Doa Hanna Waladat Maryam, Kisah Siti Maryam Memohon Kemudahan Saat Melahirkan

Hanna Waladat Maryam adalah doa yang sering dipanjatkan ibu hamil untuk kemudahan persalinan. Pahami makna, bacaan, dan kisah inspiratif Siti Maryam di baliknya.

Diperbarui 21 Juli 2025, 10:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menjelang proses melahirkan, banyak ibu mengalami kecemasan dan kekhawatiran. Tak hanya soal kondisi fisik, tekanan mental juga bisa menjadi beban tersendiri. Dalam tradisi Islam, doa dan dzikir menjadi pegangan utama bagi ibu hamil, salah satunya adalah doa Hanna Waladat Maryam yang dipercaya memiliki keutamaan dalam memohon kemudahan saat persalinan.

Doa ini merujuk pada kisah Siti Maryam dalam Al-Qur'an yang mengandung dan melahirkan Nabi Isa AS tanpa suami, sebuah mukjizat yang tak hanya menggetarkan sejarah, namun juga sarat pelajaran dan keimanan. Dalam berbagai kitab dan literatur Islam seperti Dzikir, Wirid, Doa dan Shalawat Sehari-hari Sepanjang Tahun oleh Sayyid M. Dzikri H., maupun tafsir Al-Qur'an surat Maryam ayat 22–26, doa ini menjadi simbol kekuatan, pengharapan, dan keikhlasan seorang wanita mukminah menghadapi cobaan besar.

Berikut adalah bacaan lengkap doa Hanna Waladat Maryam yang sering diamalkan oleh ibu hamil menjelang kelahiran, dirangkum Liputan6.com (Senin, 21/7/2025).

Bacaan Doa Hanna Waladat Maryam

حَنَّةٌ وَلَدَتْ مَرْيَمَ، مَرْيَمُ وَلَدَتْ عِيسَى، أَخْرُجْ أَيُّهَا الْمَوْلُودُ بِقُدْرَةِ الْمَلِكِ الْمَعْبُودِ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، سَهِّلْ وَيَسِّرْ مَا تَعَسَّرَ

Hanna waladat Maryam, Maryam waladat ‘Isa, ukhruj ayyuhal maulud bi qudratil malikil ma’bud. Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad, sahhil wa yassir ma ta’assar.

Artinya:

“Hanna melahirkan Maryam, Maryam melahirkan Isa. Wahai anak yang akan dilahirkan, keluarlah dengan kekuasaan Tuhan Yang Maha Menguasai, Yang Disembah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad. Mudahkanlah dan ringankanlah sesuatu yang sulit.”

Doa lain dari Surat Maryam dan Anjuran Ulama

Selain doa tersebut, beberapa ayat Al-Qur’an dan dzikir juga disarankan untuk dibaca menjelang persalinan, seperti yang diajarkan oleh Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyid al-Abrâr (1998, hal. 298).

Surat Maryam ayat 14

وَبَرًّا بِوَالِدَيْهِ وَلَمْ يَكُن جَبَّارًا عَصِيًّا

Wabarran biwaalidaihi walam yakun jabbaran ‘ashiyya.

Artinya:

Dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, dan dia bukan orang yang sombong dan bukan pula orang yang durhaka.

Doa Tambahan

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Lā ilāha illallāhul ‘azhīmul ḥalīm, lā ilāha illallāhu rabbul ‘arsyil ‘azhīm, lā ilāha illallāhu rabbus samāwāti wal-arḍi wa rabbul ‘arsyil ‘azhīm.

Artinya:

Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan pemilik ‘Arsy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan langit dan bumi dan Tuhan ‘Arsy yang agung.

Kisah Siti Maryam Melahirkan Tanpa Suami

Dalam Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an dan al-Hadits (Siti Masykuroh et al.), dijelaskan bahwa Maryam binti Imran merupakan perempuan yang dipilih dan disucikan oleh Allah. Hal ini ditegaskan dalam Surat Ali Imran ayat 42:

"Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu atas segala perempuan di seluruh alam."

Maryam dibesarkan oleh Nabi Zakaria di mihrab Baitul Maqdis. Dalam buku Seperti Maryam Seperti Rabiah karya Dian Nafi, diceritakan bagaimana Maryam hidup dalam kekhusyukan dan ibadah yang tekun. Kedatangan malaikat Jibril yang menyampaikan kabar kehamilan membuatnya terkejut, tetapi ia menerimanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.

Namun, dalam Persalinan Perspektif Mufassir dan Ilmu Kebidanan oleh Ati Hidayati (2020), dijelaskan bahwa kehamilan Maryam menjadi ujian berat. Maryam pergi mengasingkan diri ke tempat terpencil, yang menurut tafsir Ibnu Katsir adalah ke arah timur Masjid Baitul Maqdis. Ibnu Jarir menyebutkan tempat itu adalah Betlehem.

Dalam QS. Maryam ayat 23, disebutkan:

"Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma. Dia (Maryam) berkata: 'Wahai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.'"

Pada kondisi penuh tekanan dan keputusasaan itu, Allah mengutus Jibril untuk memberikan kabar penghibur. Dalam QS. Maryam ayat 24–25, dikisahkan bahwa Jibril berseru:

"Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu."

Kisah ini menunjukkan bahwa Allah memberikan pertolongan secara langsung bagi orang-orang yang beriman dan sabar, terutama wanita yang menghadapi proses kelahiran.

Dalam buku Sepuluh Peristiwa Besar Menjelang Kiamat Kubra oleh Arsikum Almasyhudi, dijelaskan bahwa setelah Isa lahir, Maryam kembali ke kaumnya dan menghadapi tuduhan keji. Ia tetap diam, dan Allah menunjukkan mukjizat: Nabi Isa AS berbicara saat masih bayi.

Dia (Isa) berkata, "Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi, dan Dia menjadikanku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup(QS.  Maryam: 30-31)

Kisah ini menegaskan mukjizat, kesucian Maryam, dan keagungan Nabi Isa AS.

FAQ Seputar Siti Maryam

1. Siapakah Hanna dalam Islam?

Hanna adalah istri dari Imran dan ibu dari Siti Maryam. Ia dikenal sebagai wanita salehah yang memohon kepada Allah agar anaknya menjadi hamba yang taat. Doanya dikabulkan, dan Maryam menjadi wanita suci.

2. Apa keistimewaan Maryam menurut Al-Qur’an?

Maryam adalah satu-satunya perempuan yang namanya dijadikan nama surat dalam Al-Qur’an. Ia juga dipilih dan disucikan Allah sebagai wanita terbaik sepanjang masa (Ali Imran: 42).

3. Bagaimana Maryam bisa hamil tanpa suami?

Maryam mengandung Nabi Isa AS melalui tiupan ruh oleh Malaikat Jibril atas perintah Allah. Ini adalah bentuk mukjizat dari Allah SWT, sebagaimana disebut dalam Surat Maryam ayat 16-21.

4. Apa makna doa Hanna Waladat Maryam bagi ibu hamil?

Doa ini adalah bentuk penguatan iman, pengharapan, dan permohonan kepada Allah agar proses melahirkan dipermudah, mengingat kisah spiritual dan ujian luar biasa yang dilalui oleh Siti Maryam.

5. Apa hikmah dari kisah Maryam dalam Islam? 

Kisah Maryam mengajarkan keimanan, keikhlasan, kesabaran, dan tawakal luar biasa. Ia menjadi teladan bagi perempuan muslimah dalam menjaga kehormatan dan mempercayai takdir Allah.

Sumber Rujukan:

  • Hidayati, Ati. Persalinan Perspektif Mufassir dan Ilmu Kebidanan (Kajian Surat Maryam Ayat 22-26), repository.iiq.ac.id, 2020.
  • Sayyid M. Dzikri H. Dzikir, Wirid, Doa, dan Shalawat Sehari-hari Sepanjang Tahun.
  • KH. Sulaeman bin Muhammad Bahri. Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki.
  • Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an dan al-Hadits, ejournal.radenintan.ac.id.
  • Dian Nafi. Seperti Maryam Seperti Rabiah.
  • Abdullah Zaedan. Cerita 99 Rasul untuk Anak.
  • Arsikum Almasyhudi. Sepuluh Peristiwa Besar Menjelang Kiamat Kubra.
  • Al-Qur'an: Surat Maryam, Surat Ali Imran.
  • Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Ibnu Jarir.