Liputan6.com, Jakarta - Menanam kesemek dari biji menjadi cara murah dan cukup sederhana untuk memiliki pohon buah sendiri di halaman rumah. Alih-alih membeli bibit hasil cangkokan yang harganya relatif mahal, siapa pun bisa memanfaatkan biji dari buah kesemek yang biasa dibeli di pasar atau supermarket. Meski butuh kesabaran karena prosesnya memakan waktu, cara menanam kesemek dari biji ini terbukti bisa dilakukan di rumah dengan peralatan sederhana.
Kesemek atau persimmon dikenal punya rasa manis menyerupai madu dengan tekstur lembut ketika sudah matang sempurna. Buah ini terbagi menjadi dua jenis utama, yakni kesemek astringen seperti varietas Hachiya yang harus benar-benar matang sebelum dimakan, dan kesemek non-astringen seperti Fuyu yang tetap enak dikonsumsi walau masih agak keras. Uniknya, hampir semua jenis kesemek bisa dikembangbiakkan lewat biji, meski pohon yang tumbuh tidak selalu identik dengan induknya karena sifat penyerbukan silang tanaman ini.
Bagi yang penasaran ingin mencoba, berikut liputan6.com merangkum dari berbagai sumber enam cara menanam kesemek dari biji yang bisa dipraktikkan langkah demi langkah di rumah, lengkap dengan tips tambahan agar bibit tumbuh optimal.
Advertisement
1. Pilih Biji dari Buah Kesemek yang Sudah Matang Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331281/original/085422500_1787536591-18313145455971379628.jpeg)
Langkah pertama dan paling menentukan keberhasilan menanam kesemek dari biji adalah memilih buah sumber biji yang tepat. Pilih kesemek yang sudah matang penuh, bertekstur lembut, dan tidak cacat atau busuk, karena biji dari buah yang belum matang cenderung sulit berkecambah.
Buah yang terlalu muda biasanya menghasilkan biji dengan cadangan energi yang belum cukup untuk mendukung proses perkecambahan. Sebaliknya, buah yang benar-benar matang di pohon atau sudah melunak sempurna di rumah akan menghasilkan biji dengan tingkat viabilitas atau daya hidup yang lebih tinggi.
Sebisa mungkin gunakan biji yang masih segar, bukan biji yang sudah lama disimpan dalam kondisi kering. Semakin segar biji saat ditanam, semakin besar pula peluangnya untuk tumbuh menjadi bibit yang sehat.
Advertisement
2. Bersihkan dan Rendam Biji untuk Menghilangkan Sisa Daging Buah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331282/original/009742800_1787536592-18313145455971380443.jpeg)
Setelah biji dikeluarkan dari buah, cuci bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa daging buah yang menempel. Sisa daging buah yang dibiarkan menempel berisiko memicu tumbuhnya jamur dan justru menghambat proses perkecambahan biji.
Beberapa praktisi berkebun menyarankan merendam biji dalam air selama sekitar 24 jam dengan mengganti air beberapa kali, sementara sebagian lain memilih merendamnya lebih lama hingga tiga hari agar lapisan lengket pada permukaan biji benar-benar hilang. Kedua cara ini sama-sama efektif selama biji dibersihkan secara menyeluruh.
Setelah proses perendaman dan pembersihan selesai, tiriskan biji dan pastikan tidak ada lagi sisa serat atau daging buah yang tertinggal sebelum masuk ke tahap berikutnya, yaitu stratifikasi dingin.
3. Lakukan Stratifikasi Dingin di Lemari Es Selama Beberapa Bulan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331283/original/036514000_1787536592-4893401703400184468.jpeg)
Stratifikasi dingin adalah tahap krusial dalam menanam kesemek dari biji karena meniru kondisi musim dingin alami yang dibutuhkan biji ini untuk memecah masa dormansinya. Tanpa proses ini, biji kesemek cenderung sulit atau bahkan gagal berkecambah.
Caranya, bungkus biji yang sudah bersih dengan tisu dapur atau kertas lembap, lalu masukkan ke dalam kantong atau wadah kedap udara. Simpan wadah tersebut di rak bagian dalam lemari es selama kurang lebih tiga bulan, dan sesekali semprotkan sedikit air agar tisu pembungkus tidak mengering.
Selama masa stratifikasi ini, periksa kondisi biji secara berkala untuk memastikan tidak ada tanda-tanda jamur atau pembusukan. Jika muncul jamur ringan, biji masih bisa diselamatkan dengan mencucinya kembali sebelum dibungkus ulang dengan tisu yang baru.
Advertisement
4. Semai Biji dalam Pot Tinggi Berisi Media Tanam Steril
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331284/original/061338700_1787536592-7672951286529362661.jpeg)
Setelah masa stratifikasi selesai, biji siap disemai. Gunakan pot yang cukup dalam atau tinggi karena pohon kesemek dikenal cepat mengembangkan akar tunggang yang panjang sejak fase awal pertumbuhannya, sehingga pot dangkal akan membatasi perkembangan akar.
Pastikan pot memiliki lubang drainase yang memadai agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar membusuk. Isi pot dengan media tanam steril, lalu tanam satu biji per pot pada kedalaman sekitar 2,5 hingga 5 sentimeter.
Siram media tanam secukupnya hingga lembap merata, namun hindari kondisi becek berlebihan. Letakkan pot di tempat hangat dan mendapat cahaya cukup untuk merangsang proses perkecambahan biji.
5. Tempatkan Bibit di Lokasi Terang dan Jaga Kelembapan Tanah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331285/original/065677700_1787536592-Screenshot_2026-08-24_084928.jpg)
Begitu tunas mulai muncul ke permukaan, pindahkan pot ke lokasi yang mendapat cahaya terang tidak langsung agar bibit tidak mengalami stres akibat sengatan matahari berlebih di fase awal pertumbuhannya. Setelah bibit lebih kuat, secara bertahap bibit bisa dibiasakan dengan sinar matahari langsung.
Jaga kelembapan media tanam secara konsisten, tetapi tetap perhatikan drainase agar akar muda tidak tergenang air. Penyiraman yang terlalu jarang maupun terlalu sering sama-sama berisiko mengganggu pertumbuhan akar bibit kesemek yang masih rentan.
Idealnya, tunggu hingga bibit memiliki setidaknya dua sampai tujuh helai daun sebelum dipindahkan ke pot yang lebih besar. Fase ini menandakan sistem akar bibit sudah cukup kuat untuk menghadapi proses pemindahan.
Advertisement
6. Pindahkan Bibit ke Pot Lebih Besar atau Lahan Terbuka Secara Bertahap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331286/original/092805000_1787536592-15903216009432561593.jpeg)
Pohon kesemek dikenal cukup sensitif saat proses pemindahan karena sistem akarnya yang panjang dan mudah rusak. Karena itu, sebagian praktisi berkebun lebih memilih langsung menanam biji di lokasi permanennya sejak awal untuk meminimalkan risiko kerusakan akar akibat pemindahan berulang.
Jika ingin tetap memindahkan bibit, lakukan secara bertahap dan hati-hati, pastikan cuaca sudah tidak lagi berisiko membeku, lalu pilih lokasi yang teduh sebagian namun tetap mendapat sinar matahari cukup di lahan terbuka.
Setelah dipindah ke lahan permanen, siram secara rutin terutama pada tahun-tahun pertama hingga akar bibit benar-benar mapan. Pemberian mulsa di sekitar pangkal batang juga membantu menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma di sekitarnya.
Tantangan dan Waktu yang Dibutuhkan Kesemek dari Biji untuk Berbuah
Menanam kesemek dari biji memang membutuhkan kesabaran ekstra dibanding metode cangkok atau sambung pucuk. Menurut WVU Extension, tingkat keberhasilan perkecambahan biji kesemek tergolong rendah, sehingga disarankan menyemai lebih dari satu biji sekaligus untuk memperbesar peluang keberhasilan.
Satu hal penting yang perlu diketahui, pohon kesemek umumnya bersifat berumah dua alias dioecious, artinya satu pohon biasanya hanya menghasilkan bunga jantan atau bunga betina saja. Kondisi ini membuat sebagian pohon hasil biji tidak kunjung berbuah meski sudah tumbuh besar, karena kebetulan yang tumbuh adalah pohon jantan.
Secara umum, pohon kesemek yang ditanam dari biji baru mulai berbuah dalam rentang waktu sekitar tiga hingga lima tahun setelah masa tanam, dengan catatan perawatan dilakukan secara konsisten sejak fase bibit. Bagi yang ingin hasil buah lebih cepat dan pasti sesuai varietas induk, metode cangkok atau sambung pucuk tetap menjadi alternatif yang lebih disarankan.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Menanam Kesemek dari Biji
1. Berapa lama biji kesemek berkecambah?
Umumnya beberapa minggu setelah proses stratifikasi dingin selesai, tergantung kesegaran biji dan suhu penyimpanan.
2. Apakah semua biji kesemek dari buah di supermarket bisa ditanam?
Bisa, asalkan buahnya matang sempurna dan bijinya masih segar, meski hasil pohonnya bisa saja tidak identik dengan induknya.
3. Berapa lama pohon kesemek dari biji mulai berbuah?
Sekitar tiga hingga lima tahun setelah tanam, dengan perawatan yang konsisten.
4. Apakah stratifikasi dingin wajib dilakukan?
Sangat dianjurkan karena proses ini meniru musim dingin alami yang dibutuhkan biji untuk memecah dormansinya.
5. Kenapa pohon kesemek dari biji tidak kunjung berbuah meski sudah besar?
Kemungkinan besar karena pohon tersebut hanya berbunga jantan, mengingat kesemek termasuk tanaman berumah dua.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331500/original/076683900_1787547059-cek_fakta_-_petugas_haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331280/original/062563400_1787536591-9535917548378264239.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331267/original/036380600_1787535237-3d153dc6-06ec-454c-8404-395e6634ab88.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329603/original/026065100_1787285477-chAhLv07MkNqD1BMxvuqIj96Hkvl5s2no4ve84zk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328733/original/072463900_1787207708-Inspirasi_Rumah_Minimalis_Bernuansa_Alam.jpeg)