Liputan6.com, Jakarta - Tanaman yang bisa jadi tabungan hidup selain pohon buah semakin banyak diminati karena dapat memberikan manfaat jangka panjang baik dari sisi ekonomi maupun kebutuhan sehari-hari. Budidaya tanaman ini juga bisa dilakukan di lahan terbatas sehingga cocok untuk berbagai jenis hunian.
Dalam pengelolaan tanaman yang bisa jadi tabungan hidup selain pohon buah, banyak jenis non-buah yang memiliki perawatan mudah serta dapat dipanen secara rutin. Hal ini membuatnya ideal sebagai sumber manfaat berkelanjutan bagi kebutuhan rumah tangga.
Selain itu, tanaman yang bisa jadi tabungan hidup selain pohon buah juga dapat menjadi aset produktif yang bernilai jika dikelola dengan baik. Pemanfaatan lahan sederhana di sekitar rumah dapat memberikan hasil jangka panjang tanpa memerlukan modal besar.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tanaman yang bisa jadi tabungan hidup selain pohon buah, Jumat (19/6/2026).
1. Jati (Tectona grandis)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262989/original/096887900_1781855765-Jati__Tectona_grandis_.jpeg)
Pohon jati dikenal sebagai salah satu komoditas kayu bernilai tinggi yang sudah lama menjadi “tabungan hidup” masyarakat pedesaan. Kayunya sangat kuat, tahan terhadap rayap, dan tidak mudah lapuk sehingga banyak digunakan untuk furnitur, konstruksi bangunan, hingga industri mebel kelas premium. Nilai ekonominya terus meningkat seiring usia pohon, bahkan satu batang jati berkualitas baik dapat bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah saat dipanen setelah belasan hingga puluhan tahun.
2. Eboni (Diospyros celebica)
Eboni atau kayu hitam merupakan tanaman endemik Sulawesi yang terkenal karena keindahan serat dan warna kayunya yang gelap dengan garis kemerahan alami. Kayu ini termasuk kategori mewah yang banyak dicari di pasar internasional untuk produk furnitur eksklusif dan kerajinan bernilai tinggi. Karena pertumbuhannya cukup lama, eboni lebih cocok dijadikan investasi jangka panjang yang nilainya terus naik seiring waktu.
Advertisement
3. Nilam (Pogostemon cablin)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262990/original/021125800_1781855766-Nilam__Pogostemon_cablin_.jpeg)
Nilam menjadi salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang sangat penting dalam industri parfum, kosmetik, dan aromaterapi. Daunnya dapat diolah menjadi minyak nilam dengan kandungan tinggi yang memiliki harga jual stabil di pasar ekspor. Tanaman ini relatif mudah dibudidayakan di lahan tropis sehingga banyak dipilih sebagai sumber pendapatan berkelanjutan.
4. Cengkeh (Syzygium aromaticum)
Cengkeh merupakan rempah tradisional Indonesia yang juga menghasilkan minyak atsiri bernilai tinggi. Bunga cengkeh memiliki kandungan eugenol yang banyak digunakan dalam industri farmasi, parfum, hingga makanan dan minuman. Karena permintaannya stabil di pasar lokal maupun global, cengkeh menjadi salah satu aset perkebunan yang cukup menjanjikan dalam jangka panjang.
5. Vanili (Vanilla planifolia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262991/original/049594300_1781855766-Vanili__Vanilla_planifolia_.jpeg)
Vanili dikenal sebagai salah satu rempah paling mahal di dunia karena proses budidayanya yang cukup rumit namun menghasilkan nilai ekonomi tinggi. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bahan penyedap makanan, minuman, serta industri parfum dan kosmetik. Dengan permintaan global yang masih tinggi, vanili menjadi peluang usaha yang sangat potensial bagi petani kecil maupun besar.
6. Karet (Hevea brasiliensis)
Karet merupakan tanaman perkebunan strategis yang menjadi bahan baku utama berbagai produk industri seperti ban, sarung tangan, hingga alat medis. Getah karet dapat disadap secara berkala sehingga memberikan pendapatan rutin bagi petani. Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar dunia menjadikan karet sebagai komoditas yang stabil dan bernilai ekonomi jangka panjang.
Advertisement
7. Kopi (Coffea spp.)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262992/original/084308900_1781855766-Kopi__Coffea_spp._.jpeg)
Kopi merupakan komoditas unggulan yang memiliki pasar luas baik di dalam negeri maupun internasional. Biji kopi dapat diolah menjadi berbagai produk seperti kopi bubuk, kopi premium, hingga minuman siap saji. Nilai jualnya cukup tinggi, terutama untuk kopi spesialti dengan cita rasa khas daerah tertentu yang banyak diminati pasar global.
8. Teh (Camellia sinensis)
Teh adalah tanaman perkebunan yang memiliki pasar stabil dan konsumsi tinggi di berbagai negara. Daunnya dapat dipanen secara berkala sehingga memberikan hasil produksi yang berkelanjutan. Produk teh juga sangat beragam, mulai dari teh hijau, teh hitam, hingga teh herbal yang memiliki nilai jual berbeda di pasar.
9. Jahe (Zingiber officinale)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262993/original/014039000_1781855767-Jahe__Zingiber_officinale_.jpeg)
Jahe merupakan tanaman herbal yang banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional dan minuman kesehatan. Kandungan gingerol di dalamnya memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Selain mudah dibudidayakan, jahe juga memiliki siklus panen relatif cepat sehingga cocok untuk sumber pendapatan jangka pendek.
10. Kunyit (Curcuma longa)
Kunyit adalah rempah serbaguna yang digunakan sebagai bumbu masakan sekaligus bahan obat herbal. Kandungan kurkumin di dalamnya dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk sebagai antioksidan alami. Tanaman ini mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah sehingga cocok untuk usaha kecil maupun skala rumah tangga.
Advertisement
11. Monstera Dubia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262994/original/037921400_1781855767-Monstera_Dubia.jpeg)
Monstera Dubia merupakan tanaman hias yang memiliki nilai estetika tinggi dan banyak dicari kolektor tanaman. Daunnya yang unik serta pertumbuhan yang menarik membuatnya memiliki harga jual tinggi di pasar tanaman hias. Dalam beberapa kasus, satu tanaman dapat bernilai ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung ukuran dan kondisi.
12. Bonsai
Bonsai adalah tanaman seni yang dibentuk secara khusus sehingga memiliki nilai estetika dan filosofi tinggi. Nilainya sangat bergantung pada usia, bentuk, serta tingkat kesulitan perawatannya. Semakin tua dan unik bentuk bonsai, semakin tinggi pula nilai jualnya, menjadikannya salah satu investasi tanaman jangka panjang.
13. Singkong (Manihot esculenta)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262995/original/071118500_1781855767-Singkong__Manihot_esculenta_.jpeg)
Singkong merupakan tanaman pangan yang sangat mudah tumbuh di berbagai jenis tanah, bahkan lahan marginal sekalipun. Selain sebagai sumber karbohidrat, singkong dapat diolah menjadi tepung mocaf, makanan tradisional, hingga bahan industri pangan. Biaya budidayanya rendah namun tetap memberikan hasil ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.
Pertanyaan Seputar Tanaman yang Bisa Jadi Tabungan Hidup
Apa yang dimaksud tanaman tabungan hidup selain pohon buah?
Tanaman ini adalah jenis tanaman yang bisa memberikan nilai ekonomi jangka panjang, baik dari kayu, hasil panen, maupun produk turunannya, sehingga bisa menjadi aset seperti "tabungan hidup".
Kenapa tanaman selain buah bisa dijadikan tabungan?
Karena banyak tanaman non-buah yang memiliki nilai jual tinggi, bisa dipanen berulang, atau meningkat nilainya seiring waktu, seperti jati, kopi, hingga tanaman herbal dan hias.
Apakah tanaman ini butuh lahan luas untuk ditanam?
Tidak selalu. Beberapa tanaman seperti jahe, kunyit, kopi, atau tanaman hias bisa dibudidayakan di lahan kecil, bahkan pekarangan rumah.
Berapa lama hasil dari tanaman tabungan ini bisa dinikmati?
Tergantung jenisnya. Tanaman seperti jahe atau kunyit bisa panen dalam hitungan bulan, sedangkan jati atau eboni membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk nilai maksimal.
Tanaman apa yang paling mudah untuk pemula?
Untuk pemula biasanya disarankan tanaman seperti singkong, jahe, kunyit, atau kopi karena perawatannya relatif mudah dan tidak membutuhkan teknik khusus yang rumit.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262988/original/073319800_1781855765-HL_Tanaman.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304208/original/014448900_1784710005-Rumput_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303940/original/012150700_1784701302-watermarked_img_3529002739987861540.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303004/original/013455800_1784615563-HL_tanaman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4772067/original/053632000_1710396638-calla-lily-surrounded-by-greenery-field-sunlight.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302251/original/079177700_1784538336-Screenshot_2026-07-20_154956.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1959894/original/071079900_1520170031-water-lily-1787002_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298835/original/027100900_1784183914-d52a6d00-e57c-436e-8031-c2da50ea9c4c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298806/original/065705800_1784182787-HL_gazebo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298334/original/052955800_1784168076-HL_vila_bali.jpg)