Liputan6.com, Jakarta - Wastafel yang bersih dan berkilau bisa dijaga dengan cara membersihkan kerak di wastafel pakai bahan dapur. Bahan sederhana seperti baking soda, cuka, dan lemon dapat membantu mengangkat noda membandel.
Kerak pada wastafel umumnya terbentuk akibat mineral seperti kalsium dan magnesium dari air sadah yang tertinggal setelah air menguap. Jika dibiarkan, endapan tersebut dapat mengeras dan semakin sulit dibersihkan.
Selain air sadah, sisa sabun, makanan, dan minyak juga dapat menempel pada permukaan wastafel. Membersihkannya secara rutin penting dilakukan agar kerak tidak menumpuk, saluran tidak tersumbat, dan wastafel tetap bersih serta bebas bau. Berikut cara membersihkan kerak di wastafel pakai bahan dapur, Liputan6.com, Selasa (6/10/2026).
Advertisement
1. Baking Soda dan Cuka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3531946/original/007660600_1628148065-flour-powder-wheat-jar.jpg)
Baking soda dan cuka dapat menjadi kombinasi praktis untuk membersihkan kerak membandel pada wastafel. Baking soda berfungsi sebagai bahan abrasif ringan yang membantu mengangkat kotoran, sedangkan kandungan asam asetat dalam cuka dapat membantu melarutkan endapan mineral dari air.
Cara menggunakannya cukup mudah. Taburkan baking soda secara merata pada bagian wastafel yang berkerak, kemudian tuangkan cuka secukupnya hingga muncul gelembung. Diamkan selama sekitar 10–15 menit agar kerak lebih lunak. Setelah itu, gosok permukaan menggunakan spons atau sikat berbulu lembut.
Bilas dengan air bersih hingga tidak ada sisa bahan yang tertinggal, lalu lap sampai kering. Metode ini cocok digunakan saat kerak sudah cukup tebal dan sulit dibersihkan dengan sabun biasa.
Advertisement
2. Lemon dan Baking Soda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482455/original/096358600_1769220546-Membersihkan_Kerak_di_Wastafel_Keramik_Pakai_Sitrun_2.jpg)
Lemon dan baking soda dapat digunakan untuk membantu mengatasi kerak sekaligus noda pada permukaan wastafel. Lemon mengandung asam sitrat yang dapat membantu melunakkan endapan mineral, sementara baking soda memberikan efek abrasif ringan untuk mengangkat kotoran.
Untuk menggunakannya, potong lemon menjadi dua bagian, kemudian taburkan baking soda pada permukaan potongan lemon. Gosokkan lemon langsung pada area wastafel yang berkerak menggunakan gerakan melingkar. Biarkan selama sekitar 10–15 menit agar kandungan asam bekerja lebih maksimal.
Setelah itu, bilas wastafel menggunakan air bersih dan lap hingga kering. Cara ini juga dapat memberikan aroma segar pada wastafel. Namun, sebaiknya tetap sesuaikan penggunaannya dengan jenis material wastafel agar permukaannya tidak rusak.
3. Cuka Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5167806/original/054892000_1742370479-ecologiacal-products-concept-with-copy-space.jpg)
Cuka putih dapat digunakan sendiri untuk membantu menghilangkan kerak air pada wastafel. Kandungan asam asetat di dalamnya dapat membantu melarutkan endapan mineral yang tertinggal setelah air menguap. Sebelum membersihkan, pastikan permukaan wastafel dalam kondisi kering.
Tuangkan atau aplikasikan cuka secukupnya pada spons, kemudian gosokkan secara merata pada bagian yang terdapat kerak. Untuk kerak yang lebih sulit dihilangkan, cuka dapat didiamkan selama beberapa menit sebelum digosok kembali.
Setelah kerak mulai terangkat, bersihkan permukaan menggunakan sabun cuci piring untuk menghilangkan sisa kotoran dan aroma cuka. Bilas dengan air mengalir hingga bersih, kemudian keringkan menggunakan kain lembut. Cara ini dapat digunakan secara berkala untuk membantu mencegah endapan mineral semakin menumpuk.
Advertisement
4. Pasta Gigi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128676/original/085943700_1739256820-shali-kj1A3wta7qY-unsplash.jpg)
Pasta gigi bisa menjadi pilihan sederhana untuk membersihkan noda ringan atau lapisan kerak tipis pada wastafel. Beberapa pasta gigi memiliki kandungan abrasif ringan yang dapat membantu mengangkat kotoran dari permukaan tanpa membutuhkan bahan pembersih khusus.
Caranya, oleskan sedikit pasta gigi langsung pada bagian wastafel yang bernoda. Gunakan kain lembut, spons, atau sikat gigi bekas untuk menggosoknya dengan gerakan melingkar. Setelah beberapa saat, bilas permukaan menggunakan air bersih dan pastikan tidak ada sisa pasta gigi yang tertinggal.
Cara ini lebih cocok untuk noda ringan daripada kerak yang sudah mengeras dan menumpuk. Sebelum menggunakannya pada seluruh permukaan, sebaiknya coba terlebih dahulu pada bagian kecil yang tidak terlalu terlihat untuk memastikan material wastafel tetap aman.
5. Minyak Kayu Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3186698/original/072750000_1595388670-organic-burdock-oil-glass-bottle-burdock-flowers_190330-284.jpg)
Minyak kayu putih dapat dimanfaatkan sebagai langkah tambahan setelah wastafel selesai dibersihkan. Bahan ini terutama digunakan untuk membantu menghilangkan bintik-bintik putih atau sisa noda kerak air yang masih terlihat pada permukaan.
Pertama, bersihkan wastafel menggunakan sabun cuci piring dan air hingga kotoran utama terangkat. Bilas, kemudian keringkan seluruh permukaannya dengan kain. Setelah wastafel benar-benar kering, tuangkan sedikit minyak kayu putih pada kain bersih. Usapkan secara perlahan pada bagian yang masih memiliki bintik putih atau noda.
Setelah itu, lap kembali menggunakan kain bersih dan kering agar tidak meninggalkan residu berminyak. Cara ini dapat menjadi sentuhan akhir untuk membuat permukaan wastafel terlihat lebih bersih dan berkilau. Gunakan sedikit saja agar permukaan tidak terasa terlalu licin atau berminyak.
Advertisement
6. Sabun Cuci Piring dan Air Hangat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362794/original/020002100_1790830452-9e66d2fe-7bde-43c0-97ae-30affe668123.jpg)
Untuk kerak yang masih tipis, sabun cuci piring dan air hangat dapat menjadi pilihan paling sederhana. Air hangat membantu melonggarkan sisa minyak dan kotoran yang menempel, sedangkan sabun cuci piring membantu mengangkat lemak serta residu dari aktivitas mencuci.
Mulailah dengan membilas seluruh permukaan wastafel menggunakan air hangat. Tuangkan sabun cuci piring secukupnya pada spons, kemudian gosok permukaan terutama pada bagian yang memiliki noda atau lapisan kotoran. Setelah selesai, bilas kembali dengan air hangat hingga tidak ada sisa sabun.
Lap permukaan menggunakan kain kering agar tidak meninggalkan bercak air. Metode ini sebaiknya dilakukan secara rutin karena lebih mudah mengatasi kotoran sebelum berubah menjadi kerak tebal yang membutuhkan pembersihan lebih intensif.
7. Baking Soda untuk Pembersihan Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2893093/original/025778000_1566815356-baking-soda-768950_1920.jpg)
Baking soda juga dapat digunakan sebagai bahan pembersih rutin untuk membantu mengangkat noda dan lapisan kotoran tipis pada wastafel. Bahan ini memiliki tekstur yang dapat memberikan efek abrasif ringan sehingga membantu membersihkan permukaan tanpa harus menggunakan produk pembersih khusus.
Taburkan baking soda secukupnya pada area yang ingin dibersihkan, kemudian tambahkan sedikit air hingga membentuk pasta. Gosokkan pasta tersebut menggunakan spons dengan gerakan melingkar, terutama pada bagian yang mulai menunjukkan noda putih atau kotoran menempel.
Setelah beberapa menit, bilas wastafel menggunakan air bersih dan lap hingga kering. Pembersihan menggunakan baking soda dapat dilakukan secara berkala, tetapi tidak perlu terlalu sering. Untuk menjaga wastafel tetap bersih, kebiasaan membilas dan mengeringkan permukaan setiap selesai digunakan tetap menjadi langkah utama.
Pertanyaan Seputar Cara Membersihkan Kerak di Wastafel Pakai Bahan Dapur
Apa penyebab utama kerak pada wastafel?
Penyebab utama kerak pada wastafel adalah air dengan kandungan mineral tinggi (air sadah), sisa sabun, sisa makanan dan minyak, serta kurangnya perawatan rutin.
Bahan dapur apa saja yang bisa digunakan untuk membersihkan kerak wastafel?
Beberapa bahan dapur yang efektif adalah kombinasi baking soda dan cuka, lemon dan baking soda, cuka putih murni, pasta gigi, minyak kayu putih, serta sabun cuci piring dan air hangat.
Bagaimana cara mencegah kerak wastafel agar tidak muncul lagi?
Mencegah kerak bisa dilakukan dengan membilas wastafel setiap selesai digunakan, melakukan pembersihan rutin minimal seminggu sekali, dan mengeringkan permukaan wastafel setelah pemakaian.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561710/original/027708500_1776757647-cek_fakta_bansos_ibu_hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230141/original/048825600_1747983618-PatungEmas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4854795/original/015060900_1717646117-cek_fakta_antam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314680/original/084110500_1785758688-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349769/original/095249100_1789543664-Ide_Desain_Meja_Rias_Kamar_Mandi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297945/original/082399100_1784112083-2f7e8c82-c6ed-42d5-81b7-690de233c7cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3211959/original/094472000_1597727288-wastafel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333952/original/051322900_1787814987-Risiko_Membuang_Air_Mendidih_ke_Wastafel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325485/original/093535400_1786869217-Gemini_Generated_Image_nzm0gxnzm0gxnzm0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318382/original/033453500_1786094286-Gemini_Generated_Image_nvznmonvznmonvzn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317290/original/089070400_1786008288-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3147439/original/005936800_1591676407-sink-208143_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366136/original/081859800_1791253961-watermarked_img_15400245168918708893.jpg)