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

Arab Latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa il-lam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.

Artinya: "Wahai Pemelihara kami, sesungguhnya kami telah berbuat zalim terhadap diri-diri kami. Dan jika Engkau tidak memberi ampunan untuk kami dan merahmati kami, sungguh benar-benar kami menjadi termasuk dari golongan orang-orang yang rugi."

3. Doa Sapu Jagat untuk Keberuntungan

Doa sapu jagat merupakan doa yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW. Doa ini mencakup permohonan kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, serta perlindungan dari siksa neraka. Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan kita mendapatkan keberkahan dan keberuntungan dalam hidup. Doa ini dikutip dari buku Sapu Jagat Keberuntungan karya Ahmad Mudzakir, S.Pd., M.Si.

Arab: رَبَّنَاا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Arab Latin: Rabbana aatina fiddunya hasanah wa fil-akhirati hasanah, wa qinaa adzabannaari.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka."

4. Doa Keberuntungan dengan Mengucap Asmaul Husna

Membaca Asmaul Husna juga bisa menjadi sarana untuk memohon keberuntungan, kelancaran rezeki, dan kemudahan dalam hidup. Mengamalkan Asmaul Husna dalam doa dapat membawa ketenangan serta harapan baik.

Dalam buku Seberapa Beruntung Kamu?: Luck, Fortune, and Serendipity susunan Dian Nafi, disebutkan bahwa mengamalkan Asmaul Husna dalam doa dapat membawa ketenangan serta harapan baik.

Berikut beberapa Asmaul Husna yang bisa diamalkan dalam doa untuk memohon keberuntungan:

  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
  • Al-Wahhab (Maha Pemberi Karunia)
  • Al-Fattah (Maha Pembuka Rahmat)
  • Al-Mughni (Maha Memberi Kekayaan)
  • Al-Muhyi (Maha Menghidupkan)
  • Al-Qawiyy (Maha Kuat)
  • Al-Wakil (Maha Pemelihara dan Pengatur)

Bacaan Doa Memohon Rezeki Halal dan Berkah

Keberuntungan juga berkaitan erat dengan rezeki yang berkah dan halal. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa berusaha diiringi dengan doa agar dapat memperoleh rezeki halal dan berkah. Berikut adalah beberapa doa khusus untuk memohon rezeki yang halal dan berkah.

1. Doa Meminta Rezeki yang Halal

Doa berikut bisa diamalkan agar diberikan kelapangan rezeki tanpa kesulitan dan penderitaan. Doa ini merupakan permohonan yang mengharukan untuk keberkahan dalam penghidupan.

Arab: اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

Arab Latin: Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi'an thayyiban min ghairita'abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka 'alaa kulli syai in qadiir.

Artinya: "Ya Allah, aku minta kepada-Mu rezeki yang halal, luas, baik, tanpa repot, tanpa kemelaratan, dan tanpa kesulitan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

2. Doa Mohon Rezeki Halal dan Berkah

Doa ini adalah salah satu amalan penting dalam kehidupan seorang Muslim untuk memohon kelancaran dan keberkahan rezeki. Mengutip dari buku Kumpulan Doa Pembuka Rezeki karya Ust. Fayumi Al-Maliki, doa ini dapat diamalkan setiap hari.

Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَنَبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ عَدَدَ مَا أَحَاطَ به علمُكَ وَجَرَى به قَلَمُكَ وَنَفَذَ به حُكْمُكَ اللَّهُمَّ يَا مَنْ بَيَدِهِ حَزَائِنُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ يَقُولُ لِلشَّيْءٍ كُنْ فَيَكُونُ أَسْأَلُكَ اَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَأَنْ تُعَافِيَنِي مِنَ الدَّيْنِ وَتُغْنِنِي مِنَ الفَقْرِ وَأَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا واسعًا مُبَارَكًا فِيهِ وَانْتَقْضِيَ جَمِيْعَ حَاجَتِي وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab Latin: Allahumma sholli 'alaa sayyidina muhammad 'abdika wa rasulika nabiyyir rahmati wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallama 'adada maa ahaatha bihii 'ilmuka wa jaraa bihii qalamuka wanafadza bihi hukmuka. Allahumma yaa man biyadihii khazaa'inus samaawaati wal ardhi, wa man yaquulu lisyai'in kun fayakuun, as 'aluka antushalliya 'alaa sayyidina muhammadin wa 'alaa aali sayyidinaa muhammadin wa an tu'aafiyanii minad daini wa tughninii minal faqri wa an tarzuqanii rizwan halaalan waasi'an mubaarakan fiihii wa an taqdhiya jamii'a haajatii wa shallallahu 'alaa sayyidina muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihi wasallam.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, seorang hamba dan juga Rasul-Mu, Nabi pembawa rahmat, dan kepada semua keluarga serta sahabatnya. Limpahkanlah salam kesejahteraan sebanyak bilangan sesuatu yang berada di bawah pengetahuan-Mu dan sejalan dengan perjalanan pena-Mu dan sesampainya hukum-Mu karenanya. Ya Allah, wahai Dzat yang Maha menguasai rahasia-rahasia langit dan bumi, wahai Dzat yang Maha menghendaki berkata kepada sesuatu dengan kun fayakun (jadi maka jadilah), aku memohon agar hendaknya Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan kepada semua keluarganya dan hendaknya Engkau menyelamatkan diriku dari hutang. Hendaklah Engkau memberi kecukupan kepadaku dari kefakiran, dan melimpahkan rezeki kepadaku dengan rezeki yang halal lagi luas, mengandung keberkahan di dalamnya. Hendaklah Engkau meluluskan semua hajat keperluanku dan semoga Engkau senantiasa melimpahkan rahmat dan salam kesejahteraan-Mu kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW dan semua keluarga serta para sahabatnya."

Cara Berdoa agar Mendapatkan Keberuntungan

Membaca doa-doa di atas dapat memberikan ketenangan dan keyakinan dalam menghadapi kehidupan. Namun, doa harus disertai dengan usaha dan tawakal kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam Surat Ar-Ra'd ayat 11.

Arab: لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ

Arab Latin: Lahū mu'aqqibātum mim baini yadaihi wa min khalfihī yaḥfaẓūnahū min amrillāh(i), innallāha lā yugayyiru mā biqaumin ḥattā yugayyirū mā bi'anfusihim, wa iżā arādallāhu biqaumin sū'an falā maradda lah(ū), wa mā lahum min dūnihī miw wāl(in).

Artinya: "Baginya (manusia) ada (malaikat-malaikat) yang menyertainya secara bergiliran dari depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia."

Selain itu, terdapat beberapa ketentuan yang harus diperhatikan saat berdoa kepada Allah SWT agar doa membawa berkah dapat dikabulkan. Seperti yang dijelaskan oleh Sebastian Wahyu dalam bukunya Seni Menjaga Kewarasan Hidup, terdapat beberapa ketentuan yang harus diperhatikan saat berdoa kepada Allah SWT.

Ketentuan-ketentuan tersebut meliputi:

  1. Menjauhi Kemaksiatan dan Harta Haram: Harus menjauhi segala kemaksiatan dan tidak memakan harta yang haram.
  2. Meminta Kebaikan: Harus berdoa dan meminta sesuatu yang baik.
  3. Khusyuk dan Yakin: Harus khusyuk dan benar-benar menjiwainya serta yakin bahwa doa pasti akan dikabulkan.
  4. Tidak Tergesa-gesa: Tidak tergesa-gesa dan berputus asa dalam berdoa.
  5. Bersabar: Bersabar menunggu jawabannya.

Buku Kumpulan Doa Sehari-hari dari Kementerian Agama Jawa Timur menegaskan bahwa 'doa itu ibadah' dan menjadi amalan mulia yang paling diharapkan diterima oleh-Nya. Jurnal penelitian Menyelami Makna Hakikat Doa dalam Islam dari UII juga menyebutkan doa tercipta dari kesadaran akan kelemahan manusia, sebagai jalan meminta pertolongan Allah SWT.

Sumber Berkah dalam Islam

Konsep berkah dalam Islam berakar dari keyakinan akan keesaan Allah dan peran-Nya sebagai pencipta serta pengatur segala hal di alam semesta. Semua penciptaan-Nya memiliki tujuan dan manfaat tertentu. Firman Allah dalam Al-Quran menegaskan bahwa keberkahan adalah karunia dari Allah SWT bagi orang-orang beriman dan bertakwa.

Berkah juga sering dikaitkan dengan ketaatan manusia terhadap perintah-perintah Allah dan menjalankan ajaran Islam dengan tulus dan ikhlas. Melalui ketaatan ini, umat Muslim diyakini akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.

Ayat Al-Qur'an dalam Surah Al-A'raf ayat 96 secara jelas menyatakan bahwa jika penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, Allah akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi kepada mereka.

Dalam Al-Qur'an, umat manusia diperintahkan untuk mencari rezeki yang halal sebagaimana termaktub dalam surat Al-Baqarah ayat 168. Rezeki halal adalah rezeki yang diperoleh dengan jalan kebaikan yang dihalalkan oleh Allah dan Rasulullah SAW.

Mengutip dari buku Minhajul Muslimah karya Muhammad Syafii Masykur, rezeki yang berkah berarti rezeki yang membuat kebaikan seseorang bertambah.

Arab: يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Arab Latin: Yā ayyuhan-nāsu kulụ mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibaw wa lā tattabi'ụ khuṭuwātisy-syaiṭān, innahụ lakum 'aduwwum mubīn.

Artinya: "Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." (QS Al-Baqarah: 168).

Prinsip Mendapatkan Berkah dalam Hidup

Untuk mendapatkan berkah dalam hidup, umat Muslim diajarkan untuk menjalani hidup dengan prinsip-prinsip yang diajarkan oleh Islam. Prinsip-prinsip ini menjadi fondasi penting agar doa membawa berkah dapat terwujud nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Prinsip-prinsip tersebut meliputi:

  1. Beriman dan Bertaqwa kepada Allah: Memiliki keyakinan yang kuat kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya dengan sungguh-sungguh.
  2. Beramal Saleh: Melakukan amal kebajikan, baik dalam bentuk ibadah maupun perilaku sehari-hari.
  3. Bersyukur: Menghargai dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah, baik yang besar maupun yang kecil.
  4. Menjaga Hubungan dengan Sesama: Membangun hubungan yang baik dan saling mengasihi dengan sesama manusia.
  5. Berdoa dan Tawakkal: Memohon kepada Allah dalam doa serta memiliki kepercayaan penuh bahwa segala yang terjadi adalah atas kehendak-Nya.

Berkah dalam Islam adalah anugerah dan keberlimpahan yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang menjalani hidup dengan penuh keyakinan, ketaatan, dan tindakan baik. Dengan mengamalkan prinsip-prinsip ini, seorang Muslim diharapkan dapat menarik lebih banyak keberkahan dalam hidupnya.

FAQ

Apa itu doa membawa berkah?

Doa membawa berkah adalah permohonan kepada Allah SWT agar kebaikan, keberlimpahan, dan keberuntungan tercurah dalam hidup.

Mengapa doa bisa membawa berkah?

Doa menunjukkan keyakinan dan tawakal kepada Allah, sehingga membuka pintu rahmat dan anugerah-Nya.

Apa makna berkah dalam Islam?

Berkah adalah karunia Allah yang mendatangkan kebaikan, baik material, spiritual, maupun sosial.

Bagaimana cara berdoa agar mendapat keberuntungan?

Berdoa dengan khusyuk, yakin, sabar, menjauhi kemaksiatan, dan memohon kebaikan dari Allah.

Apakah doa harus disertai usaha?

Ya, doa efektif bila disertai usaha dan tawakal sesuai firman Allah dalam Surat Ar-Ra’d ayat 11.

Doa apa yang bisa diamalkan untuk rezeki berkah?

Doa meminta rezeki halal, luas, baik, dan penuh keberkahan, serta mengamalkan Asmaul Husna seperti Ar-Razzaq dan Al-Wahhab.

Mengapa doa penutup kegiatan penting?

Doa penutup memberi keberkahan pada aktivitas, menunjukkan rasa syukur, dan memohon ridho Allah atas setiap usaha.