Cara Membuat Nutrisi Hidroponik untuk Pemula, 5 Langkah Mudah agar Tanaman Subur

Pelajari cara membuat nutrisi hidroponik untuk pemula dengan mudah menggunakan AB Mix. Temukan takaran dan langkah pencampuran.

Diterbitkan 23 Agustus 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi pemula yang baru mulai bercocok tanam tanpa media tanah, memahami cara meracik dan memberikan pupuk khusus adalah kunci utama keberhasilan panen. Hidroponik merupakan teknik menanam yang sepenuhnya mengandalkan air sebagai media tumbuh, sehingga seluruh suplai unsur hara esensial bagi tanaman harus berasal dari larutan nutrisi yang dicampurkan secara tepat.

Langkah paling praktis dan mudah bagi pemula adalah menggunakan pupuk siap pakai jenis AB Mix yang bisa dibeli dengan mudah di toko pertanian atau secara daring. Dengan mengikuti takaran dan panduan pencampuran yang benar, tanaman sayuran hidroponik Anda dapat tumbuh subur hingga masa panen tiba.

Berikut cara membuat nutrisi hidroponik untuk pemula berdasarkan rujukan budidaya tanaman, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Minggu (23/8/2026).

1. Menyiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan

Sebelum memulai proses peracikan, langkah awal yang harus dilakukan adalah menyiapkan seluruh perlengkapan dan bahan utama yang dibutuhkan. Bahan utamanya adalah 1 paket Nutrisi AB Mix yang terdiri dari serbuk atau pekatan A dan pekatan B, serta air bersih seperti air sumur, air PDAM yang diendapkan, atau tetesan air AC.

Selain bahan pupuk dan air, siapkan juga wadah atau ember, pengaduk, gelas ukur atau sendok takar, serta TDS meter jika ada untuk mengukur tingkat kepekatan larutan. Kelengkapan alat ini akan memastikan proses penyiapan nutrisi berjalan akurat dan bersih tanpa hambatan.

2. Melarutkan Serbuk Pekatan AB Mix Secara Terpisah

Apabila Anda membeli nutrisi AB Mix dalam bentuk serbuk kering, langkah selanjutnya adalah melarutkan serbuk tersebut ke dalam wadah terpisah. Siapkan dua wadah berbeda yang masing-masing telah diisi dengan 450 ml air bersih.

Larutkan serbuk Nutrisi A ke dalam wadah pertama hingga benar-benar larut sempurna, lalu beri label "A" pada wadahnya. Lakukan hal yang sama untuk serbuk Nutrisi B pada wadah kedua hingga larut sempurna, lalu beri label "B" dan simpan cairan pekatan ini di tempat yang teduh.

3. Mencampurkan Pekatan A dan B ke dalam Air Tanaman

Untuk mengaplikasikannya ke tanaman, siapkan 1 liter air bersih di dalam wadah atau ember terlebih dahulu. Masukkan 5 ml pekatan A ke dalam air lalu aduk hingga merata, kemudian masukkan 5 ml pekatan B ke dalam air yang sama dan aduk kembali.

Catatan Penting: Jangan pernah mencampurkan pekatan A dan pekatan B secara langsung tanpa melalui air terlebih dahulu karena akan menyebabkan terjadinya penggumpalan atau endapan.

4. Mengukur Kepekatan Larutan Menggunakan TDS Meter

Langkah praktis berikutnya adalah menguji tingkat kepekatan larutan nutrisi yang telah dicampur menggunakan alat bantu bernama TDS meter. Penggunaan alat ini bersifat opsional namun sangat membantu untuk memastikan kadar nutrisi sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman.

Target kepekatan yang dianjurkan adalah sekitar 500 PPM untuk tanaman muda atau fase semaian, serta 1.000 hingga 1.200 PPM untuk tanaman yang sudah dewasa. Setelah tingkat kepekatan dipastikan pas, larutan nutrisi sudah siap untuk dituang ke dalam bak hidroponik.

5. Mengatur Takaran Larutan untuk Skala Pengecekan Berkala

Seiring dengan pertumbuhan tanaman sayuran daun seperti kangkung, sawi, bayam, atau pakcoy, kebutuhan air di dalam bak penampungan akan terus meningkat. Anda bisa menyiapkan takaran standar, misalnya menggunakan air bersih sebanyak 4 liter di dalam wadah.

Tambahkan pekatan A berwarna merah sebanyak 20 hingga 24 ml menggunakan suntikan atau gelas takar, lalu tambahkan pekatan B berwarna hijau dengan takaran yang sama banyaknya. Pastikan takaran pekatan A dan B selalu seimbang, kemudian aduk rata sebelum dituangkan ke bak tanaman.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Nutrisi Hidroponik untuk Pemula

Q: Bagaimana cara paling mudah membuat nutrisi hidroponik bagi pemula?

A: Cara paling mudah adalah dengan melarutkan pupuk siap pakai jenis AB Mix yang banyak dijual di toko pertanian atau secara daring, karena lebih praktis dibandingkan meracik sendiri dari pupuk makro-mikro.

Q: Bolehkah pekatan A dan pekatan B dicampur langsung tanpa air?

A: Tidak boleh, karena mencampurkan pekatan A dan B secara langsung tanpa air akan mengakibatkan larutan menggumpal dan mengendap.

Q: Berapa target PPM nutrisi hidroponik untuk tanaman sayuran muda dan dewasa?

A: Target kepekatan nutrisinya adalah sekitar 500 PPM untuk tanaman muda atau fase semaian, serta berkisar antara 1.000 hingga 1.200 PPM untuk tanaman yang sudah dewasa.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6