Liputan6.com, Jakarta - Tanaman buah yang bisa dirambatkan di teralis jendela menjadi pilihan menarik untuk menghadirkan kebun mini di rumah dengan lahan terbatas. Selain menghemat ruang, tanaman yang tumbuh secara vertikal juga dapat mempercantik area jendela dengan dedaunan hijau dan buah segar.
Pemanfaatan teralis sebagai media rambat membuat tanaman buah yang bisa dirambatkan di teralis jendela lebih mudah diarahkan agar tumbuh rapi. Cara ini juga membantu memaksimalkan ruang sekaligus membuat tanaman lebih mudah dirawat dan dipanen.
Sebelum menanam, perhatikan kebutuhan cahaya, ukuran wadah, penyiraman, serta kekuatan teralis. Tanaman buah yang bisa dirambatkan di teralis jendela membutuhkan penyangga yang kokoh agar mampu menopang batang dan buah ketika tanaman semakin besar.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tanaman buah yang bisa dirambatkan di teralis jendela, Selasa (8/9/2026).
1. Markisa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343460/original/077127200_1788858003-markisa.jpg)
Markisa (Passiflora edulis) merupakan tanaman buah merambat yang dapat diarahkan untuk tumbuh pada teralis, pagar, maupun pergola. Tanaman ini tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga memiliki bunga yang cantik dan eksotis sehingga dapat menjadi elemen dekoratif di sekitar jendela.
Markisa menyukai sinar matahari penuh dan media tanam dengan drainase yang baik. Gunakan teralis yang kokoh karena batang dan sulurnya akan tumbuh semakin lebat seiring waktu. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini umumnya mulai menghasilkan buah sekitar 18 bulan hingga 2 tahun setelah ditanam.
Advertisement
2. Anggur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343461/original/080974700_1788858003-anggur.jpg)
Anggur (Vitis vinifera) sangat cocok ditanam menggunakan teralis karena batang dan sulurnya dapat diarahkan mengikuti struktur rambatan. Tanaman ini juga bisa ditanam di dalam pot atau planter bag sehingga menjadi pilihan untuk rumah dengan lahan terbatas.
Agar pertumbuhannya lebih teratur, batang anggur perlu diarahkan dan dipangkas secara rutin. Tanaman membutuhkan sinar matahari yang cukup serta media tanam yang subur dan memiliki drainase baik. Jika ditanam dalam pot, gunakan wadah berukuran cukup besar agar akar memiliki ruang untuk berkembang dengan baik.
3. Tomat Ceri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343462/original/085095100_1788858003-Tomat_Ceri.jpg)
Tomat ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) dapat ditanam dalam pot dan diberi ajir atau teralis sebagai penyangga. Meskipun tidak merambat dengan sulur seperti markisa, batangnya dapat diarahkan secara vertikal agar tanaman tumbuh lebih rapi dan tidak memakan banyak tempat.
Tomat ceri membutuhkan sinar matahari sekitar 6–8 jam setiap hari. Pangkas daun atau cabang yang terlalu rimbun jika diperlukan agar sirkulasi udara tetap baik. Dengan kondisi pertumbuhan yang sesuai, beberapa varietas tomat ceri dapat mulai dipanen sekitar 60–80 hari setelah tanam.
Advertisement
4. Mentimun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343463/original/089316700_1788858003-Mentimun.jpg)
Mentimun (Cucumis sativus) termasuk tanaman merambat yang sangat cocok menggunakan teralis. Sulurnya dapat mencengkeram rambatan sehingga batang bisa diarahkan tumbuh ke atas dan tidak memenuhi area lantai di sekitar jendela.
Mentimun membutuhkan sinar matahari penuh, penyiraman teratur, serta media tanam yang memiliki drainase baik. Penanaman secara vertikal juga membuat buah lebih mudah terlihat ketika sudah siap dipanen. Pastikan teralis cukup kuat untuk menopang batang dan buah yang terus berkembang.
5. Melon Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343464/original/093001600_1788858003-Melon_Mini.jpg)
Melon (Cucumis melo) dapat dibudidayakan secara vertikal dengan bantuan teralis, terutama jika menggunakan varietas yang menghasilkan buah berukuran kecil. Tanaman ini memiliki batang menjalar yang dapat diarahkan ke atas, sehingga penggunaan ruang menjadi lebih efisien.
Karena buah melon cukup berat, setiap buah yang mulai membesar perlu diberikan penyangga tambahan berupa jaring atau kantong buah. Cara ini membantu mengurangi beban pada batang sekaligus mencegah buah jatuh. Untuk teralis jendela, pilih varietas yang pertumbuhannya tidak terlalu besar agar lebih mudah dikendalikan.
Advertisement
6. Labu Siam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343465/original/097420400_1788858003-Labu_Siam.jpg)
Labu siam (Sechium edule) merupakan tanaman merambat yang tumbuh cukup cepat dan dapat diarahkan pada teralis. Sulurnya mampu mencengkeram rambatan sehingga tanaman dapat tumbuh secara vertikal dan memanfaatkan ruang ke atas.
Tanaman ini membutuhkan teralis yang kuat karena pertumbuhannya bisa sangat lebat. Jika ditanam di dekat jendela, berikan ruang yang cukup agar sulurnya tidak menutupi seluruh bukaan jendela. Labu siam juga lebih cocok untuk jendela yang memiliki area luar seperti teras atau balkon karena tanaman membutuhkan ruang tumbuh yang cukup luas.
7. Pare
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343466/original/002250400_1788858004-pare.jpg)
Pare (Momordica charantia) menjadi pilihan yang lebih praktis untuk ditanam pada teralis karena merupakan tanaman merambat yang memiliki sulur. Batangnya dapat diarahkan mengikuti jaring atau rangka vertikal sehingga cocok untuk memanfaatkan area kosong di sekitar jendela.
Pare membutuhkan sinar matahari yang cukup dan penyiraman secara teratur. Teralis juga membantu buah menggantung sehingga tidak langsung menyentuh tanah dan lebih mudah dipantau. Jika ruang terbatas, lakukan pemangkasan dan pengarahan sulur secara berkala agar pertumbuhannya tetap rapi.
Advertisement
8. Oyong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343467/original/006644000_1788858004-Oyong.jpg)
Oyong atau gambas (Luffa acutangula) merupakan tanaman merambat yang dapat tumbuh dengan bantuan teralis atau jaring. Tanaman ini memiliki sulur yang membuatnya mudah diarahkan ke atas, sehingga dapat menjadi pilihan untuk kebun rumah yang ingin memaksimalkan ruang vertikal.
Oyong membutuhkan sinar matahari yang cukup dan media tanam yang subur serta memiliki drainase baik. Gunakan rambatan yang kuat karena batang dan buahnya akan semakin berat ketika tanaman mulai berproduksi. Dengan diarahkan secara rutin, tanaman oyong dapat tumbuh lebih teratur dan tidak terlalu memenuhi area sekitar jendela.
Pertanyaan Seputar Tanaman Buah yang Bisa Dirambatkan di Teralis Jendela
Tanaman buah apa saja yang cocok dirambatkan di teralis jendela?
Beberapa tanaman buah yang cocok dirambatkan di teralis jendela antara lain markisa, anggur, kiwi, tomat ceri, mentimun, melon, labu siam, dan stroberi. Masing-masing memiliki karakteristik dan kebutuhan perawatan yang berbeda namun dapat diadaptasi untuk tumbuh secara vertikal.
Berapa lama markisa bisa mulai berbuah setelah ditanam?
Markisa umumnya dapat mulai berbuah sekitar 18 bulan hingga 2 tahun setelah penanaman, dengan syarat mendapatkan sinar matahari penuh dan ditopang oleh struktur teralis yang kuat.
Apakah stroberi bisa ditanam di teralis jendela?
Ya, stroberi sangat cocok untuk ditanam secara vertikal atau dalam sistem vertikultur yang dapat diadaptasi pada teralis jendela. Metode ini efisien untuk lahan sempit, memaksimalkan paparan sinar matahari, dan dapat mengurangi masalah hama.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7366296/original/044645100_1780146957-dedi_mulyadi-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342535/original/041645600_1788773436-HOAX__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343468/original/057607200_1788858130-HL_anggur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340113/original/083508600_1788486985-0e0548db-935c-4ffb-9214-7af7b5d2b488.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337066/original/065250600_1788231218-5c166f29-5872-43ce-8d43-2b986e95d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336964/original/043861300_1788227999-strberi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335929/original/000625400_1788078245-HL_sirsak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332868/original/057820800_1787721054-Cara_Menanam_Delima_dari_Biji_di_Pot.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335501/original/018524000_1787990943-6269367069371328412.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335142/original/082058400_1787912714-ASDFGHGFDDFCDX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564382/original/053994000_1776937948-pohon_kesemek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328787/original/059938700_1787208565-7003278317866844487.jpeg)