Liputan6.com, Jakarta - Memelihara ayam di rumah tentu menyenangkan, namun masalah pakan yang berceceran sering kali bikin pusing. Menggunakan wadah biasa sering membuat pakan terbuang sia-sia karena tertendang. Karena itu, mempelajari cara membuat tempat pakan ayam anti tumpah dari ember bekas menjadi solusi cerdas yang sangat hemat biaya untuk menjaga kebersihan kandang Anda.
Proses pembuatannya pun sangat praktis serta tidak memerlukan keahlian khusus atau peralatan mahal. Cukup memanfaatkan ember cat bekas yang sudah dibersihkan, Anda dapat merancangnya menjadi wadah pakan otomatis yang efisien. Pakan akan keluar secara bertahap sesuai kebutuhan ternak, sehingga risiko terbuang akibat diacak-acak dapat diminimalkan.
Dengan menerapkan langkah ini, manajemen pemeliharaan ayam Anda akan menjadi jauh lebih efektif, rapi, dan ekonomis. Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli alat pakan pabrikan yang mahal. Ember cat atau ember bekas rumah tangga bisa disulap menjadi tempat pakan otomatis yang sangat efektif. Coba langkah-langkah berikut ini, oleh Liputan6.com, Minggu (6/9/2026).
Advertisement
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341804/original/032323900_1788684247-Untitled1.jpg)
Sebelum memulai proses pembuatan, persiapkan beberapa alat dan bahan sederhana yang sangat mudah ditemukan di sekitar rumah:
-
Ember plastik bekas lengkap dengan tutupnya (ukuran 5 kg atau 20 kg sesuai kebutuhan).
-
Pipa PVC / paralon bekas ukuran 2 atau 3 inci (panjang sekitar 15-20 cm secukupnya).
-
Sambungan pipa PVC bentuk elbow 90 derajat (sebanyak 3-4 buah).
-
Solder listrik, bor listrik, atau pisau karter tebal untuk melubangi ember.
-
Spidol permanen dan penggaris untuk menandai posisi lubang.
-
Amplas kasar untuk merapikan sisa pemotongan plastik.
-
Lem PVC atau lem tembak (silicone sealant) untuk memperkuat sambungan pipa.
-
Kawat atau tali tambang kecil jika wadah pakan nantinya ingin digantung di dalam kandang.
Advertisement
Langkah-Langkah Pembuatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341805/original/039804900_1788684247-Untitled2.jpg)
Proses pengerjaan alat pakan ini relatif singkat dan bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa bantuan tenaga ahli. Berikut tahapan lengkapnya:
-
Pembersihan dan Sterilisasi Ember Bekas: Langkah pertama yang sangat krusial adalah memastikan ember bekas benar-benar bersih dari sisa sisa zat kimia, terutama jika Anda menggunakan ember bekas cat atau bahan bangunan. Cuci bersih ember menggunakan detergen dan air mengalir, pastikan tidak ada bau kimia yang tersisa, lalu keringkan di bawah sinar matahari secara langsung.
-
Penandaan Titik Lubang Pakan: Tentukan posisi tempat keluar pakan di bagian bawah ember. Buatlah 3 atau 4 titik melingkar di sekeliling bagian bawah ember. Berikan jarak sekitar 5 hingga 8 cm dari dasar ember agar pakan di dalam dapat mengalir dengan lancar. Gunakan ujung pipa elbow atau spidol untuk menggambar lingkaran sesuai ukuran diameter luar pipa PVC yang akan dimasukkan.
-
Proses Pelubangan Ember: Gunakan bor dengan mata hole saw atau gunakan solder listrik yang dipanaskan untuk melubangi garis lingkaran yang sudah ditandai. Jika menggunakan pisau karter, panaskan terlebih dahulu ujung pisau di atas kompor agar plastik ember lebih mudah dipotong. Buatlah lubang yang presisi agar pipa pas saat dipasang dan tidak terlalu longgar.
-
Pemasangan Pipa Elbow Anti Tumpah: Masukkan sambungan pipa elbow PVC ke dalam lubang yang telah dibuat dari arah luar ke dalam. Posisikan lengkungan pipa elbow menghadap ke bawah di dalam ember. Bagian pipa yang menghadap ke dalam ember berfungsi menyalurkan pakan dari atas, sementara mulut pipa yang berada di luar menjadi tempat ayam mematuk makanan. Konfigurasi lengkungan ini mencegah ayam mengais pakan keluar dari wadah.
-
Perekatan dan Penguncian Pipa: Agar pipa tidak goyah atau terlepas saat didorong-dorong oleh ayam, berikan lem tembak atau sealant di sekeliling celah antara pipa dan dinding ember. Biarkan lem mengering secara sempurna hingga tidak berbau.
-
Pemasangan Gantungan (Opsional): Agar hasil lebih maksimal, buat dua lubang kecil di pinggir atas ember untuk memasang kawat atau tali gantungan. Menggantung wadah pakan setinggi dada ayam akan membuat pakan makin sulit ditumpahkan dan terhindar dari jangkitan hama seperti tikus atau anak ayam yang melompat ke atas wadah.
Keunggulan Menggunakan Tempat Pakan Ember DIY
Menggunakan wadah pakan dari ember bekas ini memberikan beragam keuntungan jangka panjang bagi peternakan Anda:
-
Menghemat Biaya Operasional: Anda tidak perlu membeli wadah pakan komersial yang harganya mencapai puluhan hingga ratusan ribu rupiah.
-
Mengurangi Pemborosan Pakan: Pipa elbow bertindak sebagai penahan. Ayam hanya bisa memasukkan kepalanya untuk mematuk pakan tanpa bisa mengais pakan keluar dari wadah.
-
Menjaga Kebersihan Pakan: Tutup ember yang rapat melindungi pakan dari air hujan, kelembapan udara, debu, kotoran ayam, dan ceceran pakan di tanah.
-
Kapasitas Besar dan Efisien: Ember ukuran besar mampu menampung pakan untuk stok beberapa hari, sehingga Anda tidak perlu menambah pakan setiap jam.
Advertisement
Tips Perawatan dan Penggunaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341806/original/047433900_1788684247-Untitled3.jpg)
Agar tempat pakan buatan sendiri ini awet dan berfungsi optimal, perhatikan beberapa tips perawatan berikut.
- Selalu pastikan tutup ember terpasang rapat agar pakan di dalamnya tidak berjamur akibat paparan udara lembap atau terkena cipratan air hujan.
- Lakukan pembersihan berkala setidaknya satu bulan sekali dengan mengosongkan sisa pakan, mencuci ember, serta membersihkan sela-sela pipa elbow dari debu pakan yang menggumpal.
- Jika Anda menggantung ember, atur ketinggian wadah agar sejajar dengan dada atau leher ayam dewasa agar posisi makan ayam tetap nyaman tanpa perlu membungkuk terlalu rendah.
Dengan memanfaatkan barang bekas dan sedikit kreativitas, Anda sudah dapat membuat sistem pakan yang rapi, efisien, dan higienis. Solusi ini sangat cocok diterapkan bagi Anda yang ingin menghemat anggaran pakan sekaligus meningkatkan produktivitas ternak ayam di rumah.
Pertanyaan Seputar Membuat Tempat Pakan Ayam Anti Tumpah dari Ember Bekas
Mengapa harus menggunakan sambungan pipa elbow PVC pada ember pakan?
Pipa elbow yang melengkung berfungsi sebagai penghalang mekanis. Ayam hanya bisa memasukkan paruh atau kepalanya untuk mengambil pakan tanpa bisa mengibas atau mengais pakan ke luar wadah.
Ember bekas apa yang paling aman digunakan untuk tempat pakan ayam?
Ember cat bekas atau ember bekas bahan makanan (food grade) sangat cocok digunakan. Pastikan ember dibersihkan secara menyeluruh dari sisa bahan kimia atau sisa zat lain sebelum dilubangi.
Berapa tinggi ideal saat menggantung tempat pakan ember di dalam kandang?
Tinggi ideal tempat pakan adalah setinggi dada atau leher ayam dewasa. Posisi ini memudahkan ayam untuk makan sekaligus mencegah wadah tertendang atau dipanjat oleh ternak.
Apakah tempat pakan dari ember bekas ini cocok untuk pakan basah atau racikan?
Tempat pakan desain pipa elbow ini lebih disarankan untuk pakan kering seperti pelet, jagung giling, atau konsentrat kering agar pakan dapat mengalir lancar dari atas ke bawah tanpa tersumbat.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341803/original/023027300_1788684247-hl2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562583/original/055823800_1776833291-unnamed-111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550530/original/061441900_1775703220-Kandang_dan_Penyimpan_pakan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341719/original/016287200_1788678212-pexels-karola-g-6632164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341791/original/081181400_1788683534-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341858/original/074956900_1788688455-b203b116-f0d1-4243-99a2-d6d9afa7212a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338497/original/053890200_1788331537-francesco-mocellin-LHuAyKkbA9w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339573/original/007512900_1788420172-2fe273f0-e6c0-4f20-8344-31f3ea6a312b1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341846/original/005349900_1788688187-b1412a86-c73d-45b4-a167-0c279f2f5f1c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341704/original/002904900_1788676105-sdgfdg.jpg)