13 Tanaman Buah dalam Tong Bekas yang Berbuah Lebat Bisa Jadi Sumber Penghasilan Tambahan

Tanaman buah dalam tong bekas yang berbuah lebat bisa jadi sumber penghasilan tambahan, melimpah di lahan terbatas.

Diterbitkan 20 Juni 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman buah dalam tong bekas yang berbuah lebat bisa jadi sumber penghasilan tambahan bagi Anda yang ingin berkebun dengan lahan terbatas. Metode ini memungkinkan siapa saja menanam buah di rumah tanpa membutuhkan area luas, sekaligus memanfaatkan barang bekas agar lebih bernilai.

Dengan memilih jenis tanaman yang tepat dan melakukan perawatan secara rutin, tanaman buah dalam tong bekas yang berbuah lebat bisa jadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan. Selain untuk konsumsi sendiri, hasil panen juga dapat dijual atau dikembangkan menjadi usaha kecil rumahan.

Konsep berkebun menggunakan wadah bekas semakin diminati karena praktis dan hemat biaya. Melalui tanaman buah dalam tong bekas yang berbuah lebat bisa jadi sumber penghasilan tambahan, lahan sempit tetap dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan buah segar secara berkelanjutan.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tanaman buah dalam tong bekas yang berbuah lebat bisa jadi sumber penghasilan tambahan, Sabtu (20/6/2026).

1. Jeruk

Jeruk menjadi salah satu tanaman buah paling populer untuk ditanam dalam pot atau tong bekas karena mudah beradaptasi dan memiliki nilai jual yang stabil di pasaran. Varietas seperti jeruk sunkist, nagami, jeruk santan, hingga jeruk nipis dikenal cukup rajin berbuah meski ditanam di ruang terbatas. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh agar proses pembungaan optimal. Dengan bibit hasil cangkok atau okulasi, jeruk biasanya mulai berbuah dalam 2–3 tahun, sementara dari biji bisa jauh lebih lama.

2. Jambu air

Jambu air sangat cocok ditanam dalam drum bekas berkapasitas besar karena memiliki sistem perakaran yang tidak terlalu agresif. Tanaman ini dikenal sangat produktif dan dapat menghasilkan buah dalam waktu 1–2 tahun setelah tanam, terutama jika menggunakan bibit unggul. Perawatannya relatif mudah, cukup dengan penyiraman rutin, pemupukan berkala, dan paparan sinar matahari yang cukup agar buah dapat berkembang maksimal.

3. Belimbing manis

Belimbing manis menjadi pilihan ideal untuk pemula karena mudah tumbuh dan rajin berbunga dalam kondisi yang tepat. Tanaman ini dapat berbuah cukup sering dalam satu musim sehingga hasil panennya cukup konsisten. Selain itu, belimbing tidak memerlukan perawatan yang rumit, sehingga cocok untuk ditanam dalam pot atau tong bekas sebagai usaha rumahan.

4. Kedondong

Kedondong termasuk tanaman buah yang cukup adaptif dan mudah berbuah meskipun ditanam dalam wadah terbatas. Pohon ini dapat menghasilkan buah yang cukup lebat dengan perawatan sederhana seperti penyiraman teratur dan pemupukan organik. Karena daya tahannya cukup baik, kedondong juga cocok dijadikan tanaman produktif untuk jangka panjang.

5. Buah naga

Buah naga merupakan tanaman kaktus yang sangat produktif dan mampu berbuah sepanjang tahun jika dirawat dengan baik. Tanaman ini biasanya mulai berbuah dalam 1–1,5 tahun setelah tanam. Untuk hasil optimal, buah naga membutuhkan sinar matahari penuh, media tanam yang tidak terlalu lembap, serta penopang atau tiang rambat agar pertumbuhannya terarah.

6. Markisa

Markisa dikenal sebagai tanaman yang tumbuh cepat dan cukup cepat berbuah, yaitu sekitar 6–9 bulan setelah tanam. Tanaman ini membutuhkan struktur rambatan agar dapat tumbuh dengan baik serta penyiraman rutin untuk menjaga kelembapan tanah. Namun, penting untuk menghindari genangan air karena dapat menyebabkan akar mudah busuk.

7. Mangga kerdil

Mangga kerdil menjadi solusi bagi yang ingin menanam mangga dalam lahan terbatas seperti tong bekas. Dengan bibit unggul hasil okulasi atau cangkok, tanaman ini dapat mulai berbuah sekitar 3 tahun setelah tanam. Wadah yang digunakan harus cukup besar dengan drainase baik agar akar tidak mudah busuk dan tanaman tetap sehat.

8. Alpukat

Alpukat termasuk tanaman bernilai ekonomi tinggi yang dapat ditanam dalam pot besar. Meskipun dari biji membutuhkan waktu sangat lama untuk berbuah, penggunaan teknik cangkok atau okulasi dapat mempercepat prosesnya. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari cukup dan kondisi lingkungan yang hangat serta lembap agar tumbuh optimal.

9. Pepaya California

Pepaya California dikenal sebagai salah satu tanaman buah paling cepat berbuah dalam sistem pot, yaitu sekitar 7–8 bulan setelah tanam. Tanaman ini sangat cocok untuk budidaya skala rumahan karena perawatannya sederhana, hanya membutuhkan penyiraman rutin, pupuk organik, dan sinar matahari yang cukup agar hasil buah maksimal.

10. Sirsak

Sirsak dapat tumbuh baik dalam wadah besar, terutama varietas sirsak mini yang lebih cepat berbuah. Tanaman ini bisa mulai berbuah dalam 10–12 bulan, sedangkan dari bibit okulasi biasanya sekitar 2–3 tahun. Sirsak membutuhkan sinar matahari cukup serta perawatan nutrisi yang seimbang agar buahnya berkembang baik.

11. Buah tin (ara)

Buah tin sangat cocok untuk ditanam dalam pot karena tidak membutuhkan ruang yang luas namun tetap produktif. Dengan perawatan sederhana seperti pemangkasan ringan, penyiraman teratur, dan pemupukan yang tepat, buah tin dapat mulai dipanen sekitar 1 tahun setelah tanam dan bisa berbuah cukup sering.

12. Anggur mini

Anggur mini ideal ditanam dalam tong bekas dengan bantuan penopang atau rambatan. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh serta media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik. Dalam kondisi optimal, anggur dapat mulai berbuah dalam 6–8 bulan dan menghasilkan tandan buah yang cukup menarik.

13. Jambu biji

Jambu biji merupakan tanaman buah yang cukup menjanjikan untuk dibudidayakan dalam pot besar karena memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran. Tanaman ini dapat mulai berbuah dalam 1,5–3 tahun dengan perawatan yang tepat. Selain itu, jambu biji juga cukup tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan sehingga cocok untuk usaha skala kecil maupun menengah.

Pertanyaan Seputar Tanaman Buah dalam Tong Bekas 

Apa itu tabulampot dan mengapa cocok untuk lahan sempit?

Tabulampot adalah singkatan dari tanaman buah dalam pot. Metode ini cocok untuk lahan sempit karena memungkinkan pohon buah tumbuh dan berbuah di wadah seperti tong bekas, menghemat ruang, dan bahkan mempercepat pembuahan karena pertumbuhan akar yang terkontrol.

Jenis buah apa saja yang direkomendasikan untuk ditanam di tong bekas?

Ada 13 jenis buah yang direkomendasikan, antara lain jeruk, jambu air, mangga kerdil, buah naga, belimbing manis, kedondong, tin, pepaya california, sirsak, anggur mini, markisa, jambu biji, dan alpukat.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar buah-buahan ini berbuah di tong bekas?

Waktu berbuah bervariasi tergantung jenis dan metode penanaman. Bibit jeruk hasil cangkok/okulasi bisa berbuah dalam 2-3 tahun, jambu air 1-2 tahun, buah naga 1-1,5 tahun, pepaya california 7-8 bulan, sirsak okulasi 2-3 tahun, anggur mini 6-8 bulan, tin sekitar 1 tahun, dan jambu biji 1,5-3 tahun.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6