Liputan6.com, Jakarta - Menata eksterior rumah tak selalu harus dengan biaya mahal atau perombakan besar. Salah satu cara paling efektif adalah dengan memanfaatkan tanaman rambat untuk dinding teras rumah yang mampu memberikan kesan hijau seketika. Selain menyegarkan mata, kehadiran dedaunan hijau ini juga efektif meredam panas matahari yang menyengat di siang hari, menjadikan area bersantai Anda terasa jauh lebih teduh dan nyaman.
Tren menghias area teras dengan tanaman menjalar kini semakin digemari oleh masyarakat di wilayah perkotaan. Keterbatasan lahan bukan lagi halangan untuk memiliki taman vertikal atau kanopi alami yang menawan. Tanaman rambat menawarkan fleksibilitas tingkat tinggi karena dapat tumbuh subur secara vertikal pada dinding, pagar, maupun pergola kayu dengan perawatan yang tergolong praktis bagi pemula.
Bagi Anda yang sedang mencari inspirasi, ada banyak varietas tanaman menjalar yang tidak hanya mudah tumbuh tetapi juga menampilkan corak daun serta bunga yang indah. Pemilihan jenis flora yang tepat tentu akan menentukan seberapa rimbun dan cantik fasad hunian Anda nantinya. Simak rekomendasi delapan tanaman menjalar pilihan berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (2/9/2026).
Advertisement
1. Tanaman Lee Kwan Yew (Vernonia elliptica)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338506/original/066100700_1788331782-f929d54c-c54d-432f-a2d4-b6e03f5e7bca__1_.jpg)
Lee Kwan Yew atau sering disebut tanaman tirai merupakan salah satu flora menjuntai yang belakangan ini sangat populer di kalangan pencinta arsitektur tropis modern. Tanaman ini memiliki karakteristik batang tipis yang tumbuh memanjang ke bawah, membentuk serupa tirai hijau yang menjuntai anggun. Daunnya yang kecil, rimbun, dan rapat sangat efektif menutupi fasad tembok atau balkon yang terlihat kaku.
Kelebihan utama dari tanaman menjuntai ini adalah perawatannya yang sangat minim serta kemampuannya bertahan dalam kondisi cuaca panas yang ekstrem. Lee Kwan Yew tidak membutuhkan media tanam yang terlalu dalam atau luas, sehingga amat cocok ditanam di dalam pot beton panjang yang diletakkan di atas kanopi atau dak teras. Pertumbuhannya pun relatif cepat apabila secara konsisten mendapatkan paparan sinar matahari penuh.
Secara estetika, tirai daun alami dari tanaman Lee Kwan Yew ini mampu menyuntikkan sentuhan minimalis nan elegan pada hunian. Pemilik rumah hanya perlu melakukan penyiraman secara rutin setiap hari dan pemangkasan berkala pada ujung batang, terutama jika juntaian dirasa sudah terlalu panjang atau menyapu lantai, demi menjaga tampilannya agar selalu terlihat rapi dan bersih.
Advertisement
2. Tanaman Dolar (Ficus pumila)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338507/original/070268300_1788331782-e4675606-7c01-4836-895d-8251b1e12d83.jpg)
Tanaman Dolar atau creeping fig adalah primadona bagi mereka yang ingin menutupi seluruh permukaan dinding bata atau semen dengan permadani hijau alami. Tanaman rambat ini menempel dengan sangat kuat pada permukaan kasar berkat akar-akar udara kecil yang tumbuh di sepanjang batangnya. Warnanya yang hijau gelap mampu memberi kesan klasik dan menyejukkan pada dinding teras.
Untuk menanam Dolar, Anda cukup membiarkannya merambat langsung di dinding tanpa memerlukan medium kawat atau kayu penyangga (trellis). Pada fase awal penanaman, laju pertumbuhannya mungkin terasa lambat, tetapi begitu sistem akarnya stabil, tanaman Dolar akan menyebar dengan sangat cepat menutup setiap jengkal dinding yang dilewatinya. Ini menjadikannya pilihan sempurna untuk gaya rumah rustic atau vintage.
Meski tampilannya menawan, tanaman ini menuntut tingkat pengawasan ekstra dari pemilik rumah. Anda wajib memangkasnya secara berkala agar dedaunan tidak tumbuh terlalu tebal dan menjadi sarang serangga, serta menjauhkan rambatannya dari area atap atau jendela agar tidak merusak struktur bangunan. Pemangkasan yang rajin akan memastikan lapisan tanaman Dolar tetap tipis, rapi, dan estetis.
3. Bougenville (Bunga Kertas)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338508/original/073874100_1788331782-dcf6ca72-0e1e-4343-a0f0-233b58efdfcd.jpg)
Bougenville adalah opsi klasik yang tak lekang oleh waktu jika Anda menginginkan sentuhan warna-warni semarak pada dinding teras rumah. Dikenal juga sebagai Bunga Kertas, tanaman ini menawarkan kelopak bunga tipis dalam berbagai pilihan warna cerah seperti merah, fuchsia, ungu, jingga, hingga putih. Batangnya yang berkayu dapat diarahkan untuk merambat pada pilar teras maupun pagar pembatas.
Ketangguhan Bougenville menghadapi iklim tropis menjadikannya sangat digemari di Indonesia. Tanaman ini justru akan berbunga semakin lebat apabila sengaja ditempatkan pada area yang terpapar terik matahari secara langsung dan tidak terlalu sering disiram air. Terlalu banyak asupan air justru akan memicu pertumbuhan daun yang lebat, menekan potensi munculnya mahkota bunga.
Karena batangnya keras dan memiliki duri yang cukup tajam, Bougenville membutuhkan bantuan rambatan berupa kawat tebal, kayu penyangga, atau teralis besi. Anda harus mengikat ranting-ranting mudanya pada struktur tersebut agar tanaman dapat tumbuh naik membentuk kanopi atau menutupi dinding secara proporsional. Hindari menanamnya terlalu dekat dengan jalur pejalan kaki demi alasan keamanan.
Advertisement
4. Morning Glory
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338509/original/077358800_1788331782-c5b81c82-9c4a-44ab-8cd9-140a6324405c.jpg)
Bagi Anda yang menyukai nuansa romantis yang instan, Morning Glory adalah salah satu tanaman rambat berbunga dengan tingkat pertumbuhan paling pesat. Seperti namanya, tanaman ini mekar dengan indah pada pagi hari, memamerkan bunga berbentuk corong berwarna ungu, biru, atau merah muda cerah, kemudian akan menguncup perlahan seiring dengan naiknya suhu dan terik matahari siang.
Proses penanaman Morning Glory terbilang sangat mudah karena umumnya diperbanyak melalui biji yang ditaburkan di media tanam. Dalam waktu beberapa minggu saja, sulur-sulur halusnya akan mulai melilit benda apapun yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan teralis ringan atau jaring kawat di dinding teras sejak hari pertama penanaman agar arah rambatannya terkendali.
Kelembapan tanah merupakan kunci utama keberhasilan merawat Morning Glory di lingkungan rumah. Pastikan media tanamnya tidak pernah benar-benar kering dengan melakukan penyiraman setiap pagi atau sore. Jangan lupa untuk memberikan pupuk cair yang kaya akan fosfor setiap dua minggu sekali guna merangsang pembungaan yang lebih lebat dan memperpanjang usia mekar bunganya.
5. Mandevilla
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338510/original/080608900_1788331782-b2cdb029-8fda-4455-8771-026491522dcf.jpg)
Mandevilla merupakan opsi premium bagi hunian modern berkat bentuk bunganya yang menyerupai terompet elegan dengan aroma yang cukup harum. Bunga yang umumnya berwarna merah tua, pink, putih, dan kuning ini mampu mekar sepanjang tahun di iklim tropis. Daunnya yang berbentuk oval dengan tekstur mengkilap menambah kesan mewah pada keseluruhan tampilan tanaman ini.
Berbeda dengan tanaman Dolar yang menempel kuat, Mandevilla merambat dengan cara melilitkan sulur-sulur batangnya secara lembut, sehingga dijamin tidak akan merusak lapisan cat atau plesteran dinding teras Anda. Sifat rambatnya yang sopan ini mewajibkan keberadaan media perambat berupa kayu kotak-kotak atau tali nilon kuat agar batang tidak jatuh berguguran ke tanah.
Tantangan dalam merawat Mandevilla terletak pada kerentanannya terhadap hama kutu putih atau mealybugs yang kerap bersarang di balik dedaunannya. Solusinya, Anda perlu rutin menyemprotkan air dengan tekanan sedang atau menggunakan insektisida organik ringan. Selain itu, pangkaslah batang-batang yang sudah tua untuk memberikan ruang bernapas bagi tunas-tunas baru yang lebih produktif menghasilkan bunga.
Advertisement
6. Sirih Gading (Epipremnum aureum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338511/original/084021400_1788331782-4571a3e7-e91a-4495-a92f-69fb54c7fdf0.jpg)
Siapa yang tak kenal dengan tanaman indoor legendaris ini? Ternyata, Sirih Gading juga berfungsi sangat baik sebagai tanaman rambat luar ruangan yang tangguh untuk menghias dinding teras. Ciri khasnya berupa corak daun hijau kekuningan atau keputihan akan memberikan sentuhan kesegaran tersendiri, sekaligus dikenal ampuh dalam menyaring polusi udara di sekitar area rumah.
Ketahanan Sirih Gading patut diacungi jempol karena mampu mentolerir berbagai spektrum pencahayaan, mulai dari sinar matahari langsung yang terang hingga kondisi teras yang teduh dan redup. Tanaman ini memiliki akar angin di setiap ruas batangnya, memungkinkannya memanjat dinding yang memiliki tekstur kasar atau dinding bata ekspos dengan sangat mudah tanpa bantuan alat ekstra.
Perawatan harian Sirih Gading sangat tidak merepotkan; ia dapat hidup subur pada tanah yang relatif miskin hara sekalipun. Namun, untuk memastikan daunnya tumbuh besar dan mengilap menutupi dinding secara maksimal, siramlah secara rutin dan semprot bagian daunnya sesekali. Jika ingin mengarahkan pertumbuhannya pada dinding yang halus, Anda bisa menggunakan bantuan paku payung dan tali benang.
7. Air Mata Pengantin (Antigonon leptopus)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338512/original/087604400_1788331782-c26a0cb4-aa3c-4fd9-8088-c18192f8e839.jpg)
Air Mata Pengantin atau Coral Vine adalah salah satu primadona tanaman hias yang memanjakan mata melalui juntaian bunganya yang luar biasa cantik. Gugusan bunganya yang mayoritas berwarna merah muda terang hingga putih bergerombol lebat di ujung-ujung ranting. Penampilannya yang semarak seketika merubah dinding teras yang membosankan menjadi sudut instagramable di rumah Anda.
Tanaman ini sangat menyukai iklim tropis yang panas dan membutuhkan paparan sinar matahari langsung untuk dapat merangsang produksi bunganya. Air Mata Pengantin memiliki sulur yang sangat lincah untuk meraih teralis, kawat, maupun kanopi teras, menjadikannya kanopi alami yang ideal. Menariknya lagi, bunganya yang kaya nektar kerap mengundang kupu-kupu dan lebah madu singgah ke taman Anda.
Perawatannya berpusat pada pemangkasan yang agresif setelah masa berbunga utama usai, mengingat pertumbuhannya bisa berubah menjadi liar dan mendominasi tanaman lain jika dibiarkan. Akar umbinya yang berada di dalam tanah menyimpan cadangan air dengan sangat baik, sehingga tanaman rambat ini relatif tahan terhadap kondisi kekeringan ringan saat musim kemarau panjang tiba.
Advertisement
8. Melati Belanda (Rangoon Creeper)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338513/original/091220900_1788331782-628d56d4-5d37-4a92-aa1b-6b430af98213.jpg)
Jangan tertipu dengan namanya, Melati Belanda sebenarnya bukan berasal dari keluarga melati, melainkan tanaman rambat berkayu kokoh yang menawarkan keunikan transisi warna bunga. Bunganya yang menjuntai lebat akan mekar dengan warna putih, kemudian perlahan memudar menjadi merah muda pucat, dan akhirnya berubah menjadi merah tua yang memesona seiring bertambahnya usia bunga.
Selain permainan warna yang magis, Melati Belanda memancarkan aroma wangi semerbak yang sangat kuat, terutama saat sore hingga malam hari, menciptakan atmosfer relaksasi sempurna di teras. Karena batangnya berkayu dan strukturnya cenderung membesar serta berat, tanaman ini membutuhkan penyangga berbahan dasar besi atau kayu solid yang tertanam kuat dan tahan lama.
Kunci sukses membudidayakan Melati Belanda terletak pada pengendalian pertumbuhannya yang ekspansif. Lakukan pemangkasan tajam secara rutin untuk menjaga bentuk sekaligus membuang cabang-cabang tua yang tidak lagi produktif. Pemupukan kandang yang dilakukan setiap awal musim hujan akan menjamin tanaman ini berbunga rimbun menyelimuti pergola dan dinding rumah Anda setiap tahunnya.
Pertanyaan Seputar Tanaman Rambat untuk Dinding Teras Rumah
1. Apakah akar tanaman rambat dapat merusak dinding rumah?
Beberapa jenis seperti tanaman dolar dapat merusak cat atau plester. Gunakan trellis yang dipasang beberapa sentimeter dari dinding.
2. Seberapa sering tanaman rambat di teras harus disiram?
Umumnya siram satu kali sehari pada pagi atau sore, terutama saat musim kemarau.
3. Apakah tanaman rambat membutuhkan pupuk khusus?
Tidak. Kompos atau pupuk kandang dapat digunakan, ditambah NPK secara berkala untuk mendukung pertumbuhan.
4. Tanaman rambat apa yang tumbuh paling cepat?
Morning Glory dan Lee Kwan Yew termasuk tanaman rambat yang dikenal cepat tumbuh dengan perawatan yang tepat.
5. Bagaimana cara mengatasi hama tanaman rambat?
Gunakan larutan sabun ringan atau neem oil pada daun yang terserang, sebaiknya pada sore hari.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338392/original/039473300_1788327721-HOAX__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5359126/original/045528800_1758620783-OJK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301423/original/057974600_1784457730-Outdoor_Lounge_Menggunakan_Roster_sebagai_Dinding_Privasi_dengan_Estetika_Terbuka_Tapi_aman_Model_Roster_dan_Tanaman_Rambat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544448/original/073331500_1775104351-cover_pare.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316233/original/029386300_1785918528-b37b8433-a14f-48f3-920a-fa3b01b60108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316273/original/048062900_1785920252-e1a03ce7-e0ab-4395-94b6-737282ac4931jl.jpg)