6 Cara Membuat Pot Vertikal dari Botol Bekas untuk Daun Bawang di Lahan Sempit

Simak cara membuat pot vertikal dari botol bekas untuk daun bawang, mulai dari bahan, alat, hingga tahap perawatan agar panen berulang di rumah.

Diterbitkan 26 Juli 2026, 10:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Botol plastik air mineral sering berakhir di tempat sampah setelah sekali pakai. Padahal, benda ini masih bisa dipakai ulang menjadi wadah tanam. Cara membuat pot vertikal dari botol bekas untuk daun bawang menjadi solusi bagi pemilik rumah dengan lahan sempit. Metode ini memanfaatkan ruang secara vertikal sehingga bisa diterapkan di teras, balkon, atau dinding pekarangan rumah.

Menanam daun bawang sendiri di rumah membuat stok dapur selalu tersedia tanpa perlu bolak-balik ke warung setiap kali masakan membutuhkannya. Selain menghemat pengeluaran, kegiatan ini juga mengurangi sampah plastik yang menumpuk di rumah. Prosesnya pun tidak memerlukan alat mahal karena bahan utama berasal dari barang bekas yang biasanya sudah tersedia.

Melalui cara membuat pot vertikal dari botol bekas untuk daun bawang, siapa pun dapat memulai kebun sederhana dengan bahan yang mudah ditemukan. Proses pembuatannya tidak membutuhkan banyak peralatan sehingga dapat dilakukan sendiri di rumah. Berikut ini adalah langkah yang dapat diikuti dari awal hingga tanaman siap tumbuh, dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber.

Menyiapkan Bahan dan Alat

Bahan yang dibutuhkan meliputi botol plastik bekas ukuran 1,5 liter, gunting atau cutter, media tanam, dan bibit daun bawang. Botol bisa dikumpulkan dari sisa konsumsi harian di rumah atau meminta dari tetangga sekitar. Pastikan botol dalam kondisi bersih dan bebas dari sisa cairan sebelum dipakai untuk menanam.

Media tanam terdiri dari campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan yang seimbang antara ketiganya. Campuran ini membantu akar daun bawang menyerap air dan nutrisi secara merata sepanjang masa tumbuh. Sekam bakar juga berfungsi menjaga kelembapan tanah agar tidak cepat kering saat cuaca panas.

Alat tambahan yang perlu disiapkan adalah tali rafia atau kawat untuk menggantung botol, paku atau solder untuk melubangi botol, dan wadah kecil untuk mencampur media tanam. Semua alat ini umumnya sudah tersedia di rumah sehingga tidak perlu membeli barang baru untuk memulai proyek menanam daun bawang ini.

Memotong Botol Bekas

Botol plastik dipotong pada bagian samping menggunakan cutter dengan ukuran memanjang seperti jendela kecil di badan botol. Bagian yang dipotong berfungsi sebagai lubang tempat daun bawang tumbuh keluar dari botol. Sisakan bagian bawah botol utuh agar media tanam tidak tumpah keluar saat pot digantung atau disusun secara vertikal.

Posisi lubang sebaiknya dibuat menghadap ke satu arah agar daun bawang tumbuh mengarah keluar secara rapi dan mudah dipanen setiap kali dibutuhkan. Jika botol akan disusun bertingkat, buat lubang tambahan di bagian tutup dan dasar botol untuk jalur air dan sirkulasi udara antar tingkat susunan botol.

Setelah dipotong, haluskan bagian tepi botol menggunakan gunting agar tidak melukai tangan saat proses penanaman berlangsung di rumah. Bagian tepi yang tajam juga berisiko merusak akar daun bawang saat media tanam dimasukkan ke dalam botol pada tahap berikutnya, jadi tahap ini tidak boleh dilewatkan begitu saja oleh siapa pun.

Membuat Lubang Drainase

Lubang drainase dibuat di bagian bawah botol menggunakan paku panas atau solder kecil secara hati-hati. Fungsi lubang ini adalah membuang air yang berlebih setelah proses penyiraman sehingga akar daun bawang tidak terendam air terlalu lama. Buat empat sampai lima lubang dengan jarak yang merata di sekeliling dasar botol.

Air yang menggenang di dalam pot menjadi penyebab utama akar daun bawang membusuk sebelum tumbuh besar. Oleh karena itu, lubang drainase menjadi tahap yang tidak boleh dilewatkan dalam cara membuat pot vertikal dari botol bekas untuk daun bawang ini. Pastikan setiap botol dalam susunan vertikal memiliki lubang yang berfungsi dengan baik.

Selain di dasar botol, lubang kecil tambahan juga bisa dibuat di sisi bawah lubang tanam utama. Fungsinya membantu sirkulasi udara masuk ke media tanam sehingga akar tidak mudah lembap secara berlebihan. Sirkulasi udara yang lancar membuat pertumbuhan daun bawang berlangsung lebih stabil dari waktu ke waktu selama masa tanam.

Menyusun Botol secara Vertikal

Botol yang sudah dilubangi disusun bertingkat menggunakan tali rafia, kawat, atau rak besi sederhana yang mudah ditemukan. Susunan vertikal bisa dibuat menempel di dinding, pagar, atau tiang kayu yang sudah terpasang di area rumah. Jarak antar botol perlu diperhatikan agar daun bawang di tiap tingkat mendapat cahaya matahari secara merata setiap hari.

Pemasangan botol sebaiknya dimulai dari tingkat paling bawah menuju ke atas agar susunan lebih kokoh dan tidak mudah roboh saat digunakan. Gunakan paku atau baut untuk mengunci posisi tali pada dinding sehingga beban botol yang sudah berisi tanah dan air tidak menarik susunan turun ke bagian bawah.

Letakkan susunan pot di area yang menerima sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap hari agar tanaman tumbuh optimal. Daun bawang membutuhkan cahaya untuk proses fotosintesis yang mendukung pertumbuhan daun secara maksimal. Hindari area yang tertutup penuh oleh bayangan bangunan sepanjang hari agar tanaman tetap tumbuh dengan baik.

Mengisi Media Tanam dan Menanam Bibit

Masukkan media tanam ke dalam botol hingga mengisi sekitar tiga perempat bagian botol, sisakan ruang di bagian atas untuk penyiraman nanti. Padatkan media tanam secara perlahan agar akar daun bawang memiliki pijakan yang kuat setelah bibit ditanam ke dalam botol pada tahap selanjutnya dari proses ini.

Bibit daun bawang bisa berasal dari umbi bekas dapur yang sudah bertunas atau bibit yang dibeli di toko pertanian terdekat. Tanam bibit dengan posisi akar menghadap ke bawah dan bagian tunas menghadap ke lubang keluar botol. Tekan media tanam di sekitar bibit agar posisi tanaman tidak mudah goyah saat disiram.

Siram media tanam secukupnya setelah bibit tertanam untuk membantu akar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di dalam botol tersebut. Penyiraman awal ini juga membantu memadatkan media tanam di sekitar akar sehingga bibit daun bawang berdiri tegak dan siap melanjutkan proses pertumbuhan pada hari-hari berikutnya.

Merawat Pot Vertikal Daun Bawang

Penyiraman dilakukan setiap pagi atau sore hari tergantung kondisi cuaca dan tingkat kelembapan media tanam saat itu. Periksa media tanam dengan menyentuh permukaannya menggunakan jari sebelum menyiram, sehingga air yang diberikan tidak berlebihan dan tidak menyebabkan akar daun bawang membusuk di dalam botol yang tertutup rapat.

Pupuk tambahan bisa diberikan setiap dua minggu sekali menggunakan pupuk organik cair atau pupuk kandang yang sudah difermentasi lebih dulu. Pemberian pupuk membantu daun bawang tumbuh lebih cepat dan menghasilkan batang yang bisa dipanen berulang kali tanpa perlu mengganti bibit setiap kali proses panen dilakukan.

Panen daun bawang dilakukan dengan memotong bagian batang yang sudah tumbuh, sisakan bagian pangkal beserta akar di dalam media tanam. Bagian yang tersisa akan tumbuh kembali dalam beberapa minggu ke depan sehingga satu pot vertikal bisa dipanen secara berulang tanpa harus menanam bibit baru setiap kali panen.

Pertanyaan Seputar Pot Vertikal Botol Bekas untuk Daun Bawang

Berapa lama daun bawang tumbuh di pot vertikal dari botol bekas? Daun bawang biasanya mulai tumbuh dalam waktu satu sampai dua minggu setelah bibit ditanam. Masa panen pertama berlangsung sekitar tiga sampai empat minggu tergantung kondisi cahaya dan penyiraman yang diterapkan setiap hari.

Apakah pot vertikal dari botol bekas aman untuk tanaman? Botol plastik bekas aman digunakan selama sudah dibersihkan dari sisa cairan dan tidak pernah menyimpan bahan kimia berbahaya. Lubang drainase yang cukup juga membuat akar tanaman tidak tergenang air sehingga pertumbuhan tetap berjalan normal.

Berapa jumlah botol yang dibutuhkan untuk satu susunan vertikal? Jumlah botol tergantung luas dinding atau area yang tersedia di rumah. Susunan sederhana biasanya memakai lima sampai delapan botol yang disusun bertingkat dari bawah ke atas dengan jarak yang cukup untuk sirkulasi udara.

Apa media tanam terbaik untuk daun bawang di botol bekas? Campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang menjadi pilihan yang umum dipakai. Komposisi ini menjaga kelembapan tanah sekaligus menyediakan nutrisi yang dibutuhkan akar daun bawang selama masa pertumbuhan di dalam pot.

Apakah daun bawang di pot vertikal bisa dipanen berulang kali? Daun bawang bisa dipanen berulang selama bagian pangkal dan akar tidak ikut terpotong saat panen. Batang baru akan tumbuh kembali dari pangkal yang tersisa dalam beberapa minggu setelah pemotongan dilakukan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6