9 Cara Menyimpan Daun Bawang agar Tidak Cepat Layu, Stok Dapur Lebih Tahan Lama

Cara menyimpan daun bawang agar tidak cepat layu, mulai dari kulkas hingga freezer, untuk penggunaan jangka panjang.

Diterbitkan 23 Juli 2026, 10:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara menyimpan daun bawang agar tidak cepat layu penting diketahui agar sayuran tetap segar, renyah, dan siap digunakan kapan saja. Dengan teknik penyimpanan yang tepat, daun bawang dapat bertahan lebih lama tanpa cepat menguning atau membusuk.

Menyimpan daun bawang tidak bisa dilakukan sembarangan karena kelembapan dan suhu sangat memengaruhi kualitasnya. Oleh sebab itu, memahami cara menyimpan daun bawang agar tidak cepat layu dapat membantu mengurangi pemborosan bahan makanan.

Ada beberapa metode yang bisa dipilih, mulai dari menyimpannya di kulkas hingga freezer sesuai kebutuhan. Berbagai cara menyimpan daun bawang agar tidak cepat layu berikut dapat membantu menjaga kesegarannya lebih lama sehingga kualitasnya tetap terjaga saat akan digunakan memasak.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara menyimpan daun bawang agar tidak cepat layu, Kamis (23/7/2026).

1. Simpan di laci sayuran kulkas

Laci sayuran merupakan tempat terbaik untuk menjaga kesegaran daun bawang karena memiliki tingkat kelembapan yang lebih stabil. Hindari mencuci atau memotong daun bawang sebelum disimpan karena sisa air dapat mempercepat proses pembusukan.

Bungkus daun bawang menggunakan kantong plastik berlubang agar kelembapannya tetap terjaga sekaligus mencegah aromanya menyebar ke bahan makanan lain. Dengan cara ini, daun bawang umumnya dapat bertahan segar hingga sekitar 10 hari.

2. Gunakan wadah kedap udara

Setelah dicuci, pastikan daun bawang benar-benar kering sebelum dimasukkan ke dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock.

Wadah tertutup membantu mengurangi paparan udara dingin secara langsung sehingga daun tidak mudah layu. Selain itu, metode ini juga mencegah daun bawang menyerap aroma dari bahan makanan lain yang disimpan di dalam kulkas.

3. Bungkus dengan tisu dapur

Tisu dapur berfungsi menyerap kelembapan berlebih yang sering menjadi penyebab daun bawang cepat membusuk. Bungkus daun bawang menggunakan tisu kering, lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock sebelum disimpan di rak sayuran kulkas.

Cara sederhana ini dapat menjaga kesegaran daun bawang hingga 2–3 minggu. Jika tidak memiliki kulkas, gunakan tisu yang sedikit lembap dan basahi kembali saat mulai mengering agar daun bawang tidak kehilangan kadar airnya.

4. Pisahkan bagian daun dan batang

Bagian daun umumnya lebih tipis dan lebih cepat layu dibandingkan batangnya. Oleh karena itu, memisahkan keduanya sebelum disimpan dapat membantu memperpanjang masa simpan.

Setelah dicuci dan dikeringkan, simpan batang dalam wadah kedap udara, sedangkan bagian daun sebaiknya dibungkus dengan tisu kering terlebih dahulu agar kelembapannya tetap terkontrol dan tidak mudah membusuk.

5. Simpan dalam botol plastik

Botol plastik bersih dapat menjadi alternatif tempat penyimpanan yang praktis. Setelah daun bawang dicuci, potong bagian akar dan pastikan seluruh permukaannya benar-benar kering.

Gulung daun bawang secara longgar lalu masukkan ke dalam botol plastik yang bersih dan kering. Simpan botol tersebut di dalam kulkas agar daun bawang tetap segar, tidak mudah tertekan, dan lebih rapi saat disimpan.

6. Letakkan berdiri dalam gelas berisi air

Untuk penggunaan dalam waktu dekat, simpan daun bawang secara tegak di dalam gelas atau toples berisi air setinggi sekitar 2–3 cm.

Pastikan hanya bagian akar yang terendam agar batang tetap mendapatkan kelembapan tanpa membuat daunnya cepat busuk. Ganti air setiap dua hari sekali untuk menjaga kebersihannya. Dengan cara ini, daun bawang dapat tetap segar hingga sekitar dua minggu.

7. Gunakan toples kaca tertutup longgar

Selain menggunakan gelas, Anda juga dapat menyimpan daun bawang di dalam toples kaca yang lebih tinggi. Isi toples dengan air hingga setengah bagian, lalu letakkan daun bawang dalam posisi tegak dengan akar terendam air.

Tutup bagian atas toples menggunakan plastik secara longgar agar sirkulasi udara tetap terjaga. Simpan di dalam kulkas dan ganti air setiap tiga hari sekali untuk membantu mempertahankan kesegarannya hingga sekitar satu minggu.

8. Bekukan di dalam freezer

Jika ingin menyimpan daun bawang dalam waktu yang lebih lama, freezer menjadi pilihan yang tepat. Cuci bersih daun bawang, potong bagian akar, lalu iris sesuai kebutuhan memasak. Keringkan hingga tidak ada sisa air sebelum dimasukkan ke dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock.

Agar irisan tidak saling menempel, bekukan terlebih dahulu di atas loyang selama sekitar dua jam, kemudian pindahkan ke wadah penyimpanan. Metode ini dapat membuat daun bawang bertahan hingga 3 bulan atau bahkan lebih lama.

9. Blanching sebelum dibekukan

Blanching atau merebus sebentar dapat membantu mempertahankan warna hijau daun bawang selama penyimpanan. Caranya, rebus daun bawang yang telah diiris dalam air mendidih selama sekitar 30 detik, kemudian segera angkat dan tiriskan hingga dingin.

Setelah benar-benar kering, simpan dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock di dalam freezer. Teknik ini membuat daun bawang tetap lebih segar saat digunakan kembali dan dapat bertahan hingga sekitar 3 bulan.

Cara Menyegarkan Kembali Daun Bawang yang Mulai Layu

1. Rendam dalam air dingin

Rendam bagian batang dan akar daun bawang di dalam air dingin selama 15–30 menit. Cara ini membantu mengembalikan kadar air yang hilang sehingga daun bawang menjadi lebih segar dan tidak terlalu layu.

2. Potong bagian yang mengering

Periksa daun bawang, lalu potong ujung daun atau akar yang sudah mengering, menguning, maupun rusak. Bagian yang masih segar akan terlihat lebih rapi dan siap digunakan untuk memasak.

3. Simpan tegak dalam gelas berisi air

Jika daun bawang masih memiliki akar, letakkan secara tegak di dalam gelas atau toples yang berisi air setinggi sekitar 2–3 cm. Pastikan hanya bagian akar yang terendam, lalu simpan di tempat sejuk atau di dalam kulkas agar kesegarannya kembali terjaga.

4. Bungkus dengan tisu lembap

Bungkus daun bawang menggunakan tisu dapur yang sedikit lembap, kemudian masukkan ke dalam wadah atau plastik ziplock. Simpan di rak sayuran kulkas selama beberapa jam hingga daun kembali terasa lebih segar. Pastikan tisu hanya lembap, bukan basah, agar daun tidak cepat membusuk.

5. Semprot dengan air secukupnya

Apabila daun bawang terlihat mulai kehilangan kesegarannya, semprot permukaannya dengan sedikit air menggunakan botol semprot. Setelah itu, simpan kembali di dalam kulkas menggunakan wadah tertutup agar kelembapannya tetap terjaga.

6. Segera olah atau bekukan

Jika daun bawang mulai layu tetapi masih layak dikonsumsi, sebaiknya segera digunakan untuk memasak atau diiris lalu disimpan di dalam freezer. Cara ini membantu mencegah kualitasnya semakin menurun sekaligus mengurangi pemborosan bahan makanan.

Pertanyaan Seputar Cara Menyimpan Daun Bawang agar Tidak Cepat Layu

Berapa lama daun bawang bisa bertahan jika disimpan di kulkas?

Jika disimpan dalam kantong plastik berlubang di laci kulkas, daun bawang dapat bertahan hingga sekitar 10 hari. Dengan metode bungkus tisu dapur atau kertas koran, daun bawang bisa bertahan segar hingga 2-3 minggu. Jika disimpan berdiri dalam gelas atau toples berisi air dan air diganti rutin, bisa bertahan hingga dua minggu.

Apakah daun bawang bisa dibekukan?

Ya, daun bawang bisa dibekukan. Setelah dicuci, diiris, dan dikeringkan, daun bawang dapat disimpan dalam wadah kedap udara di freezer hingga 3 bulan, bahkan sampai enam bulan. Ada juga metode pembekuan setelah direbus singkat (blanching) yang dapat mempertahankan warna hijau dan bertahan hingga 3 bulan.

Mengapa daun bawang tidak boleh dicuci atau dipotong sebelum disimpan di kulkas?

Daun bawang sebaiknya tidak dicuci atau dipotong sebelum disimpan dalam kantong plastik di kulkas karena tindakan ini dapat mempercepat proses pembusukan.

Bagaimana cara mencegah bau daun bawang menyebar ke makanan lain di kulkas?

Untuk mencegah bau daun bawang menyebar, bungkus daun bawang dengan rapi dalam kantong plastik berlubang atau simpan dalam wadah kedap udara.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6