Liputan6.com, Jakarta - Pot tanaman tidak selalu harus dibeli di toko dengan harga yang cukup menguras kantong. Di sekitar rumah, sebenarnya ada banyak barang yang sudah tidak terpakai dan masih bisa dimanfaatkan sebagai wadah tanaman. Botol plastik, kaleng bekas, ember yang sudah rusak, hingga wadah makanan dapat diubah menjadi pot sederhana dengan sedikit kreativitas.
Selain membantu menghemat pengeluaran, memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai pot juga bisa menjadi cara sederhana untuk mengurangi barang yang langsung berakhir di tempat sampah. Hasilnya pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari pot untuk tanaman hias kecil sampai wadah untuk menanam cabai, daun bawang, dan berbagai tanaman dapur.
Berikut beberapa ide pot tanaman dari limbah rumah tangga yang Liputan6 telah rangkum dari berbagai sumber, Rabu (30/9).
Advertisement
1. Botol Plastik Bekas Air Mineral
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361415/original/015037600_1790729646-a2e97c1c-0e24-4ade-9ad1-b0b03a2e8eca.jpg)
Botol plastik bekas air mineral menjadi salah satu bahan paling mudah ditemukan untuk membuat pot tanaman murah dari limbah rumah tangga. Botol berukuran sedang dapat dipotong menjadi dua bagian, kemudian bagian bawahnya digunakan sebagai wadah media tanam setelah diberi beberapa lubang kecil pada dasarnya untuk mengalirkan kelebihan air.
Pot dari botol plastik cocok digunakan untuk tanaman berukuran kecil seperti daun bawang, kemangi, seledri, atau tanaman hias mungil. Jika ingin tampilannya lebih menarik, bagian luar botol dapat dihias menggunakan cat, tali, kertas khusus, atau dibiarkan transparan sehingga kondisi media tanam masih mudah dipantau.
Untuk membuatnya lebih praktis, beberapa botol juga dapat disusun secara vertikal atau ditempatkan berjajar di rak sederhana. Cara ini cocok diterapkan pada rumah dengan lahan terbatas karena botol tidak membutuhkan banyak ruang dan dapat ditempatkan di dekat jendela, dapur, balkon, maupun teras.
Advertisement
2. Galon Air Mineral Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361417/original/035745800_1790729697-9789dffb-98de-4518-ac6a-59f9b3580a86.jpg)
Galon air mineral bekas dapat dimanfaatkan sebagai pot berukuran lebih besar karena memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung media tanam dan akar tanaman. Wadah ini bisa dipotong bagian atasnya sehingga menghasilkan bentuk seperti pot besar yang dapat digunakan untuk menanam cabai, tomat, terung, atau tanaman hias dengan ukuran sedang.
Sebelum digunakan, galon sebaiknya dicuci bersih dan dikeringkan terlebih dahulu, terutama jika sebelumnya menyimpan air dalam waktu cukup lama. Bagian bawah juga perlu diberi beberapa lubang drainase dengan ukuran yang tidak terlalu besar agar air penyiraman dapat keluar tanpa membuat media tanam ikut banyak terbawa.
Agar tampilannya tidak terlihat seperti wadah bekas, permukaan galon dapat diberi sentuhan dekoratif sesuai selera. Galon juga bisa diletakkan di atas tatakan supaya air yang keluar dari lubang drainase tidak langsung mengotori lantai teras atau area rumah yang digunakan untuk berkebun.
3. Kaleng Bekas Susu atau Biskuit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361418/original/083812200_1790729715-6920e616-21d4-459b-94a2-65875d9f35c2.jpg)
Kaleng bekas susu, biskuit, atau makanan lainnya bisa menjadi alternatif pot yang cukup kokoh dan mudah dihias. Bentuknya yang relatif kuat membuat kaleng cocok digunakan untuk tanaman kecil sampai sedang, terutama tanaman yang tidak membutuhkan wadah terlalu dalam untuk pertumbuhan akarnya.
Sebelum dijadikan pot, kaleng perlu dibersihkan dari sisa makanan dan dikeringkan agar tidak menimbulkan bau atau menarik serangga. Bagian dasar kaleng juga harus diberi beberapa lubang untuk drainase, sedangkan bagian tepi yang tajam sebaiknya dirapikan supaya tidak melukai tangan ketika pot dipindahkan atau dirawat.
Kaleng bekas juga menarik jika dicat dengan warna sederhana atau diberi label nama tanaman. Beberapa kaleng dengan ukuran serupa dapat disusun berdampingan untuk menciptakan kebun mini di dapur atau teras, sehingga barang yang semula dianggap limbah justru berubah menjadi elemen dekorasi yang fungsional.
Advertisement
4. Wadah Es Krim Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361419/original/055046100_1790729733-4baf0b77-4722-41db-9860-f8ef08dfb376.jpg)
Wadah es krim bekas umumnya memiliki bentuk lebar dengan bahan plastik yang cukup ringan sehingga praktis dijadikan pot tanaman. Ukurannya dapat menampung beberapa tanaman kecil sekaligus, sehingga satu wadah bisa dimanfaatkan untuk membuat kebun mini yang berisi daun bawang, kemangi, seledri, atau tanaman herbal lainnya.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci wadah sampai tidak ada sisa makanan atau lemak yang menempel. Setelah itu, buat beberapa lubang pada bagian bawah dengan jarak yang cukup merata agar air tidak menggenang di sekitar akar, terutama ketika tanaman ditempatkan di area yang mendapatkan penyiraman rutin.
Supaya lebih rapi, wadah es krim dapat dilapisi dengan bahan dekoratif yang tahan terhadap air atau dicat menggunakan produk yang sesuai untuk permukaan plastik. Pot tersebut kemudian dapat ditempatkan di dekat jendela atau area dapur yang memperoleh cahaya cukup sesuai kebutuhan tanaman yang dipilih.
5. Ember Plastik Bekas yang Retak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361421/original/002580900_1790729788-e52d449f-5771-42c4-bc64-a69b21718e9f.jpg)
Ember plastik yang sudah retak atau tidak lagi mampu menampung air ternyata masih dapat dimanfaatkan sebagai pot tanaman. Dibandingkan membuangnya begitu saja, ember tersebut bisa diisi media tanam dan digunakan untuk tanaman yang membutuhkan ruang akar lebih luas, termasuk beberapa jenis tanaman sayur dan tanaman hias.
Bagian yang retak perlu diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan ember masih cukup kuat ketika diisi tanah. Jika kerusakannya tidak terlalu parah, lubang atau celah yang sudah ada bahkan dapat membantu proses drainase, tetapi sebaiknya tetap ditambah beberapa lubang di bagian bawah agar aliran air lebih terkontrol.
Ember berukuran besar juga dapat menjadi pilihan untuk membuat pot ekonomis di halaman atau teras. Agar lebih enak dipandang, permukaannya bisa dibersihkan dan dihias dengan warna sederhana, sementara bagian dalamnya diisi media tanam yang sesuai dengan jenis tanaman sehingga wadah bekas tetap terlihat terawat.
Advertisement
6. Botol Deterjen Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361422/original/031380900_1790729813-4bd0448c-8cb5-46dc-b8fc-4fb47052a4fd.jpg)
Botol deterjen bekas memiliki bentuk yang cukup beragam dan sebagian di antaranya mempunyai badan kokoh sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pot. Wadah ini bisa dipotong secara horizontal atau dibuat menjadi pot memanjang, tergantung ukuran botol dan jenis tanaman yang ingin ditanam di dalamnya.
Karena sebelumnya digunakan untuk menyimpan produk pembersih, botol deterjen harus dicuci dan dibilas berkali-kali sebelum dimanfaatkan. Untuk kehati-hatian, wadah bekas bahan kimia rumah tangga seperti ini lebih baik digunakan untuk tanaman hias dan bukan untuk tanaman yang bagian buah, daun, atau umbinya akan dikonsumsi.
Botol yang sudah siap dapat dihias menggunakan cat atau ditempelkan dekorasi sederhana agar tidak terlihat seperti wadah bekas. Bentuknya yang memanjang juga memungkinkan beberapa botol disusun berjajar di rak, sehingga cocok menjadi solusi berkebun murah untuk area sempit seperti balkon atau sudut teras.
7. Kotak Styrofoam Bekas Makanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361423/original/018486600_1790729821-6ed00064-4d27-4626-a42e-d81ff9885a13.jpg)
Kotak styrofoam bekas makanan dapat dimanfaatkan sebagai wadah tanaman yang memiliki akar dangkal. Bentuknya yang lebar membuat satu wadah mampu menampung beberapa tanaman sekaligus, sehingga cukup praktis untuk membuat kebun kecil di rumah tanpa harus membeli pot dalam jumlah banyak.
Sebelum digunakan, kotak harus dibersihkan dengan baik dari sisa makanan dan minyak yang mungkin masih menempel. Beberapa lubang kecil dapat dibuat pada bagian bawah untuk membantu mengeluarkan air berlebih, sementara jumlah lubang bisa disesuaikan dengan ukuran wadah dan kebutuhan tanaman yang akan ditanam.
Wadah styrofoam sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang aman dan tidak mudah tersenggol karena bahannya relatif ringan serta dapat mudah rusak apabila terkena benturan. Untuk membuatnya lebih stabil, kotak dapat ditempatkan di atas permukaan datar atau dimasukkan ke dalam wadah luar yang lebih kokoh.
Advertisement
8. Wadah Plastik Bekas Margarin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361424/original/001710600_1790729830-92946af2-598a-46f0-821f-d8edd64ea213.jpg)
Wadah plastik bekas margarin memiliki ukuran yang relatif kecil sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pot untuk bibit atau tanaman herbal. Bentuknya juga cukup praktis untuk diletakkan di ambang jendela, rak dapur, meja dekat jendela, atau area lain yang tidak memiliki ruang luas untuk menempatkan pot berukuran besar.
Setelah margarin dikeluarkan, wadah perlu dicuci menggunakan sabun sampai tidak terasa licin dan tidak menyisakan aroma makanan. Bagian bawah kemudian diberi beberapa lubang kecil sebagai saluran air, karena media tanam yang terus-menerus tergenang dapat membuat akar tanaman lebih mudah mengalami masalah.
Beberapa wadah dengan ukuran seragam dapat dikumpulkan untuk membuat area pembibitan sederhana. Supaya tidak tertukar, setiap wadah dapat diberi tanda nama tanaman dan tanggal penanaman, sehingga pemilik rumah lebih mudah mengetahui jenis tanaman yang sedang tumbuh dan memantau perkembangannya.
9. Cangkir atau Gelas Plastik Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361425/original/040962300_1790729839-2c9fd30a-0cb1-4faf-88a4-feb2c9136871.jpg)
Cangkir atau gelas plastik bekas dapat menjadi pilihan pot mini yang sangat murah untuk menyemai benih. Ukurannya yang kecil membuat wadah ini mudah dipindahkan dan tidak membutuhkan banyak media tanam, sehingga cocok bagi orang yang baru mulai mencoba menanam sayuran atau tanaman hias dari biji.
Gelas bekas perlu dibersihkan sebelum digunakan, kemudian bagian bawahnya diberi lubang drainase menggunakan alat yang aman. Jika bahannya terlalu tipis, lubang sebaiknya dibuat secara hati-hati agar gelas tidak pecah atau berubah bentuk dan tetap mampu menahan media tanam selama proses pertumbuhan bibit.
Agar lebih teratur, beberapa gelas dapat ditempatkan dalam satu nampan bekas sehingga membentuk area semai yang mudah dipindahkan. Metode ini juga membuat perawatan menjadi lebih sederhana karena sejumlah bibit dapat diletakkan pada satu tempat, terutama ketika masih membutuhkan perhatian terhadap cahaya dan kelembapan.
Advertisement
10. Cangkang Kelapa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361426/original/082855600_1790729848-03b58b6d-0888-442d-b716-e8d6068d2885.jpg)
Cangkang kelapa dapat dimanfaatkan menjadi pot alami yang tampilannya berbeda dari wadah plastik atau kaleng. Setelah bagian dalamnya dibersihkan dari sisa daging kelapa, tempurung dapat digunakan untuk menanam tanaman kecil yang tidak membutuhkan ruang akar terlalu besar, termasuk beberapa jenis tanaman hias.
Agar dapat berfungsi sebagai pot, bagian bawah cangkang perlu diberi lubang kecil untuk membantu mengalirkan kelebihan air. Cangkang juga sebaiknya dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu supaya tidak menyisakan bahan organik yang mudah membusuk atau menimbulkan aroma kurang sedap ketika digunakan sebagai wadah tanaman.
Keunggulan lainnya adalah tampilannya yang sudah memiliki karakter alami sehingga tidak membutuhkan banyak dekorasi tambahan. Cangkang kelapa dapat diletakkan di teras, balkon, atau sudut rumah dan dipadukan dengan tanaman berukuran kecil untuk menciptakan tampilan sederhana yang terasa lebih natural tanpa mengeluarkan biaya besar.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pot Tanaman dari Limbah Rumah Tangga
1. Apa limbah rumah tangga yang bisa dijadikan pot tanaman?
Botol plastik, kaleng bekas, galon, ember, wadah makanan, gelas plastik, dan cangkang kelapa dapat dimanfaatkan sebagai pot setelah dibersihkan dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
2. Apakah botol plastik aman digunakan sebagai pot?
Botol plastik dapat digunakan sebagai wadah tanaman, terutama untuk tanaman berukuran kecil, selama kondisinya masih layak dan sudah dibersihkan sebelum diisi media tanam.
3. Mengapa pot dari barang bekas harus diberi lubang?
Lubang drainase membantu mengeluarkan kelebihan air sehingga media tanam tidak terus-menerus tergenang dan akar tanaman tetap mendapatkan kondisi yang lebih sesuai.
4. Apakah kaleng bekas bisa digunakan untuk menanam sayuran?
Kaleng bekas makanan yang sudah dibersihkan dapat digunakan sebagai wadah tanaman, tetapi bagian yang tajam perlu dirapikan dan dasar kaleng harus memiliki lubang drainase.
5. Apa pot limbah rumah tangga yang cocok untuk lahan sempit?
Botol plastik, gelas bekas, wadah margarin, dan botol deterjen yang sudah dibersihkan dapat menjadi pilihan karena bentuknya relatif kecil dan mudah ditempatkan pada rak atau area terbatas.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539434/original/056891000_1774600557-SPPI_koperasi_desa_merah_putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360761/original/003778800_1790664222-Your_paragraph_text__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361414/original/047849900_1790729616-d2a5ebbc-7016-4d63-9281-d5c5dd5ef34d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305305/original/062617200_1784791347-drainase.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449970/original/026264800_1766121793-Daun_Layu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483970/original/082254600_1769410021-Jambu_Air_Varietas_Kerdil__Kesan_Tropis_yang_Teduh.jpg)