Fungsi Departemen Keuangan Amerika Serikat dan Sejarahnya

Inilah fungsi Departemen Keuangan Amerika Serikat, sejarahnya, dan bedanya dengan Kementerian Keuangan Indonesia.

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 16:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Fungsi Departemen Keuangan Amerika Serikat mencakup banyak hal, mulai dari pengelolaan uang negara sampai penjagaan sistem keuangan dari ancaman luar. Lembaga ini berdiri sejak masa awal Amerika Serikat dan terus menjalankan tugas yang sama meski zaman terus berubah. Nama lembaga ini sering muncul dalam berita ekonomi dunia, tetapi tugasnya jarang dijelaskan secara utuh.

Setiap kebijakan pajak, setiap lembar uang kertas, dan setiap sanksi ekonomi terhadap negara lain melewati meja lembaga ini sebelum dijalankan. Amerika Serikat mengandalkan Departemen Keuangan untuk menjaga roda ekonomi negara tetap berjalan, baik di dalam negeri maupun dalam hubungan dengan negara lain di dunia.

Artikel ini menjelaskan sejarah berdirinya Departemen Keuangan Amerika Serikat, fungsi Departemen Keuangan Amerika Serikat secara rinci, dan perbedaannya dengan Kementerian Keuangan Indonesia yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (21/8/2026). Penjelasan ini membantu pembaca memahami cara kerja lembaga keuangan negara adidaya tersebut dari masa berdiri hingga saat ini.

Sejarah Departemen Keuangan Amerika Serikat

Sejarah Departemen Keuangan Amerika Serikat dimulai pada masa Revolusi Amerika. Kongres Kontinental saat itu membutuhkan dana untuk membiayai perang melawan Inggris, tetapi tidak memiliki wewenang memungut pajak dari tiap koloni yang tergabung. Untuk mengatasi masalah ini, Kongres mengeluarkan uang kertas dan menunjuk beberapa orang mengelola keuangan pemerintah revolusioner sejak 1775.

Robert Morris menjabat sebagai Superintendent of Finance pada 1781 dan memulihkan kestabilan keuangan negara yang baru merdeka. Setelah Konstitusi Amerika Serikat disahkan, Kongres membentuk Departemen Keuangan secara resmi pada 2 September 1789. Menurut laman resmi Departemen Keuangan Amerika Serikat, Alexander Hamilton dilantik sebagai Menteri Keuangan pertama pada 11 September 1789 dan merancang kebijakan pelunasan utang perang negara.

Gedung Departemen Keuangan yang berdiri sekarang dibangun bertahap selama 33 tahun, mulai 1836 hingga 1869, dengan gaya arsitektur Yunani klasik yang masih bertahan sampai sekarang. Bangunan sebelumnya sempat terbakar akibat serangan Inggris pada 1814 dan kembali terbakar akibat kebakaran pada 1833. Gedung ini menjadi salah satu bangunan pemerintah tertua yang masih berdiri di Washington, D.C.

Sepanjang sejarahnya, Departemen Keuangan pernah menaungi banyak lembaga yang kini berdiri sendiri, seperti Dinas Pos, Penjaga Pantai, dan cikal bakal Badan Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat. Perang Saudara mendorong pembentukan Bureau of Internal Revenue, sementara Konferensi Bretton Woods pada 1944 menempatkan Departemen Keuangan dalam pendirian Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.

Fungsi Departemen Keuangan Amerika Serikat

Departemen Keuangan Amerika Serikat menjalankan tugas yang luas, dari urusan dalam negeri sampai urusan luar negeri. Tugas ini terbagi dalam beberapa bidang, dan tiap bidang saling berkaitan untuk menjaga kestabilan ekonomi negara secara keseluruhan. Berikut penjelasan tiap fungsi utamanya satu per satu.

Mengelola Keuangan Federal

Departemen Keuangan bertanggung jawab mengatur seluruh keuangan pemerintah federal dari pusat sampai daerah. Lembaga ini mengelola penerimaan dan pengeluaran negara, memastikan dana pemerintah tercatat dengan rapi, serta menyalurkan pembayaran kepada masyarakat Amerika Serikat setiap hari. Peran ini menjadi dasar dari fungsi lain yang dijalankan lembaga tersebut.

Memungut Pajak dan Membayar Tagihan Negara

Menurut laman resmi Departemen Keuangan Amerika Serikat, lembaga ini memungut pajak, bea, dan berbagai pembayaran yang menjadi hak negara, lalu menggunakan dana tersebut untuk melunasi seluruh tagihan pemerintah. Proses ini berjalan setiap hari sebagai bagian dari roda pemerintahan federal yang tidak pernah berhenti.

Mencetak Uang dan Koin

Produksi uang kertas dan koin berada di bawah kewenangan Departemen Keuangan sejak lembaga ini berdiri. Melalui Bureau of Engraving and Printing dan US Mint, lembaga ini merancang dan mencetak mata uang yang beredar di masyarakat Amerika Serikat. Namun, distribusi uang ke bank-bank serta pengaturan jumlah uang beredar bukan wewenang Departemen Keuangan, melainkan berada di tangan Federal Reserve selaku bank sentral independen Amerika Serikat.

Mengelola Utang dan Rekening Pemerintah

Departemen Keuangan mengatur rekening pemerintah dan utang negara secara menyeluruh dari tahun ke tahun. Fungsi ini masih dari sumber yang sama, mencakup penerbitan surat utang, pencatatan pinjaman negara, dan pengaturan arus kas pemerintah federal dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

Mengawasi Bank Nasional

Departemen Keuangan, melalui Office of the Comptroller of the Currency (OCC), mengawasi bank-bank berpiagam nasional (national banks) sejak sistem perbankan modern Amerika Serikat terbentuk. Pengawasan ini bertujuan menjaga kesehatan sistem perbankan, melindungi nasabah, dan mencegah praktik keuangan yang merugikan perekonomian negara dalam jangka panjang. Bank-bank lain di luar cakupan OCC diawasi oleh lembaga terpisah, yaitu Federal Reserve dan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), sehingga pengawasan perbankan di Amerika Serikat sesungguhnya terbagi ke beberapa lembaga.

Memberi Nasihat Kebijakan Ekonomi dan Perdagangan

Departemen Keuangan memberi masukan kepada Presiden dan lembaga negara lain soal kebijakan fiskal dan perdagangan, baik untuk urusan domestik maupun internasional yang melibatkan banyak negara. Masukan ini menjadi dasar banyak keputusan besar pemerintah Amerika Serikat dalam menghadapi dinamika ekonomi dunia. Perlu dicatat, kebijakan moneter di Amerika Serikat sepenuhnya berada di bawah otoritas Federal Reserve yang independen, bukan Departemen Keuangan.

 

Menegakkan Hukum Keuangan dan Memberantas Kejahatan Finansial

Departemen Keuangan menegakkan hukum keuangan dan pajak, termasuk menyelidiki serta menindak pelaku penggelapan pajak, pemalsuan uang, dan pemalsuan dokumen keuangan lain di seluruh negeri. Fungsi ini menjaga integritas sistem keuangan negara dari pihak yang merugikan kepentingan publik.

Perbedaan Fungsi Departemen Keuangan Amerika Serikat Dengan Kementerian Keuangan Indonesia

Departemen Keuangan Amerika Serikat dan Kementerian Keuangan Indonesia sama-sama mengurus keuangan negara, tetapi cakupan tugasnya tidak sepenuhnya sama satu sama lain. Departemen Keuangan Amerika Serikat juga memegang peran keamanan nasional lewat sanksi ekonomi terhadap ancaman dari luar negeri, sebuah tugas yang tidak melekat pada Kementerian Keuangan Indonesia hingga saat ini.

Struktur kelembagaan keduanya juga berbeda satu sama lain. Departemen Keuangan Amerika Serikat terbagi menjadi kantor pusat kebijakan dan sejumlah biro operasional yang menjalankan tugas teknis sehari-hari di seluruh negeri. Kementerian Keuangan Indonesia menjalankan fungsinya lewat unit kerja di pusat maupun daerah, dengan cakupan yang menyatukan urusan fiskal, pajak, kepabeanan, dan kekayaan negara dalam satu kementerian.

Menurut Kementerian Keuangan Republik Indonesia, tugas lembaga ini adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan untuk membantu Presiden menjalankan pemerintahan negara secara menyeluruh. Fungsi yang dijalankan mencakup strategi fiskal, penganggaran, perpajakan, kepabeanan dan cukai, perbendaharaan negara, hingga pengelolaan kekayaan negara dalam satu payung kebijakan yang terpadu dan berkelanjutan.

Pertanyaan Seputar Fungsi Departemen Keuangan Amerika Serikat

Apa fungsi utama Departemen Keuangan Amerika Serikat?

Fungsi utamanya mencakup pengelolaan keuangan federal, pemungutan pajak, pencetakan uang, pengelolaan utang negara, pengawasan bank nasional, pemberian nasihat kebijakan ekonomi, dan penegakan hukum keuangan di seluruh negeri.

Siapa pendiri Departemen Keuangan Amerika Serikat?

Alexander Hamilton menjadi Menteri Keuangan pertama Amerika Serikat setelah Kongres membentuk Departemen Keuangan secara resmi pada 2 September 1789, tak lama setelah Konstitusi disahkan.

Kapan Departemen Keuangan Amerika Serikat didirikan?

Departemen Keuangan Amerika Serikat resmi berdiri pada 2 September 1789, setelah Konstitusi Amerika Serikat disahkan dan pemerintahan federal terbentuk di bawah Kongres pertama.

Apa perbedaan Departemen Keuangan Amerika Serikat dengan Kementerian Keuangan Indonesia?

Departemen Keuangan Amerika Serikat memiliki peran tambahan di bidang keamanan nasional lewat sanksi ekonomi, sementara Kementerian Keuangan Indonesia menyatukan urusan fiskal, pajak, kepabeanan, dan kekayaan negara dalam satu kementerian.

Apakah Departemen Keuangan Amerika Serikat mengawasi bank?

Ya, Departemen Keuangan Amerika Serikat mengawasi bank nasional dan lembaga simpan pinjam untuk menjaga kesehatan sistem perbankan dan melindungi nasabah dari praktik keuangan yang merugikan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6